Pariwisata Indonesia Semakin Dihargai

WhatsApp Image 2017-05-18 at 10.28.03

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Kerja ekstra keras Menteri Pariwisata Arief Yahya diganjar apresiasi oleh media massa. Dalam semalam, Senin, 22 Mei 2017, menteri pilihan Presiden Jokowi ini memborong dua penghargaan sekaligus. Awards yang dikeluarkan oleh dua lembaga yang berbeda.

Pertama, Menteri Arief Yahya menerima iNewsMaker Awards 2017 dalam Kategori Tokoh yang Menduniakan Indonesia, di Gedung MNC Center, Jakarta. iNews adalah salah satu channel TV berita yang menjadi group NMC, yang termasuk di dalamnya RCTI.

Adapun Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mewakili Menpar Arief menerima penghargaan itu. Satu lagi, Menpar Arief Yahya juga mendapatkan penghargaan Yokatta Golden Award 2017 sebagai Tokoh Pembaharuan Promosi Pariwisata Indonesia.

Apresiasi ini diserahterimakan kepada Arief Yahya yang diwakili Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Riski. Piagam berwarna emas itu ditandatangani oleh Yo Keng Hoat dan Hamzah H. Lantas apa kata menteri yang cool dan rajin mengeluarkan #CEOMessage hampir setiap pekan ini?

“Terima kasih iNews TV, Group MNC. Terima kasih juga Golden Yokatta yang luar biasa, mengamati perkembangan signifikan dari kepariwisataan Indonesia,” ungkap Menteri Arief yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur itu dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Arief Yahya memang membangun kebanggaan baru dalam mengembangkan pariwisata di Tanah Air. Dia selalu menekankan bahwa agar menjadi global player gunakan global standard. Karena itu, dia selalu berkaca pada standard yang sudah diakui dan berlaku di dunia.

Seperti dalam indeks daya saing Pariwisata, dia menggunakan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF). Hampir semua kebijakan penting Kemenpar yang diputuskan Menpar Arief Yahya selalu menggunakan cermin global standart. Juga menggunakan benchmarking, apa yang sudah dilakukan di negara lain dan sukses?

Dia berkeyakinan, jika indeks kriteria ‘baik’ itu sudah diyakini secara internasional, maka secara nasional pun sudah pasti baik. Selama memimpin Kemenpar sejak Oktober 2014 silam, Arief Yahya sudah berhasil memenangkan 46 penghargaan kelas dunia dari 22 negara.

Dia sering menggunakan kata-kata saktinya, “Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan tempurmu. Dan kau akan memenangi seribu pertempuran”. Peribahasa itu disampaikan Sun Tzu dalam buku ‘The Art Of War’. Buku filsafat militer yang diperkirakan ditulis pada abad ke-6 oleh Sun Tzu menjadi salah satu favorit Arief Yahya dalam membangun spirit Indonesia Incorporated Pariwisata Indonesia. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

Journey

Prilly Savitri, Keluar dari Rutinitas dengan Traveling ke Labuan Bajo

Prilly Savitri (Ist) Sosok perempuan satu ini dikenal sebagai seorang profesional di dunia perbankan, khususnya di bank pelat merah, PT Bank Rakyat Indnesia (BRI). Kendati demikian, Prilly Savitri, perempuan berparas

Nature

Apresiasi Kinerja Gubernur NTB Bawa RI Berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015

Indonesia berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015 (Ist) Wakil Ketua PHRI Nusa Tenggara Barat (NTB) LA Hadi Faishal menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi

Slideshow

Kemenpar Sosialisasi Kebijakan untuk Jurnalis Joglosemar

Candi Borobudur (Ist) Tradisi pentahelix dengan mengolaborasi lima unsur ABCGM (Academician, Business, Community, Government dan Media) diterus dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Karena inilah ekosistem kepariwisataan yang harus solid, speed dan

Destinations

Sumsel Siap Gelar International Musi Triboatton 2016

Jembatan Ampera di Palembang (Ist) Ajang sport tourism Internasional Musi Triboatton 2016 akan digelar pertengahan Mei mendatang, yakni 11 hingga 15 Mei 2016. Ajang ini akan diikuti 20 tim dari

Tourism

Menanti Kediri Fashion Week 2018

Kediri Fashion Week 2018 (Ist) Media massa yang populer di kawasan Jawa Timur, Jawa Pos, Radar Kediri merencanakan menggelar acara fesyen yang akan diadakan setiap pekan di beberapa daerah di

Tourism

CRAFINA 2015 ‘From Natural Resources to Creative Products for Lifestyle’

Lindy Ann (tengah) ikut CRAFINA 2015 (Ist) CRAFINA 2015 kembali hadir di tengah lajunya pertumbuhan industri kreatif Indonesia sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kreatif kerajinan hasil karya anak negeri.