Orang Asing Suka Batik Lindy Ann

batik lindy ann lg nih

Batik Lindy Ann (Ist)

Sosok satu ini mengaku bangga hasil karya ikut melestarikan wastra tradisional milik negeri ini, utamanya batik diminati orang asing, khususnya dari Jerman dan Belanda.

Lindy Ann Umarhadi kepada patainanews.com di Yogyakarta belum lama ini menjelaskan bahwa batik menjadi kebanggaan akan cinta Indonesia. dan, rupanya batik juga disukai orang asing.

Adapun Lindy Ann Umarhadi dikenal sebagai perancang busana etnik di Tanah Air. “Banyak orang Jerman dan Belanda yang ada di Indonesia suka memakai batik Lindy Ann. Dan, mereka juga ada yang membawa batik saat pulang ke Jerman maupun Belanda. Jadi, batik Lindy Ann pun terkenal di dua negara itu,” paparnya.

Karenanya Lindy berharap ada dukungan dari pemerintah agar batik asli Indonesia bisa semakin dikenal. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian agar wastra tradisional Indonesia ini bisa semakin diminati di dalam negeri maupun di luar negeri.

Seperti diketahui, Lindy Ann mengikuti Jogja Fashion Week (JFW) 2015. Untuk tahun ini, tema yang diusung JFW 2015 adalah Svarna Archipelago atau mengangkat keanekaragaman fesyen dan pariwisata daerah di Indonesia.

Adapun kegiatan ini diselenggarakan lantaran mau ikut serta mengembangkan industri pariwisata dan fesyen di Indonesia. Tak hanya sebatas itu sebab juga ingin mengangkat citra berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Karenanya pencinta fesyen di Indonesia berkumpul lagi di Yogyakarta. Pagelaran JFW 2015 pada tahun ini terasa istimewa lantaran perhelatan kegiatan ini sudah mencapai 10 tahun.

Adapun JFW 2015 digelar di Jogja Expo Center pada 26 hingga 30 Agustus 2015. Selama ini Yogyakarta menjadi kota batik dunia sehingga sangat berpotensi menjadi pusat fesyen yang mempunyai nuansa kekayaan tradisional yang sangat kental.

Dengan mengangkat produk dalam negeri dan mengacu kepada selera global dapat mengeksplorasi lebih banyak wastra Nusantara dan kekayaan daerah menjadi sumber inspirasi utama dalam berbusana.

Harapan JFW 2015 dapat menginspirasi insan mode untuk berkreasi lebih intens dengan acuan budaya Indonesia untuk bisa diterima di pasar global. Selain itu JFW 2015 juga dapat menjadikan industri fesyen berkembang lebih besar sehingga membantu program pemerintah untuk mengangkat perekonomian rakyat negeri ini untuk bisa menjadi lebih baik.

Lindy Ann Umarhadi, perempuan yang dikenal sebagai perancang busana etnik di Tanah Air mengaku bahwa dirinya serius menyiapkan koleksi yang mengambil inspirasi dari masa keemasan dan keagungan kerajaan di Jawa dan Bali untuk mengikuti JFW 2015.

Ia menyadari pentingnya JFW 2015 sebagai cara semakin memperkenalkan batik yang merupakan bagian wastra Indonesia untuk terus dipertahankan banyak orang sebagai kebanggaan akan negeri ini.

Sebagaimana diketahui batik yang telah secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak Benda Warisan Manusia sepertinya terus meningkat peminatnya lantaran kian bertumbuh perancang busana yang menyukai wastra tradisional ini.

“Saya menampilkan koleksi yang bertema ‘The Golden Route’, mengambil inspirasi dari masa keemasan dan keagungan kerajaan pulau Jawa dan Bali,” ucapnya kepada patainanews.com di Jogja Expo Center Yogyakarta, Rabu (26/8/2015).

Adapun koleksi Lindy Ann tampil dalam mini show Delicate Glam bersama sejumlah perancang busana lainnya. Lindy menjelaskan bahwa dirinya merencanakan pada November mendatang akan tampil di luar negeri, di Ceko.

“Sebelum ke luar negeri, saya juga merencanakan akan mengikuti sejumlah kegiatan lainnya di Indonesia,” ungkapnya. Ia menargetkan tahun depan sudah bisa mengikuti Indonesia Fashion Week. (Gabriel Bobby)

 

 



About author



You might also like

Festival

Februari ke Solo, Wisatawan Dimanjakan SGS 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam press conference launching SGS 2017 dan Calendar Events Solo 2017 (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Walikota Solo FX

Hotel

Yogyakarta tak Pernah Membosankan

Candi Borobudur yang merupakan ikon Joglosemar yang menjadi tujuan favorit wisman (Ist) Destinasi wisata Yogyakarta tak pernah membosankan bagi traveler. Wisatawan Nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) kerap kali menyambangi

Culture

Sumsel Incar Turis Tiongkok

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkatkan daya tarik destinasi wisata yang ada di

Slideshow

Pemerintah Gencar Promosi Pariwisata Indonesia di Perancis

Promosi pariwisata Indonesia di Perancis (Ist) Promosi Indonesia di September tidak akan berhenti di acara TOP RESA. Mulai 26 hingga 30 September 2016, VITO bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata akan

Heritage

Kalong di Soppeng yang Bersahabat dengan Manusia

Vila Yuliana di Soppeng (youtube) Kota Kalong. Begitu julukan yang diberikan untuk Soppeng di Sulawesi Selatan. Banyak kalong di Soppeng namun bersahabat dengan manusia sebab kalong tidak mengganggu orang dan

Heritage

Kemenpar Adakan Workshop Batik di Jepang

Canting batik (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan workshop batik bertema ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di Bunka Gakuen University, Tokyo, Jepang pada Kamis (26/11/2015). Dalam siaran pers