NengMas, Melestarikan Permainan Tradisional Indonesia Lewat Sentuhan Batik

nengmas

Batik NengMas by Poetrie Hanjani (Ist)

Pariwisata Indonesia tak bia lepas dari budaya Nusantara dan kearifan lokal. Banyak wisatawan mancanegara yang selama ini berkunjung ke Indonesia ternyata mereka datang ke Tanah Air untuk menikmati budaya khas Nusantara dan kearifan lokal yang tersebar di negeri ini, seperti Batik.

Seperti diketahui Batik yang merupakan kain tradisional warisan Nusantara ini sudah ditetapkan UNESCO sejak 2 Oktober 2009 silam sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi. Dan, permainan tradisional, seperti congklak, yoyo, dan balap karung merupakan bagian kearifan lokal negeri ini.

Menariknya NengMas by Poetrie Hanjani adalah Batik Indonesia yang menampilkan motif menarik, yaitu mempertahankan permainan tradisional negeri ini. Hal tersebut dikatakan Hanjani Fauzie kepada patainanews.com di Jakarta, Kamis (11/10/2017).  Poetrie, sapaan akrab Hanjani, menuturkan bahwa NengMas by Poetrie Hanjani adalah Batik yang cocok untuk anak-anak Indonesia.

Namun, lanjutnya, orang dewasa juga pantas mengenakan Batik NengMas by Poetrie Hanjani. “Batik NengMas by Poetrie Hanjani memang untuk anak-anak tapi orang tua juga bisa memakai Batik NengMas,” ucap Poetrie yang juga member Womanpreneur Community (WPC) ini.

Menurutnya, kehadiran Batik NengMas sebagai upaya melestarikan permainan tradisional Indonesia lantaran kehadiran gadget pada masa kini membuat anak-anak zaman sekarang banyak yang tidak tahu permainan tradisional khas negeri ini.

Ia mengatakan, Batik NengMas bagus untuk anak-anak Indonesia sebab permainan tradisional Indonesia akan mengajak anak-anak sosialisasi dengan teman-temannya ketimbang duduk diam hanya memainkan gadget mereka. “Sosialisasi, berkumpul bersama dengan teman-teman dalam dunia anak itu sebenarnya mengasyikkan bagi anak-anak ketimbang mereka hanya sibuk dengan gadget mereka sehingga anak-anak pun bisa terhindar obesitas,” ucapnya.

Poetrie menyebut Batik NengMas sudah diminati masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. “Saya bersyukur Batik NengMas juga sudah sampai ke Perth, Australia,” ucapnya. Ia menjelaskan, Batik NengMas by Poetrie Hanjani saat ini masih ada di Ciawi, Jawa Barat.

Poetrie mengaku sudah sekitar dua tahun mendirikan Batik NengMas by Poetrie Hanjani sejak bergabung di WPC. “Ide mendirikan Batik NengMas sejak ikut WPC sekitar dua tahun lalu dan kini NengMas berkembang di Indonesia dan sudah sampai ke Perth,” urainya.

Poetrie mengungkapkan, Batik Neng Mas selama ini telah menjalin kerja sama dengan pengrajin yang ada di Solo, Jawa Tengah. Ia menjelaskan, kerja sama dengan pengrajin di Solo untuk ikut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Solo.

Ia juga bersyukur Batik NengMas bisa terpilih masuk seleksi tahap pertama seleksi profile bisnis business match making by ITC UN. “International Trade Centre (ITC) dalam inisiatif #SheTrades bekerja sama dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN), dan didukung Australian Aid akan mengadakan kegiatan Business Matchmaking bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dimiliki atau dipimpin perempuan di Indonesia dengan 26 perusahaan besar nasional dan multinasional yang merupakan anggota (dan juga non-anggota) dari IGCN,” paparnya.

Poetrie menambahkan bahwa Batik NengMas juga terlibat dalam fashionart show Timisaschi di Museum Nasional pada 21 Desember mendatang. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Cuisine

Pariwisata Indonesia Memadukan Business dan Leisure

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, Ketua AKSES, Suroto, GM Pacto Baliprima Holidays Rika Larasati, dan Praktisi MICE PNJ Christina L Raudatin menjadi narasumber dalam FGD

World Heritage

Indonesia Butuh Malaysia sebagai Sparing Partner dalam Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Negara-negara maju selama ini diketahui memunyai common enemy sebagai upaya semua elemen yang ada bersatu untuk bisa bergerak menuju masa depan suatu negara sehingga

Nature

Kemenpar Dukung Promosi GMT 2016 di Palu

Jembatan ‘Kuning’ Ponulele di Palu (Ist) Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan dalam bentuk promosi gerhana matahari total (GMT) 2016 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah. “Kementerian Pariwisata mendukung

Travel Operator

Herliansa Chrisnasari Puspita Wakil Jawa Tengah Ikut Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2017

General Manager Hotel Horison NJ Semarang Aditya Maulana (kedua dari kanan) foto bersama dengan Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel (paling kanan) (Ist) Herliansa Chrisnasari Puspita terpilih menjadi wakil

Festival

Keraton Kasepuhan Cirebon Diminati Wisatawan

Wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) Keraton Kasepuhan Cirebon adalah keraton tertua di Indonesia yang bangunan dan arsitekturnya masih asli dan berfungsi hingga sekarang sehingga tidak salah Keraton Kasepuhan Cirebon

Slideshow

Pelindo III Siap Sambut Lebaran 2016

Logo PT Pelindo III (Ist) Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III telah menyiapkan setidaknya 13 terminal penumpang kapal laut di wilayah kerjanya yang tersebar di tujuh provinsi untuk mengantisipasi peningkatan arus