Nihi Sumba Island Terpilih Hotel Terbaik Dunia 2017

WhatsApp Image 2017-07-12 at 12.24.40

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kiri) (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya didampingi Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole dan Managing Partner Nihiwatu James McBride bersama menyampaikan terpilihnya Nihi Sumba Island, sebelumnya dikenal Nihiwatu sebagai hotel terbaik dunia (World’s Best Awards) 2017 oleh majalah Travel + Leisure di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (12/7/2017).

Pengumuman kemenangan sebagai hotel terbaik dunia diterima Nihi Sumba Island, Nusa Tenggara Timur (NTT) diterima secara resmi pada Selasa (11/7/2017). Penghargaan internasional akan memberikan dampak pada formula 3C: confidence, credibility, calibration.

Menpar Arief Yahya memberikan ucapan selamat kepada Nihi Sumba Island yang berhasil memperoleh penghargaan bergengsi internasional sebagai World’s Best Awards (#1Hotel in The World) secara berturut-turut pada 2016 dan 2017 yang akan memberikan dampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan (confidence) terhadap daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

“Penghargaan seperti ini akan memberikan dampak pada (formula) 3C: confidence, credibility, calibration,” kata Arief Yahya seraya mengatakan, Nihiwatu terpilih karena ada value yg berbeda dari hotel lainnya yaitu peduli lingkungan dan kebudayaan lokal serta memberdayakan masyarakat sekitar dengan mempekerjakan lebih dari 90% penduduk lokal.

Menpar Arief Yahya mengatakan, environment sustainability atau tourism sustainability menjadi isu global serta menjadi perhatian masyarakat internasional termasuk pada traveller dunia. Para traveller akan memberikan apresiasi antara lain berupa harga yang lebih tinggi kepada industri pengelola akomodasi yang berhasil menerapkan tourism sustainability atau di industri perhotelan dikenal dengan green hotel.

Arief Yahya menjelaskan, meningkatnya kepercayaan insan pariwisata Indonesia baru-baru ini semakin meningkat dengan diterima ‘raport’ indeks daya saing Indonesia yang naik 8 peringkat ke peringkat 42 yang dikeluarkan secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 6 April 2017 lalu.

Dengan kenaikan peringkat TTCI, menurut Arief Yahya, pertama, otomatis level kepercayaan (confidence) diri bangsa ini naik dan secara internal, ke dalam negeri semakin percaya diri bahwa bangsa kita mampu bersaing di level dunia.

“Kita yakin, bahwa di sektor pariwisata kita bisa berkompetisi dan memenangkan persaingan. Karena itu, pilihan Presiden Jokowi yang menetapkan pariwisata sebagai core economy dan prioritas pembangunan kita juga sudah tepat,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Kedua, credibility, di mata masyarakat global kredibiltas kita mulai membaik. Artinya, secara eksternal, ke luar, kita juga semakin diakui, dipercaya, kredibel, orang semakin tahu bahwa “Wonderful Indonesia” punya nilai di mata dunia. Ketiga, calibration, dengan membandingkan kinerja Indonesia dengan standar dunia menjadi terbukti bahwa kita naik kelas. Setelah dikalibrasi dan dipotret dengan kriteria dan standar dunia, ternyata kita naik 8 peringkat. Ini pencapaian positif karena standar yang sama juga dipakai untuk memotret dan mengukur indikator dari semua negara.

“Hebatnya kita naik 8 peringkat, sementara Malaysia turun 2 peringkat di posisi 26, Singapura juga turun 2 peringkat, dan Thailand naik hanya 1 peringkat di papan 34,” kata Arief Yahya. Indonesia memproyeksikan tahun 2019 nanti naik 12 level di posisi 30 besar dunia dari 141 negara yang dikalibrasi oleh TTCI WEF sehingga pariwisata Indonesia betul-betul diperhitungkan dan penting di level dunia.

