PATA Indonesia Dukung Pengembangan Wisata Cirebon

pata Indonesia dan AY

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo berbincang dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam pembukaan Festival Pesona Cirebon di Goa Sunyaragi (Ist)

PATA Indonesia Chapter mendukung pengembangan wisata di Cirebon, Jawa Barat. Sebagai bukti dukungan tersebut, President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo hadir dalam pembukaan Festival Pesona Cirebon belum lama ini.

Tak hanya itu, PATA Indonesia Chapter juga mendukung upaya Keraton Kasepuhan Cirebon untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk turis asing.

Adapun infrastruktur di Cirebon telah siap untuk mendukung wisata Cirebon sehingga akan bisa mendatangkan wisatawan, termasuk turis asing.

“Persiapan di wilayah Cirebon yang mencakup Cirebon, Kuningan, dan Majalengka cukup baik dengan sudah diselesaikannya jalur Tol Cipali untuk menuju wisata yang ada,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Cirebon, Kamis (31/3/2016) ketika membuka seminar Festival Pesona Cirebon 2016 di Cirebon.

Selain akses darat, yaitu Tol Cipali juga sedang dibangun Tol Cisumdawu untuk mengoneksikan wilayah Cirebon dan sekitarnya dengan Bandung. Selain jalur darat yang berupa tol, wilayah Cirebon juga akan mempunyai Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang direncanakan selesai pada akhir 2017 mendatang.

Selain itu, ada pelabuhan untuk angkutan laut dan wilayah Cirebon berpotensi besar menjadi salah satu tujuan wisata Jabar. Festival Pesona Cirebon diselenggarakan oleh Keraton Kasepuhan Cirebon.

“Sejumlah kegiatan akan kita lakukan selama penyelenggaraan Festival Pesona Cirebon 2016,” kata Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan PRA Arief Natadiningrat, Senin (28/3/2016).

Adapun festival itu akan memperkenalkan tiga tujuan wisata di Cirebon, yaitu Cirebon masa lalu dengan Keraton Kasepuhan dan Taman Air Goa Sunyaragi, Cirebon masa kini, dan wisata pantai.

“Semua potensi Cirebon, mulai dari seni tradisi, kerajinan khas hingga kuliner pun akan ditampilkan di festival tersebut,” jelasnya. 

Arief menambahkan, perwakilan 10 keraton se-Nusantara, dinas pariwisata 30 provinsi, dan 20 duta besar negara yang banyak warganya berkunjung ke Indonesia diundang pada festival itu.

Menurutnya, festival itu juga bertujuan mendukung program pemerintah yang menargetkan 20 juta wisatawan pada 2019 mendatang.

“Pada kurun 2015 hingga 2016, target wisatawan 10 juta orang”. Selain itu, pada festival itu juga akan diluncurkan program Visit Cirebon Year 2018. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Nature

SDM Pariwisata Siap Hadapi MEA

Pariwisata Indonesia akan semakin berkembang sebas SDM di sektor pariwisata siap menghadapi MEA yang akan berdampak positif terhadap kunjungan turs asing, termasuk ke Bali untuk melihat pesona budaya dan destinasi

Airlines

Wisatawan Senang ke JungleLand

Wisatawan Nusantara menikmati JungleLand (Ist) Wisatawan rupanya semakin banyak yang berkunjung ke JungleLand yang terletak di kawasan Sentul City. Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Murni Wisata Ninik Irawan ketika ditemui

Slideshow

ICE Optimistis Indonesia Jadi Wisata Utama Dunia

Presiden Director Deutsche Messe Venue Operations selaku pengelola ICE Aage Hansen (kedua dari kiri) berfoto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi jajaran Kementerian Pariwisata dan manajemen ICE (Ist) Manajemen ICE

Slideshow

Traveling ke Semarang yang Memikat Hati Wisatawan

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana (kemeja abu-abu dan berkaca mata) tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kota Semarang di Kampung Batik Semarang di kawasan Kota Lama Semarang (Ist)

Heritage

Indonesia Dorong Percepatan ASEAN as a Single Destination

Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri 20th Meeting of ASEAN Tourism Ministers bersama dengan para Menteri Pariwisata 10 Negara Anggota ASEAN, sebagai bagian dari ASEAN Tourism Forum (ATF) 2017 (Ist) Tiga

SightSeeing

Turis Australia ke Lombok untuk Menikmati Wisata Bahari

LA Hadi Faishal (Ist) Pesona pariwisata Lombok di Nusa Tenggara Barat, khususnya wisata bahari seakan menarik wisatawan asal Australia. Rupanya wisatawan asal Negeri Kangguru itu menyukai pantai yang ada di