Pariwisata Indonesia Kian Bergairah

Gereja

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Pariwisata Indonesia semakin bergairah! Optimisme pelaku bisnis pariwisata pun kian pede. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air melalui seluruh pintu masuk pada Mei 2016 adalah 915.206 atau meningkat sebesar 7,37% dibandingkan periode yang sama, Mei 2015.

Bahkan, tahun lalu jumlahnya 852.388 wisatawan. Bagaimana dengan angka komulatif dari Januari sampai dengan Mei 2016? “Bagus! Meningkat 7,48%, lebih besar persentasenya dari capaian jumlah wisman pada Mei 2016. Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk bulan Januari hingga Mei 2016 berjumlah 4.433.932. Itu berarti naik dari periode yang sama tahun lalu sejumlah 4.125.233. Kita masih surplus,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu. 

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman Mei 2016 di 19 pintu utama dibandingkan bulan Mei 2015 tercatat yang mengalami pertumbuhan yang tinggi. Paling tinggi lompatannya adalah Mesir sebesar 58,05%, lalu Tiongkok sebesar 45,53%, Rusia sebesar 33,50%, Bahrain sebesar 28,91%, dan India sebesar 28,15%.

“Pelajari angka-angka itu semua! Tiongkok semakin menggeser posisi Australia di posisi ketiga terbesar, setelah Singapura dan Malaysia. Selama ini Australia selalu di posisi ke-3,” katanya. Cukup unik perkembangan dua negara tersebut, Tiongkok dan Australia.

Ya, Australia itu tidak buruk performance-nya. Saat ini outbond Australia terbanyak ke Indonesia, bukan lagi ke Selandia Baru, yang sudah bertahun-tahun selalu menjadi tujuan wisata utama orang Australia.

“Maklum, Selandia Baru itu dekat secara emosional, dekat secara gegrafis atau jarak. Tentu lebih murah juga orang Australia ke Selandia Baru,” kata Arief Yahya. Jika outbond Australia lebih banyak ke Indonesia, mulai April 2016 ini, itu pasti ada alasan yang sangat kuat mengapa mereka memilih Bali and Beyond, Lombok, Banyuwangi, Labuhan Bajo, Mentawai, dan lainnya sampai ke Raja Ampat.

Viral dari mulut ke mulut, dari media sosail ke medsos tidak bisa dihindari, dan terus bergulir. Keindahan alam dan budaya tidak bisa tersaingi oleh apa pun buatan manusia ketika selera orang ada di dua hal itu. “Itu juga menunjukkan promosi kita semakin terasa dampaknya,” ungkap Arief Yahya yang juga mantan direktur utama PT Telkom ini.

Coba bandingkan dengan tahun 2015 lalu. Pencapaian dari Januari hingga Mei 2015 tercatat yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu Mesir sebesar 56,72%, Bahrain sebesar 45,56%, India sebesar 30,64%, Inggris sebesar 25,47% dan Tiongkok sebesar 25,27%.

“Tiongkok, India, Mesir, Bahrain, dua tahun beerturut-turut tumbuh pesat. Jika akses ke negara-negara itu semakin banyak direct flight, pasti akan bertambah lebih pesat. India yang tidak ada penerbangan langsung saja angkanya sudah lebih dari 35 ribu sebulan, berarti lebih dari 1000 orang per hari? Sudah layak diterbangi oleh Garuda,” kata Arief Yahya.

Kunjungan wisman pada tiga pintu besar dari 19 pintu masuk utama bulan Mei 2016 dibandingkan bulan Mei 2015, yaitu  Soekarno Hatta mengalami penurunan sebesar -1,41 %, Batam pun mengalami penurunan sebesar –11,01%, sedangkan Ngurah Rai meningkat sebesar 37,13%.

Jika dibandingkan Januari hingga Mei 2015, yaitu Soekarno Hatta meningkat 3,76%, Ngurah Rai meningkat sebesar 20,98%, namun Batam mengalami penurunan sebesar -3,49%. “Ayo, Great Batam harus lebih agresif lagi mencari costumers,” kata Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

GIPI Dukung Pemerintah Majukan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi keynote speaker dalam Rakernas & Munas I GIPI tahun 2016 di Bandung , Senin (25/7/2016) (Ist) Begitu terpilih sebagai Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI),

Slideshow

‘Pantai Indonesia Lebih Bagus’

Destinasi wisata bahari di Samber Gelap, Korabaru, Kalimantan Selatan (Ist) Wisata bahari yang menjadi andalan pemerintah sebagai upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia

Nature

Dua Menteri Kerja Realisasikan Target Presiden Jokowi

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Ist) Menpar Arief Yahya dan Menhub Budi Karya Sumadi semakin kompak saja untuk membangun akses dan connectivity dalam upaya pemerintah

Airlines

Bali Singkirkan Phuket untuk Terpilih Jadi Tempat Berpesta Terbaik 2015

Pantai Kuta di Bali (Ist) Pantai Kuta, Bali menjadi tempat terbaik sepanjang 2015 lalu untuk berpesta versi website Condenast Traveler. Adapun hasil tersebut berdasarkan pilihan pembaca Condenast Traveler. Dalam keterangan

Slideshow

Wartawan, PR Saling Membutuhkan

Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) dan ASEAN Public Relations Network (APRN) menandatangani nota kesepahaman (MoU Signing) disaksikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti

SightSeeing

Yogyakarta Curi Perhatian di TTE Expo 2016 Manila

Menteri Pariwisata Arief Yahya Filipina bukan pasar terbesar Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Masih jauh tertinggal dari Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, dan Uni Emirat Arab. Critical