Managing Partner Nihiwatu James McBride menjelaskan, terpilihnya Nihi Sumba Island sebagai hotel terbaik dunia karena Nihi menjadi sebuah destinasi petualangan aktif dan kemewahan yang mutlak dipadukan dengan unsur-unsur budaya lokal, di sebuah lingkungan yang eksotis dan otentik. “Hotel Nihi tidak hanya merupakan sebuah hotel, melainkan juga sebuah gaya hidup,” kata James McBride.

Dengan sumber daya dan keuntungan yang dimiliki oleh sebuah resor mewah, menurut James McBride, Nihi terus menciptakan kesadaran akan isu-isu yang dihadapi masyarakat lokal, sekaligus menyediakan lapangan kerja dan layanan yang menumbuhkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, dan mendukung kebutuhan dasar seperti klinik kesehatan, makan siang bergizi untuk anak-anak sekolah, dan akses terhadap air bersih. Banyak dari antara para tamu yang kemudian menjadi donatur Sumba Foundation dan menciptakan sebuah ikatan dengan budaya asli di pulau ini sambil mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

Pada Januari hingga Juli 2017 pariwisata Indonesia mendapat sejumlah penghargaan internasional antara lain ASEAN Homestay Awards dan ASEAN Community-Based Tourism (CBT) pada Januari 2017; Best of Show Cultural Display dan Best Dance World Heritage Cultural Center pada Los Angeles Travel and Adventure show Februari 2017; Bali mendapat penghargaan dari TripAdvisor sebagai Best Destination pada Maret 2017; Best Exhibitor di ITB Berlin Maret 2017; Kemenpar mendapat 2 penghargaan video meliputi kategori Historical & Culture dan kategori Sport & Adventure pada ajang International Tourism Film Festival April 2017; mendapat rangking ke-3 destinasi ramah muslim dunia oleh MasterCard-Crescent Rating Global Moslem Travel Index Mei 2017; dan World’s Best Awards (#1Hotel in The World) untuk Nihi Sumba Island, NTT dari majalah Travel + Leisure pada Juli 2017. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

Culture

Dukung Wisata Halal Berjaya di World Halal Tourism Award 2016

Berita foto: Dukung pariwisata halal Indonesia berjaya di Abu Dhabi (Ist)

Destinations

Demi Indonesia, Pelindo III Bangun Marina di Pantai Boom Banyuwangi

Keris dari Indonesia yang sudah diakui UNESCO sebagai warisan dunia menjadi daya tarik bagi wisatawan asing berlibur ke Indonesia untuk menikmati wisata dan budaya khas Nusantara (www.ninaflynnphotography.com) Manajemen PT Pelindo III

Tourism

AlamPersada Dipercaya Wisman ke Indonesia

Lusi Evie Marya Mengetahui banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia, termasuk ke Yogyakarta, maka AlamPersada Tour & Travel pun menangkap peluang bisnis dengan ikut melayani wisatawan mancanegara yang ingin

Slideshow

Akhir Tahun, Bandara Komodo Siap Jadi Bandara Internasional

Bandara Komodo (Ist) Bandara Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Flores, Nusa Tenggara Timur akan ditingkatkan menjadi bandar udara internasional. Adapun rencana peningkatan status bandara itu untuk

Travel Operator

Indonesia Bidik Cruise Tarik Minat Wisman

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kapal pesiar atau cruise selama ini masih belum optimal memboyong wisatawan mancanegara ke Tanah Air. Padahal, dengan kapal berkapasitas 3.500 orang saja, plus 1.500 anak

Tourism

Juni, Perpres 10 Destinasi Wisata Prioritas Selesai

Menteri Pariwisata Arief Yahya (baju batik) berfoto bersama termasuk dengan President/CEO PATA Indonesia Poernomo Siswoprasetijo (ketiga dari kiri) (Ist) Peraturan Presiden untuk 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, dari Borobudur hingga Morotai