Pastikan Ikut Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017

WhatsApp Image 2017-07-11 at 00.12.22

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist)

Kementerian Pariwisata mengajak arsitek Indonesia untuk ikut Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017.

Jadi, peluang terbuka untuk desainer rancang bangun interior desain mengikuti sayembara dalam upaya membangun Restoran di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yang diinisiasi Kementerian Pariwisata, BEKRAF, dan PT Propan Raya, yang sudah diluncurkan di Balairung Soesilo Sudarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017 ini bertujuan membuat desain pada tingkat gagasan yang akan dijadikan sebagai rujukan desain arsitektur Nusantara bagi masyarakat dan investor dalam membangun Restoran di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, dan hasil sayembara menjadi hak Kemenpar dan Bekraf.

“Misal jika berwisata ke Bali, pasti indentik dengan desain restoran yang ada di Bali. saat berwisata ke Sumatera Barat bangunan rumah khas Sumatera Barat juga asangat identik. Sayembara ini juga untuk mendukung pengembangan amenitas (fasilitas) pariwisata sebagai salah satu dari tiga aspek pengembangan pariwisata 3A, yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas,” ujar Arief Yahya.

Lebih lanjut, Menpar Arief mengatakan, inisiasi itu merujuk setelah sukses menggelar Sayembara Desain Homestay Nusantara pada 2016, kelak menjadi daya tarik tersendiri di destinasi wisata prioritas. “Serta mendukung program Kemenpar dalam mengembangkan 10 destinasi pariwisata  prioritas sebagai ‘Bali Baru” seperti yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo,” ujar Arief Yahya yang didampingi pemilik PT Propan Raya Hendra Adidarma saat peluncuran Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017.

Lantas apa saja kriteria sayembara? Siapa saja yang boleh ikut sayembara ini? Pria asal Banyuwangi ini menjelaskan, kriteria sayembara mencangkup beberapa faktor. Seperti Desain bangunan harus mengambil inspirasi kelokalan yaitu aspek eksterior dan interior, lalu desain bangunan harus memperhatikan aspek ramah lingkungan (Green Building/ecofriendly).

Berikutnya konsep perancangan menggunakan material lokal/daerah setempat. “Tidak hanya itu saja pengaturan tata ruang yang fungsional, efisien sesuai ketentuan operasional restoran, higienitas, sanitasi, dan keamanan harus diperhatikan, hal yang paling penting juga yaitu Sistem pengolahan limbah harus baik. Identitas kuliner lokal (otentik) dan penyajian, serta suasana (ambiance) budaya setempat,” ujarnya.

Sementara Yuwono Imanto, Direktur Propan Raya selaku panitia pelaksana sayembara mengatakan, antusiasme peserta untuk berpartisipasi dalam Sayembara Desain Restoran Nusantara kali ini diharapkan dapat melebihi antusias peserta pada Sayembara Desain Homestay Nusantara tahun lalu yang mendapatkan  Piagam Penghargaan Museum Rekor – Dunia Indonesia (MURI) atas Rekor Sayembara Desain Arsitektur Rumah Wisata Nusantara dengan Karya Terbanyak. 

Sayembara  Desain Restoran Nusantara 2017 ini bersifat terbuka bagi sarjana arsitektur, baik anggota IAI maupun bukan anggota IAI, baik perorangan maupun kelompok/tim. Sebanyak 30 finalis  akan mendapatkan hadiah total Rp 1 miliar.

Untuk pemenang  pertama mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta, pemenang kedua Rp 30 juta,  dan ketiga Rp 20 juta. Pendaftaran dapat dilakukan melalui alamat email arsitekturnusantara.propanraya.com. Juri Kehormatan dalam sayembara ini antara lain Yori Antar (Arsitek Profesional), Eko Alvares (Arsitek Profesional), Hary Santosa Sungkari (Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif), Joko Suyono (Praktisi dan Akademisi bidang restoran), Haryadi BS Sukamdani (Ketua Pengusaha Hotel dan Restoran), dan Frans Teguh (Kementerian Pariwisata).
 
Menurut rencana pemberian penghargaan ISTA 2017 dan pengumuman pemenang Sayembara  Desain Restoran Nusantara 2017  akan dilaksanakan pada September 2017 di Jakarta dalam rangkaian kegiatan Hari Pariwisata se-Dunia (World Tourism Day) diperingati sebagai Hari Pariwisata Nasional. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

‘Pemerintah Perlu Strategi Khusus untuk Pariwisata Bali’

Wisatawan di Bali (Ist) Pemerintah diharapkan memiliki strategi khusus untuk mempromosikan pariwisata Bali hingga ke mancanegara sebab Pulau Dewata masih menjadi andalan pariwisata Indonesia untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke

Travel Operator

Riau Andalkan Bono

  w Wisatawan menikmati ombak Bono (Ist) Riau resmi meluncurkan Calender of Event Riau 2017. Fenomena alam ombak Bono akan jadi andalan untuk menarik wisatawan, termasuk turis asing. Acara peluncuran

Slideshow

Menanti Tumpeng Vegetarian Chef Chitra

Inilah sosok chef yang gemar kuliner Indonesia. Ya, chef berparas cantik ini mengaku dirinya memang menyukai masakan asli Nusantara sehingga ia pun sering membuat menu baru dalam beragam masakan khas

Slideshow

HUT ke-23 Pelindo III, Dedikasi untuk Negeri

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III memperingati hari ulang tahunnya yang ke-23 pada 1 Desember 2015. BUMN kepelabuhanan tersebut kini telah memiliki 17 kantor cabang yang mengelola 43 pelabuhan di tujuh

Tourism

1 Tahun patainanews.com Hadirkan Informasi Pariwisata dan Investasi

Tepat satu tahun lalu, sejak 9 Mei 2015 patainanews.com hadir dalam industri media massa Indonesia, khususnya media online yang berkaitan dengan pariwisata nasional. Sebagai bagian PATA Indonesia Chapter, patainanews.com ikut

Culture

Saloka Theme Park Resmi Dibuka, Pariwisata Jawa Tengah Diyakini Semakin Menarik

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Taman rekreasi Saloka Theme Park di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang telah resmi dibuka diyakini akan memperkuat dan membuat sektor pariwisata