Pameran Pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa

WhatsApp Image 2018-04-02 at 03.41.18

Pameran pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa (Ist)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Perancis, dan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) untuk Perancis berpartisipasi dalam pameran pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa.

Pada partisipasi kali pertama ini, Indonesia mendapat kehormatan sebagai Guest Country. Kegiatan ini dimaksudkan memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan spa Indonesia kepada industri bisnis spa di Paris. Pameran pariwisata pada Congress International D’esthetique and Spa diadakan di Paris Expo – Porte de Versailles, Hall 5 pada 7 hingga 9 April mendatang.

Acara ini akan diikuti oleh 200 peserta pameran dan dihadiri sekitar 28.000 pengunjung. Kemenpar kali ini mengambil tema ‘Indonesia sebagai spa dan tujuan kesehatan’, Indonesia menghadirkan suasana spa tradisional dan modern Jawa dan Bali di stan seluas 56 m2.

Selain menampilkan spa Jawa dan Bali sebagai daya tarik utama, stan ini juga akan diisi oleh industri yang mempromosikan minuman tradisional Indonesia (jamu), hotel, tour agent/tour operator yang mempromosikan paket destinasi dan spa di Indonesia serta coffee corner.

Indonesia sebagai guest country diberikan kesempatan untuk mengadakan workshop spa Indonesia yang terdiri dari Spa Jawa dan Spa Bali di panggung utama Congress International d’Esthetique and Spa. Selain itu, panitia juga mengadakan workshop body painting dengan tema Indonesia.

Tradisi merawat tubuh telah dilakukan oleh orang Jawa dan Bali sejak ratusan tahun lalu. Di Jawa, khususnya Yogyakarta, sejarah spa yang tercatat dimulai sejak Sultan Hamengkubuwono (Istana Raja Yogyakarta) membangun Taman Sari pada 1789 silam.

Taman Sari adalah rumah pemandian bagi keluarga kerajaan (raja, ratu dan pangeran dan putri mereka). Ada juga relief spa yang dapat ditemukan di Candi Borobudur. Sementara di Bali, keberadaan spa ditandai oleh Tirta Gangga (Tirta = Air, Gangga = sungai suci di India) rumah pemandian.

Dibangun pada masa era Kerajaan Gianyar. Bali sendiri telah menerima beberapa penghargaan bergengsi sebagai Destinasi Spa Terbaik (Best Spa Destination), salah satunya adalah dari World Luxury Spa Award.

Statistik

Dari perspektif statistik, Perancis menjadi salah satu pasar fokus Kementerian Pariwisata. Pada 2016 silam, sejumlah 250.921 wisatawan mancanegara (wisman) asal Perancis mengunjungi Indonesia. Jumlah ini tumbuh 19,79% dari tahun sebelumnya.

Sementara pada tahun lalu, terdapat lebih banyak wisatawan Perancis yang mengunjungi Indonesia. Dilaporkan bahwa sejumlah 268.989 wisman Perancis datang ke Indonesia atau meningkat 7,20% dari tahun 2016 lalu.

Visit Wonderful Indonesia Year 2018

Siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini menulis, wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Rusia adalah 5 besar pasar Eropa untuk Indonesia. Statistik menunjukkan bahwa nilai pasar/market value pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari 1 juta USD dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari).

Untuk mencapai target 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2018, Menteri Pariwisata Arief Yahya telah meluncurkan program bernama ViWI (Visit Wonderful Indonesia) 2018. Program ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisata dari pasar fokus seperti Eropa, China dan India.

Untuk ViWI 2018, ada tiga program yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata yaitu:

  1. Hot Deals: More for Less, yang merupakan paket bundling tiket internasional dengan transportasi domestik;
  2. Kalender Acara (Warna Indonesia), yang mencakup 100 Wonderful Indonesia event yang akan diselenggarakan di Indonesia pada tahun 2018.
  3. Digital Destination, yang merupakan produk berbasis pengalaman yang dibuat untuk melayani pasar yang aktif di media sosial. Pengunjung didorong untuk mem-posting foto-foto tujuan yang mereka kunjungi untuk mendapatkan interaksi positif. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Investor Asing Jajaki Investasi Pariwisata di Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Ketua Tim Pokja 10 Destinasi Prioritas Hiramsyah S Thaib yang menerima audiensi CEO Wellington Capital Advisory (WCA) David Burke di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Selasa

Tour Package

Menanti Presiden Jokowi ke Solo dengan Kereta Wisata

 President Director PT KA Pariwisara Totok Suryono (kedua dari kanan) didampingi direksi lainnya dalam press conference kereta wisata kelas Priority (Ist) Banyak cerita menarik yang bisa didapat ketika wisatawan mengunjungi

Heritage

Dugderan Semarang Hebat

Berita Foto: General Manager Hotel Horison NJ Semarang Aditya Maulana (kiri) berpose bersama General Manager Horison @Home Semarang Lia Retno S Hardini. Dua hotel ini ikut memeriahkan Dugderan Semarang 2017

Airlines

Semangat 5 Kartini Indonesia Majukan Pariwisata dan Budaya Negeri

RA Kartini (Ist) Sososk RA Kartini memang identik dengan perempuan Indonesia yang penuh semangat untuk membangun negeri ini dan terus berupaya melakukan perubahan dalam berbagai sektor, termasuk bidang pariwisata dan

SightSeeing

Menanti Kerja Sama Putri Pariwisata Indonesia dengan Bupati Banyuwangi

Revindia Carina (1st Runner-up Putri Pariwisata Indonesia 2017) (paling kiri) yang akan berangkat menuju Miss Global Beauty Queen 2017, dan Johnie Sugiarto, CEO El John Indonesia (mengenakan Batik) (Ist) Revindia

Travel Operator

Travel Sparks, Travel With A Cause di Flores

Nila Tanzil (Ist) Flores sebagai destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) mampu membuat Nila Tanzil jatuh cinta. Perempuan berparas cantik ini begitu terpukau dengan keindahan alam Flores. Ya, Nila