Nasi Goreng Bakal Manjakan Lidah Raja Salman

WhatsApp Image 2017-03-01 at 14.33.53 (1)

Presiden Jokowi beserta jajarannya menerima kunjungan Raja Arab Saudi Salman (Ist)

Kuliner Indonesia sepertinya akan unjuk gigi di momentum hebat. Itu setelah Aerofood ACS dipercaya mendampingi para juru masak Kerajaan Arab Saudi dalam mempersiapkan makanan untuk Rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan berjumlah 1.500 orang selama berada di Indonesia.

Salah satu unit bisnis dari PT Aero Wisata yang merupakan anak perusahaan maskapai nasional Garuda Indonesia yang bergerak di bidang inflight catering ini, akan menyiapkan 150 koki untuk meracik dan memasak menu makanan bercita rasa tinggi, termasuk Nasi Goreng.

“Ya, kami dipercayakan untuk menyajikan makanan halal food bagi rombongan kedutaan berbagai kuliner masakan Nusantara. Nasi goreng juga termasuk salah satunya. Akan tetapi secara keseluruhan kami akan memprioritaskan permintaan dari pihak koki kedutaan,” ujar VP Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S Butarbutar dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (1/3/2017). 

Benny juga memastikan 150 koki milik Garuda Indonesia itu akan berkolaborasi dengan koki kepercayaan kerajaan Arab Saudi memasak dan menyiapkan makanan premium dan bertaraf internasional. Mereka akan mengolah bahan mentah yang didatangkan langsung dari Arab Saudi juga bahan lokal di fasilitas inflight kitchen Aerofood ACS Jakarta dan Denpasar.

”Para koki Aerofood ACS akan bekerja 24 jam penuh dan dibagi dalam 3 shift. Makanan yang disajikan bervariasi, mulai dari makanan pembuka seperti hummus, canapé, caviar, dan berbagai roti pilihan,” beber Benny. Lebih lanjut Benny mengatakan, nantinya para rombongan juga akan disajikan makanan utama dari beras untuk nasi basmati, beraneka daging seperti daging sapi, daging kalkun, daging kambing, daging ayam dan aneka seafood salah satunya lobster.

”Kita akan melayani dan siap menjamu dengan baik, tentunya akan dikombinasikan dengan makanan Nusantara termasuk Nasi Goreng,” tambah Benny. Tampilnya masakan Indonesia di depan tokoh dunia itu langsung memantik komentar Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Vita Datau Messakh.

Kata Vita, Makanan Indonesia memang tidak ada duanya di mulut dan lidah siapa pun. Termasuk untuk Raja Salman yang datang ke tanah air, ini karena makanan Arab karakternya sama dengan masakan Indonesia yang juga banyak menggunakan rempah-rempah nasional. 

Kata wanita yang hobi naik motor besar itu berpromosi dengan mengedepankan masakan atau kuliner Indonesia adalah cara yang efektif untuk Pariwisata Indonesia. ”Kuliner itu adalah salah satu media diplomasi dalam menjalin hubungan ekonomi, sekaligus Raja Salman mendapat pengalaman dalam merasakan nikmatnya masakan kita,” ujarnya.

Dia yang ditugasi Menpar Arief Yahya untuk membuat kuliner Nusantara mendunia itu menambahkan, masakan Indonesia itu tidak sembarangan. Kuliner itu menjadi kekuatan Thailand, Jepang, dan Korea Selatan dalam mempromosikan wisatanya. “Ini yang harus dirumuskan dan dipromosikan ke dunia internasional,” jelas Arief Yahya.

Jika keluarga Raja Salman cocok dengan cita rasa masakan Indonesia, itu akan mempercepat popularitas kuliner nusantara. Ada sate, soto, rendang, nasi goreng, yang pernah dikagumi mantan Presiden USA, Barack Obama.

