Pariwisata Nasional Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Indonesia

20160710_092933

Wisatawan menikmati snorkeling di Karang Anjir, kawasan Pantai Angsana di Tanah Bumbu

Gairah wisata bahari dimulai dari Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode 2014-2019 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2014 silam.

Ketika itu pidato Presiden Jokowi antara lain menyinggung visinya dalam memperkuat kemaritiman Indonesia pada masa depan. “Kita telah lama memunggungi samudra, laut, selat, dan teluk. Maka, mulai hari ini, kita kembalikan kejayaan nenek moyang sebagai pelaut pemberani. Menghadapi badai dan gelombang di atas kapal bernama Republik Indonesia,” papar Jokowi.

Untuk sektor pariwisata, Presiden Jokowi memasang target bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga 2019 mendatang.

Menariknya kini pariwisata menjadi leading sector pembangunan nasional. Karenanya pemerintah bekerja keras berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi.

Ya, tak bisa dipungkiri sektor pariwisata nasional berdampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia. Sebut saja destinasi wisata bahari Pantai Angsana di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yang semakin diminati wisatawan, baik wisatawan Nusantara dan turis asing.

Pengamatan patainanews.com di Pantai Angsana, Sabtu (9/7/2016) dan Minggu (10/7/2016), wisnus begitu banyak yang berkunjung ke Pantai Angsana untuk berlibur.

Tak hanya itu, menurut Said Umar Al Idrus, anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, wisatawan mancanegara (wisman) juga sudah banyak yang datang ke Pantai Angsana untuk menikmati potensi wisata bahari yang cantik di Kabupaten Tanah Bumbu ini.

“Selama ini turis asing dari Australia, Jepang, Tiongkok, dan Perancis tercatat sudah pernah berkunjung ke Pantai Angsana,” katanya kepada patainanews.com di Pantai Angsana, Minggu (10/7/2016).

Umar, begitu ia biasa disapa, bersyukur semakin banyak wisnus dan wisman yang berkunjung ke Pantai Angsana memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Angsana.

“Kini semakin banyak warga Desa Angsana yang menjadikan rumah tinggalnya sebagai tempat penginapan untuk wisatawan yang berkunjung ke Pantai Angsana,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, untuk urusan menjaga kebersihan Pantai Angsana secara otomatis melibatkan warga Desa Angsana. “Ada juga warga Desa Angsana yang menawarkan barang dagangan, seperti kuliner untuk wisatawan yang tengah menikmati libur mereka di Pantai Angsana,” urainya.

Menariknya melalui destinasi wisata bahari Pantai Angsana, Umar mampu memberdayakan masyarakat lokal dalam menggarap potensi pariwisata daerahnya demi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Angsana.

“Tiket masuk ke Pantai Angsana sebagian masuk ke kas daerah Tanah Bumbu sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Tanah Bumbu dan sebagian lagi masuk ke kas Desa Angsana untuk meningkatkan kesejahateraan masyarakat di Desa Angsana ,” katanya.

Ia menjelaskan, tiket masuk ke Pantai Angsana sebesar Rp5.000. “Rp3.000 masuk ke kas daerah sebagai PAD Kabupaten Tanah Bumbu, dan Rp2.000 masuk ke kas Desa Angsana,” ucapnya.

Umar mengatakan bahwa Rp2.000 dikembalikan lagi ke masyarakat Desa Angsana melalui kas Desa Angsana guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Angsana.

“Kenapa Rp2.000? Karena kita bergerak di bidang pariwisata dan kita ingin warga Desa Angsana bisa lebih baik lagi kehidupannya,” tuturnya.

Menurutnya, adanya Rp2.000 untuk masyarakat Desa Angsana, maka membuat warga Desa Angsana merasakan manfaat keberadaan potensi destinasi wisata bahari di Pantai Angsana.

“Kawasan Pantai Angsana menjadi kebanggaan masyarakat Desa Angsana untuk dikembangkan dan bisa mendatangkan wisatawan guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Angsana,” paparnya.

Umar mengatakan, menariknya kini Pantai Angsana menjadi aset bagi pemerintah daerah Tanah Bumbu untuk meningkatkan PAD Tanah Bumbu.

Umar melibatkan warga Desa Angsana untuk mengembangkan potensi wisata bahari Pantai Angsana untuk memajukan pariwisata di desa yang berada di pedalaman itu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Angsana.

