PATA Travel Mart 2016 Incar Turis Tiongkok

prescon PATA Travel Mart 2016

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing ICE Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Messe Venue Operations Aage Hansen (Ist)

Wisatawan mancanegara asal Tiongkok yang sering jalan-jalan keliling dunia dianggap potensial oleh pemerintah sehingga PATA Travel Mart 2016 yang diselenggarakan di ICE di BSD City, Banten akan fokus mengincar wisman Tiongkok. 

Adapun pasar Tiongkok diakui pemerintah potensial sebab populasi masyarakat Negeri Tirai Bambu itu terbanyak di dunia. Hal itu pun dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menjaring wisman China.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka PATA Travel Mart 2016 yang diselenggarakan pada 7-9 September 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD juga akan menyasar buyer dan seller dari Tiongkok serta negara Asia lainnya, seperti Jepang dan Korea Selatan.

Di kalangan turis Asia, Indonesia yang memiliki banyak pulau dan pantai dianggap menarik untuk dijual sebagai paket wisata.

“Indonesia sekarang kan sedang mengarahkan ke China, Jepang, Korsel juga,” ujar President/CEO PATA Chapter Indonesia Poernomo Siswoprasetijo di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Rabu (27/7/2016).

Event pariwisata internasional ini akan dihadiri oleh ratusan buyer dan seller anggota dan noanggota PATA yang merupakan stakeholder pariwisata dari 30 negara.

Poernomo mengemukakan, para buyer dan seller dari Tiongkok dan Jepang sangat agresif untuk promosi wisata. Hal itu menjadi kesempatan baik untuk mengajak buyer dan seller Tiongkok dan Jepang untuk mengajak warga mereka datang berlibur ke Indonesia.

Selain berbisnis dan promosi wisata Indonesia, rencananya para buyer akan diajak famtrip ke sejumlah destinasi sekitar ICE, seperti Banten dan Jakarta.

Tidak menutup kemungkinan bahwa para buyer akan diajak ke destinasi wisata bahari, seperti Tanjung Lesung dan lainnya. “Buyer juga kita akan tawarkan tur di sekitar Banten, yakni Krakatau, Ujung Kulon, dan Tanjung Lesung,” tuturnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Lindy Ann Ikut Ladies Bazaar

  Koleksi batik Lindy Ann (Ist) Wastra tradisional warisan Nusantara, termasuk batik memang harus dijaga. Dan, batik yang telah secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai

Culture

Lombok Bakal Punya Sirkuit F1

Pantai Kuta di Kawasan Mandalika, Lombok (Ist) Pernah nonton balap F1 di Monaco? Sirkuit yang juga menyuguhkan pemandangan indah seperti laut, bukit-bukit, bangunan heritage, ngebut di dalam kota, dengan desain

Slideshow

Kemewahan di Tengah Gemercik Suara Air Terjun

Air Terjun di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah (Ist) Menikmati kemewahan di tengah kota besar, seperti Jakarta tentunya sudah tidak asing bagi sebagian orang yang dapat ditemui dengan beberapa pilihan.

World Heritage

Pemerintah Apresiasi Palu Serius Sambut GMT 2016

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi kepada Palu di Sulawesi Tengah yang serius menyiapkan acara menyambut fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016.

Slideshow

Lombok Kian Terbuka untuk Wisman

Seiring semakin kondusifnya kualitas perekonomian di Nusa Tenggara Barat (NTB) rupanya memberikan dampak positif terhadap arus investasi yang masuk karena mulai banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi disegala bidang. Demikian

Destinations

Kemenpar Sabet Penghargaan Kehumasan di AMH 2018

Guntur Sakti (kedua dari kiri) (Ist) Kementerian  Pariwisata (Kemenpar) menyabet dua penghargaan di ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2018 dalam rangkaian Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2018 yang digelar