Vita menambahkan, masakan Indonesia itu ada sejarahnya, ada nilai-nilai kearifan lokal ada filosofinya. Setiap negara mengedepankan kuliner sebagai pintu masuk ke negaranya, untuk memperkenalkan negaranya, meningkatkan country image negaranya, dan branding sebagai ciri khas setiap negara.

Memang ada tiga makanan khas yang sudah indentik dengan Indonesia, yakni Nasi Goreng, Rendang dan Soto. “Semoga Nasi Goreng menjadi unggulan makanan kita di depan para rombongan Raja, semakin banyak pintu masuk ke negara kita, semakin banyak makanan yang dikenal oleh wisatawan, country image ke negara kita semakin baik. Kita harapkan kita bisa memperkenalkan Indonesia melalui kuliner kita untuk para rombongan Raja Salman,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya juga mengucapkan selamat kepada Garuda Indonesia dan anak perusahaannya yang telah dipercaya rombongan Raja Salman dalam melayani makanan. Ini sama dengan semangat Menpar Arief Yahya dalam mendorong kuliner nusantara untuk tampil di pentas dunia. Sebab, Thailand, Vietnam dan Malaysia sudah lebih dahulu menggunakan makanan sebagai alat diplomasi dan promosi pariwisata. 
”Iya benar, potensi kuliner kita tidak kalah. Jenis makanan kita juga seabrek jumlahnya. Tinggal mengemas menjadi kekuatan yang memiliki commercial value, bukan hanya cultural value,” tutur Arief Yahya.

Berdirinya banyak restoran Indonesia di berbagai negara adalah bukti konkret, bahwa kuliner kita juga laku di pentas global. Sama halnya dengan Chinesse Restoran, Japanesse Restoran, Korean Food, dan juga Indian Culinery. “Biarkan wisatawan jatuh cinta di makanan dulu, sebelum akhirnya mencintai destinasi pariwisata Indonesia,” tandasnya. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

All About Indonesia

Jadi The Supermodel Indonesia 2017, Moriska Terbang ke India

Moriska (Ist) Setelah serangkaian audisi dari sesi 1, sesi 2 dan sesi 3 akhirnya EL JOHN Pageants menggelar malam Grand Final The Supermodel Indonesia 2017 di NEO atrium NEO SOHO

SightSeeing

Memperkuat Pluralisme di Cap Go Meh 2018 Singkawang

Festival Cap Go Meh 2018 Singkawang (Ist) Sukses besar diraih penyelenggaraan Festival Cap Go Meh 2018 Singkawang. Klimaksnya dari aksi para Tatung, Jumat (2/3/2018). Mereka mampu membius para wisatawan dengan

Slideshow

Indonesia Optimistis Wisata Halal Berjaya di Abu Dhabi

Masyarakat pilih wisata halal Indonesia berjaya di dunia (Ist) Sepekan ini Anda sempat membuka timeline di Facebook, Twitter, Instagram, Line, Path atau media sosial lain? Apa posting yang paling heboh

All About Indonesia

Konser Musik Dunia Harus Digelar di Jakarta

Muhamad Idrus (kemeja putih dan peci hitam) berpose bersama dengan FPMDI (Ist) Industri kreatif harus dirangsang dan difasilitasi supaya tumbuh subur. Itu yang akan dilakukan calon gubernur DKI Jakarta Muhamad

SightSeeing

Sahara Gandeng Garuda Kembangkan Travel

Peluncuran www.sahara-aerotravel.com (Ist) Dari data yang dirilis BPS, sepanjang Januari-Oktober 2015 lalu, jumlah penumpang angkutan udara tercatat mencapai  67,5 juta orang atau naik 12,8 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu

Airlines

2019, Sascha Poespo Punya Galeri di Bali

Tim Metcalf, Creative Director TimiSachi (berdiri) dan Sascha Poespo, seorang Fashion Creator (Ist) Sascha Poespo, orang Indonesia yang menetap di Australia akan mengupayakan FashionArt Show diadakan rutin setiap tahun.Sascha Poespo, orang