Umar yang tokoh masyarakat Desa Angsana ini mengaku sejak 2005 silam ketika dirinya dipercaya menjadi Kepala Desa Angsana mengajak warga setempat untuk mengelola Pantai Angsana menjadi destinasi wisata bahari unggulan di Kalsel.

“Kami melibatkan masyarakat Desa Angsana secara aktif dalam berbagai upaya kreatif penyediaan jasa wisata guna mengangkat potensi wisata Pantai Angsana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, destinasi wisata bahari Pantai Angsana diresmikan sejak 2 Agustus 201o lalu sehingga pada tahun ini Pantai Angsana akan genap 6 tahun dan akan terus berkembang selaras dengan adanya peningkatan infrastruktur di Pantai Angsana. 

Dan, lanjutnya, Pantai Angsana juga disebut sebagai destinasi wisata favorit di Kalsel. “Pantai Angsana kini terbuka untuk investor bersama masyarakat Desa Angsana membangun dan mengembangkan potensi wisata bahari Pantai Angsana,” urainya.

Wisatawan Bisa Snorkeling 

Ia menjelaskan bahwa wisatawan bisa menikmati banana boat untuk keliling Pantai Angsana. Selain itu, wisatawan juga bisa snorkeling dan diving.

biota laut di tanah bumbu

Wisatawan di Karang Anjir, Pantai Angsana bisa melihat terumbu karang dan biota laut lainnya (Ist)

Adapun Karang Anjir sebagai salah satu spot untuk snorkeling melihat terumbu karang dan biota laut lainnya. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat ikan Nemo.

Dari Pantai Angsana wisatawan bisa menggunakan kapal tradisional milik nelayan dan berlayar sekitar 30 menit menuju Karang Anjir.

Butuh Dukungan Pemerintah

Umar menuturkan, pemerintah pusat, pemerintah provinsi Kalsel, dan pemerintah kabupaten Tanah Bumbu perlu memberikan perhatian khusus agar Pantai Angsana semakin banyak dikunjungi wisatawan.

“Pantai Angsana tak bisa lepas dari dukungan pemerintah karena untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, perlu peningkatan infrastruktur, seperti akses jalan yang sudah diaspal, penerangan dari PLN karena selama ini kami masih mengandalkan generator,” tuturnya.

Ia optimistis akan ada dukungan dari pemerintah lantaran Pantai Angsana ikut serta mendukung upaya target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisman hingga 2019 mendatang ke Indonesia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Korsel Dukung Tanjung Lesung Jadi Destinasi Wisata Dunia

Berita Foto: Foto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama delegasi Indonesia, termasuk Presiden Direktur PT Jababeka Tbk Budianto Liman (keempat dari kiri) dengan Minister of Culture, Sports and Tourism of

SightSeeing

Jemput Pasar Wisatawan, PT Pelni Operasikan Express Bahari 3B di Kepulauan Seribu

Wisatawan di Kepulauan Seribu (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji PT Pelni yang semakin agresif mengoperasikan kapal-kapalnya untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Tanah Air. Salah satunya di Kepulauan Seribu, Jakarta.

Festival

Pemerintah Berharap Kampung Budaya dan Ramah Anak Bisa Menarik Wisatawan

Halimah Munawir (kedua dari kiri), Tazbir, dan Ninik Irawan (Ist) Kementerian Pariwisata berharap keberadaan Kampung Budaya dan Ramah Anak di kawasan Puncak, Jawa Barat bisa menambah destinasi baru wisata budaya

Slideshow

Libur Lebaran di Padalarang

Idul Fitri 1436 H sudah di depan mata. Dan, sudah banyak orang yang mulai menyiapkan diri memanfaatkan waktu libur Lebaran untuk berlibur menghindari penatnya kehidupan kota besar dan sepertinya ada

Indonesiaku

Semangat Sumpah Pemuda, Forum Pimpinan Media Digital Dideklarasikan

Forum Pimpinan Media Digital (Ist) Sejumlah pimpinan media digital mendeklarasikan Forum Pimpinan Media Digital di Jakarta, Rabu (28/10/15) setelah menandatangani naskah deklarasi. Inisiator Forum Pimpinan Media Digital Wina Armada membacakan

Slideshow

Pemerintah Sambut INACEB untuk Kembangkan MICE

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dilantiknya Dewan Pengurus Indonesia Convention & Exhibition Bureau (INACEB) periode 2015-2020. Adapun INACEB akan menjadi mitra pemerintah dalam