Pariwisata Riau Bisa Garap Wisatawan Melayu

WhatsApp Image 2018-02-12 at 21.01.12

Launching Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong Pemerintah Provinsi Riau untuk menggarap wisatawan Melayu yang tersebar di negeri jiran, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada wartawan usai melakukan launching   Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau Svara Jiva Riau Menyapa Dunia di Jakarta, Senin (12/2/2018. Adapun Menpar Arief bersama Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman menggelar launching Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Riau selama ini dikenal sebagai The Homeland of Melayu. Provinsi Riau tahun ini menargetkan kunjungan 60.824 wisatawan mancanegara (wisman) dan 6,55 juta pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) dalam rangka berkontribusi pencapaian target pariwisata nasional tahun 2018 sebanyak 17 juta wisman dan 270 juta wisnus.

Peluncuran 67 event unggulan parwisata adalah upaya Pemerintah Provinsi Riau dalam mempromosikan dan menarik minat kunjungan wisatawan. Diantaranya ada tiga event yang sudah go internasional, yaitu Bakar Tongkang, Festival Bono, dan Pacu Jalur.

Menariknya tiga event ini masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau, provinsi yang dikenal sebagai ‘Bumi Lancang Kuning’ selama ini identik dengan penghasil minyak bumi, hamparan kebun kelapa sawit.

Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian barat, kini giat dan serius mengembangkan diri dalam sektor pariwisata. “Launching event Pariwisata Riau ini merupakan wadah yang strategis dalam mempromosikan event tahunan yang akan diadakan di Provinsi Riau sepanjang tahun 2018. Terlebih Provinsi Riau telah memiliki tiga event internasional yang masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia 2018, diharapkan sebagai pemacu mendatangkan banyak wisman,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Menpar Arief Yahya mengingatkan bahwa peran CEO atau Gubernur, Bupati, Walikota menentukan sekitar 50% kesuksesan daerah dalam membangun sektor pariwisata. “Diawali dengan komitmen orang nomor satu di daerah itu, maka semua program dengan mudah akan berjalan, begitu pun sebaliknya. Karena tugas pemimpin itu menentukan arah dan mengalokasikan sumber daya. Keseriusan CEO akan terlihat dari bagaimana Pemda memprioritaskan sumber daya dan anggaran mereka di pariwisata,” jelas Arief Yahya.

Sementara Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Provinsi Riau terus berbenah diri untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian.

“Bumi Lancang Kuning jika selama ini identik dengan minyak bumi, ke depan ingin menjadi destinasi pariwisata andalan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Arsyadjuliandi Rachman. Provinsi Riau memiliki potensi pariwisata yang besar, namun masih terkendala oleh infrastruktur pariwisata yang belum optimal.

“Kami memerlukan investasi pariwisata, khususnya untuk membangun kawasan pariwisata di seputar objek wisata Bono, Pacu Jalur, maupun Bakar Tongkang yang kita jadikan sebagai event unggulan setiap tahun,” kata Arsyadjuliandi Rachman.

Acara launching ‘Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau’ mengangkat tema ‘Svara Jiva Riau Menyapa Dunia’. Makna Svara Jiva sesuatu yang kecil akan menjadi besar, tumbuh dan berkembang serta menjadi kuat. Bakar Tongkang merupakan tradisi masyarakat Tionghoa, Kabupaten Rokan Hilir, yang akan berlangsung di Bagansiapiapi pada 29 – 30 Juni 2018; Festival Bono (Bekudo Bono) kegiatan mengarungi gelombang (beserlancar) bono dengan menggunakan perahu (sampan) kayu berlangsung di Kecamatan Teluk Meranti pada 24-25 November 2018; dan Pacu Jalur merupakan perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu atau jalur dari kayu dengan panjang mencapai 25-40 meter dan lebar 1,3 m-1,5 m yang akan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi pada 22-25 Agustus 2018. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Hotel

Ikuti Laporan PATA Travel Mart 2016 di patainanews.com Langsung dari ICE

patainanews.com bersyukur bisa ikut serta berperan dalam upaya pemerintah memajukan pariwisata Indonesia melalui event pariwisata internasional, PATA Travel Mart 2016 pada 7 hingga 9 September 2016. Ikuti laporan langsung patainanews.com dari

Festival

Presiden Jokowi akan Ikut Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan

Jumpa pers karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memimpin jumpa pers rencana penyelenggaraan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kementerian

Slideshow

Presiden Jokowi Minta Pers Indonesia Membangun Optimisme

Hari Pers Nasional (HPN) 2016 (Ist) Pers Indonesia wajib membangun optimisme dan kepercayaan para investor terhadap negeri ini karena sesuai fungsinya, pers Indonesia diharapkan ikut membentuk moralitas bangsa, meningkatkan etos

Tourism

Ketika Raja Swedia Menikmati Kereta Wisata

Rombongan Raja dan Ratu Swedia di dalam kereta wisata dari Jakarta ke Bandung (Ist) Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia ketika ada di Indonesia melakukan perjalanan dari Jakarta

Tour Package

Melestarikan Budaya Negeri Bisa Mensejahterakan Masyarakat Indonesia

Suasana launching Festival Tidore 2017 (Ist) Pariwisata Indonesia tak bisa lepas dari budaya negeri inu yang beragam sebab banyak wisatawan mancanegara selama ini yang tertark berkunjung ke berbagai destinasi wisata di

SightSeeing

Film Elang Promosikan Kepulauan Seribu

Imelda Budiman (Ist) Kepulauan Seribu di DKI Jakarta semakin gencar melakukan promosi. Tak salah memang lantaran Kepulauan Seribu yang masuk wilayah DKI Jakarta ini termasuk dalam 10 destinasi unggulan yang dikembangkan