Pelindo III Bukber dengan Yatim Piatu

bukber pelindo III

Anak yatim yang ikut bukber dengan manajemen PT Pelindo III (Ist)

Manajemen BUMN kepelabuhanan, PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III mengundang tak kurang dari 100 anak yatim piatu dan dhuafa untuk berbuka puasa bersama di Rumah Gadang Gebu Minang, Surabaya, Senin (27/6/2016).

Aksi sosial di bulan Ramadan yang bertajuk ‘Indahnya Keberagaman dalam Kebersamaan’ tersebut diselenggarakan dengan menggandeng Laznas LMI.

Pada kesempatan itu Pelindo III juga mengundang puluhan jurnalis dari berbagai media massa yang bertugas liputan di Surabaya dan sekitarnya.

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo III Toto Heliyanto mengungkapkan rasa bahagianya karena Pelindo III dapat memiliki momen Ramadan berbuka puasa bersama anak yatim piatu dan dhuafa sekaligus para jurnalis Surabaya.

“Di sela kesibukan aktivitas pelayanan logistik kepada pengguna jasa dan para penumpang kapal laut yang memuncak jelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H ini, insan Pelindo III bersyukur dapat memiliki kesempatan bersilaturahmi elemen masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kami juga senang bisa beramah-tamah dengan para wartawan yang setiap hari telah mendukung Pelindo III dengan  mengabarkan kemajuan bisnis maritim Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (28/6/2016).

Pada acara yang penuh nuansa keceriaan tersebut diisi dengan aktivitas Islami, seperti uji hafalan Al-Quran para anak binaan Laznas LMI.

Acara juga semakin meriah dengan kehadiran Cak Gentong yang mendongengkan kisah inspiratif dengan kreatif, sehingga membuat anak-anak dapat meresapi makna luhur cerita yang disampaikan dengan baik.

“Pada kesempatan ini, Pelindo III bersama para wartawan Surabaya juga menyampaikan kado Ramadan untuk anak-anak yatim piatu dan dhuafa, berupa paket pendidikan, mulai dari tas, buku, serta alat tulis agar anak-anak semakin semangat belajarnya,” kata Toto Heliyanto.

Dirut Laznas LMI Agung Heru Setiawan, ditempat terpisah juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Pelindo III dan para awak media massa yang telah ikut bersama bersilaturahmi bersama anak yatim piatu dan dhuafa binaan Laznas LMI.

Selalu ada energi semangat berbagi dari setiap kerja sama Pelindo III bersama kami. Semoga sinergi kebaikan ini bisa terus dikembangkan dalam berbagai bentuk, tidak hanya bidang pendidikan, namun juga bisa dari bidang kesehatan, ekonomi, sampai kemanusiaan,” ungkapnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Berharap Pentahelix Dukung Menteri Pariwisata Majukan Pariwisata Indonesia

Adji Gunawan, Direktur Utama JAS Airport Services tengah memberikan sambutan peluncuran 5 armada bus apron lower deck di Bandara Soekarno-Hatta Direktur Utama PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Adji Gunawan memberikan

Slideshow

Toleransi di Indonesia Sudah Teruji

Tito Hananta Kusuma (Ist) Toleransi di negeri ini sudah teruji sebab sudah sejak lama Indonesia yang beragam mampu hidup bersama dalam NKRI. Pengacara RM Tito Hananta Kusuma sebagai salah satu

Airlines

Morotai Bakal Ngetop di TV Prancis

Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) ketika meluncurkan Wonderful Morotai 2016 (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memang memproyeksikan untuk memperkokoh 3A di destinasi Manado dulu, yakni menyentuh Atraksi, Akses

Slideshow

EL JOHN Pageants Gelar The Supermodel Indonesia 2017

Audisi The Supermodel Indonesia 2017 (Ist) Di awal tahun 2017 , EL JOHN Pageants kembali menggelar event. Audisi pemilihan The Supermodel Indonesia 2017 ini dihelat untuk menjaring model-model berbakat, untuk

Slideshow

2017, Fremantle to Banyuwangi Yacht Race & Rally

Djarwo Surjanto (Ist) Manajemen PT Pelindo III merencanakan pada 2017 mendatang menggelar Fremantle to Banyuwangi Yacht Race & Rally. Event dua tahunan ini bertujuan menunjang wisata bahari di Bali. Demikian

SightSeeing

‘Bangun Hotel Harus Ada Tourist Attractions’

logo PATA (Ist) Destinasi wisata di Indonesia memang beragam. Dan, berbagai destinasi wisata yang diminati wisatawan mancanegara itu tersebar di Nusantara sehingga ketika turis asing menghabiskan waktu berkunjung ke dstinasi