Pelindo III Apresiasi Masyarakat Banyuwangi Sambut Baik Marina di Pantai Boom

dirut pelindo 3

Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto (Ist)

Manajemen PT Pelindo III memberikan apresiasi kepada masyarakat Banyuwangi yang menyambut baik kerja sama pemerintah kabuputen Banyuwangi dan PT Pelindo III yang akan membangun marina di Pantai Boom.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto ketika dihubungi patainanews.com hari ini (18/9/2015). “Ya, kalau didukung pasti senang sekaligus juga beban agar proyek tersebut benar-benar bisa bermanfaat buat masyarakat Banyuwangi khususnya dan Indonesia pada umumnya,” urainya.

Adapun Komunitas Peduli Pariwisata Kabupaten Banyuwangi (KOPIWANGI) menilai adanya marina di Pantai Boom Banyuwangi yang direncanakan mulai beroperasi pada 2017 mendatang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk turis asing ke kabupaten yang disebut the Sunrise of Java ini sehingga bisa berdampak positif terhadap warga setempat, yakni ada perputaran ekonomi dari turis ke masyarakat.

Ach Haris Efendy, Ketua KOPIWANGI menjelaskan hal tersebut ketika dihubungi patainanews,com, Kamis (17/9/2015). “Menurut kami bagus juga, akan banyak kelemahan dan juga kelebihan,” katanya.

Haris menuturkan bahwa kelebihannya, disini akan ada turis serta ada perputaran ekonomi dari turis ke masyarakat. “Jadi, turis asing akan semakin banyak yang datang ke Banyuwangi dan ekonomi masyarakat akan meningkat seiring kunjungan turis asing ke Banyuwangi,” paparnya.

Sementara kelemahannya adalah jika masyarakat Banyuwangi belum siap penuh, akan ada pihak-pihak luar, bisa dari luar daerah maupun luar negeri yang mengambil keuntungan dari adanya pelabuhan ini.

Namun, lanjutnya sepertinya kelebihan lebih besar dari kelemahan. Jadi, menurut saya bagus lah ada pelabuhan marina. Seperti diketahui, Banyuwangi akan memiliki marina berkelas internasional lantaran pembangunan marina di kabupaten yang letaknya di Jawa Timur ini mengacu sejumlah marina di dunia, termasuk Marina Port Vell Yacht Club, Barcelona dan Yacht Club de Monaco, Monaco.

Keseriusan itu dilakukan manajemen PT Pellindo III yang menginvestasikan Rp200 miliar untuk membangun marina di kabupaten yang letaknya di ujung timur Jawa ini.

Djarwo menjelaskan bahwa dua marina itu adalah referensi untuk rencana marina di Banyuwangi. “Implementasi di Banyuwangi dibuat bertahap dengan mengakomodasi budaya lokal dan pertumbuhan pasar,” ucapnya.

Djarwo mengatakan, dermaga yang dibangun juga difasilitasi pendukung untuk yacht. “Nanti akan dibangun secara bertahap,” ujarnya. Adapun kawasan Pantai Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan.

Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi. Pada tahun ini rencananya akan dimulai dengan pendalaman kolam untuk marina, pembuatan dinding penahan tanah serta penataan lahan untuk kawasan wisata.

Dan, tahun depan pembangunan akan dikembangkan pada pulau kecil yang ada di kawasan Pantai Boom Banyuwangi. “Untuk tahun depan resort dan marina di pulau kecil yang berada di tengah Pantai Boom akan dibangun. Ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun 2017,” kata Djarwo.

Ia juga merencanakan akan menggelar Fremantle to Banyuwangi Yacht Race & Rally pada 2017 mendatang dengan Banyuwangi sebagai tuan rumah. “Nanti akan ada 200 kapal pesiar dari berbagai negara yang akan datang di Banyuwangi,” ujarnya.

Proses pembangunan marina ini, Pelindo III melakukan komparasi kajian dengan studi banding konsep beberapa marina yang ada di dunia. Diantaranya Marina Port Vell Yacht Club, Barcelona dan Yacht Club de Monaco, Monaco.

Pembangunan marina juga akan melibatkan arsitek nasional, Ahmad Juhara. Dalam master plan pembagian kawasan tersebut akan dibagi atas zona marina, zona residensial dan zona rekreasi.

Untuk zona marina akan dilakukan di kawasan bagian barat seluas 9,6 hektar dengan luas kolam 4,75 hektar yang mampu menampung ratusan kapal pesiar. Marina ini juga akan dilengkapi shipyard dry berth eluas 2,3 hektar yang mampu menampung 75 yacht.

Zona marina juga dilengkapi repair and maintenance area, marina lounge dan hotel. Sedangkan zona residensial terdiri atas resort and villas serta zona rekreasi antara lain terdiri atas hidroponic farmland and aqua culture, visitor and education centre, camp ground, swimming and fishing pool, camp ground, kawasan retail, horse riding and restaurant, one day cruises, trekking area, promenade, landmark bridge. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Destinations

Bukittinggi yang Instagramable

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat terlihat serius mempromosikan kota kelahiran Sang Proklamator Bung Hatta sebagai destinasi wisata yang menarik yang ada di Sumbar untuk dikunjungi wisatawan

SightSeeing

Harmoni Budaya di Pagar Nusantara dalam Festival Danau Sentani 2017

Suasana jumpa pers Festival Danau Sentani 2017 (Ist) Festival Danau Sentani (FDS) 2017 kembali digelar di kawasan wisata Khalkhote, Sentani Timur, Papua pada 19 hingga 23 Juni mendatang. Penyelenggaraan festival

World Heritage

Pemerintah Sambut INACEB untuk Kembangkan MICE

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dilantiknya Dewan Pengurus Indonesia Convention & Exhibition Bureau (INACEB) periode 2015-2020. Adapun INACEB akan menjadi mitra pemerintah dalam

SightSeeing

Malindo Air Terbang ke Danau Toba

Malindo Air (Ist) Malindo Air akan memulai layanan terbarunya langsung dari pusat kota, melalui Bandar Udara Internasional Subang Skypark, Malaysia ke Bandar Udara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara mulai

Cuisine

patainanews.com Mengucapkan Dirgahayu HUT RI ke-72

Manajemen, Staf dan Redaksi patainanews.com mengucapkan Dirgahayu HUT RI ke-72. Semoga pariwisata Indonesia semakin dikenal di mancanegara dan sebagai leading sector pembangunan nasional bisa mensejahterakan masyarakat negeri ini

All About Indonesia

Cesbbi Semakin Eksis ke Malaysia

Cessbi (Ist) Traveling ternyata bisa menciptakan peluang bisnis. Ya, bermula dari suka traveling bersama keluarga keliling berbagai destinasi wisata di Indonesia menimbulkan ide bisnis bagi Ayu Hermanu. Sosok satu ini