Pelaku Bisnis Pariwisata di NTB Apresiasi Arief Yahya

hadi dan cita

LA Hadi Faishal (kiri) bersama aktris Cita Citata (tengah) tengah menanam pohon di d’Praya Lombok Hotel

 

Sebagai daerah yang punya potensi wisata dan menjadi andalan Indonesia dimasa mendatang setelah Bali, Lombok yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB) pantas diprioritaskan menjadi destinasi pariwisata unggulan dan ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Terpadu.

Demikian tanggapan Ketua Dewan Penasihat ASITA NTB LA Hadi Faishal ketika dihubungi patainanews.com, Senin (29/6/2015). “Saya menyampaikan apresiasi terhadap Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mempunyai perhatian untuk pariwisata NTB. Ini adalah wujud komitmen Presiden Jokowi dan Menteri Arief Yahya yang secara terus-menerus memberikan atensi khusus bagi pembangunan dan pengembangan pembangunan sektor pariwisata NTB,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pariwisata mengapresiasi kiprah para Senator Senayan, seperti yang dilakukan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) beserta senator dari NTB yang mendukung Lombok Utara (Bandar Kayangan) dan Mandalika Resort, NTB sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Menindaklanjuti pembicaraan yang pernah dilakukan sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo, DPD RI telah mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak secara komprehensif mengenai langkah-langkah pembangunan Kota Baru Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara dan pengembangan Kawasan Mandalika.

Adapun Bandar Kayangan dan Mandalika Resort memiliki potensi pariwisata serta ekonomi yang luar biasa. “Kawasan ini telah diusulkan menjadi kawasan prioritas pengembangan, namun dalam perkembangannya mengalami beberapa kendala teknis maupun non teknis, seperti lahan dan infrastruktur pendukung yang belum memadai. Karenanya DPD RI menginisiasi untuk memfasilitasi  solusi dengan seluruh pemangku  kepentingan,” ungkap Farouk Muhammad, senator dari NTB yang juga merupakan Wakil Ketua DPD RI.

Hadi yang juga Wakil Ketua PHRI NTB ini menjelaskan bahwa sebagai daerah yang punya potensi geografis strategis dan terletak di wilayah segi tiga emas, NTB kedepan akan menjadi strategis karena menghubungkan wilayah pelayaran menuju Indonesia timur.

Dan, lanjut Hadi, ini sesuai dengan program pemerintahan Jokowi-JK dalam konteks Tol Laut. “Pengembangan Global hub ataupun sea port yang akan mengambil lokasi di Kahyangan Lombok Utara adalah pilihan cerdas dalam pengembangan di wilayah Indonesia Timur, dan lokasi ini berhadapan lansung dengan Selat Lombok, selat yang termasuk selat terdalam dan terderas di dunia,” urainya.

Sedangkan, lanjut Hadi yang juga sebagai General Manager d’Praya Lombok Hotel ini, di Lombok bagian selatan bisa dikembangkan menjadi satu kawasan dengan panorama pantai dan pegunungan yang sangat indah dan tentu menjadi jawaban untuk menghadirkan resort berkelas dunia.

Apalagi, lanjut Hadi, transportasi udara begitu lancar dengan dibangunnya Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) yang bisa didarati pesawat middle body dan pesawat komersial Indonesia lainnya.

Jadi, lanjutnya, ini betul-betul konsep pembangunan yang sangat terintegrasi dengan penyiapan infrastruktur laut darat dan udara. “Pengembangan pembangunan pariwisata di Lombok menjadi sangat mudah karena lokasi dan tanah untuk penataan seluruh jaringan transportasi pun tersedia dan belum terbangun. Kami berharap agar pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan bandar laut Kahyangan dan pembangunan Mandalika Resort serta menambah run way dan apron bandara BIL karena semuanya saling terkait untuk mengangkat kualitas perekonomian masyarakat serta penopang utama fasilitas pembangunan pariwisata lombok NTB,” tuturnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Trinity: The Nekad Traveler Promosikan Pariwisata Lampung

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mendukung hasil karya anak bangsa. Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu mendorong film berjudul Trinity:

Festival

Pemerintah Gencar Promosi Pariwisata Indonesia di Perancis

Promosi pariwisata Indonesia di Perancis (Ist) Promosi Indonesia di September tidak akan berhenti di acara TOP RESA. Mulai 26 hingga 30 September 2016, VITO bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata akan

Nature

Borobudur Perkuat Atraksi Wisata Desa dan Budaya

Candi Borobudur (Ist) Joglosemar dengan ikon Candi Borobudur yang sudah ditetapkan Presiden Jokowi sebagai satu dari 10 Destinasi Prioritas terus melengkapi ekosistem pariwisatanya. Salah satunya adalah memperkuat sisi amenitas, dari

Slideshow

Tingkatkan Infrastruktur, Turis Asing Datang

Falentina Cotton (tengah) (Ist) Pemerintah dinilai perlu meningkatkan kualitas infrastruktur yang menunjang pariwisata Indonesia sehingga wisatawan asing, termasuk turis dari Tiongkok akan semakin tertarik datang ke negeri ini untuk berlibur.

Tourism

Pelindo III Dukung Pengembangan Pariwisata Joglosemar

Sinergi BUMN dukung pengembangan Joglosemar (Ist) Dua belas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) di hadapan Menteri BUMN Rini Soemarno di Prambanan,

Destinations

‘Berharap Dukungan Menteri Pariwisata dalam International Expo Coffee’

Dukungan Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) dibutuhkan untuk pengembangan wisata kopi dan dalam ajang internasional (Ist) Dukungan Menteri Pariwisata Arief Yahya tak bisa dipungkiri sangat berarti sehingga sangat