Pelindo III Konsisten Perhatikan Keselamatan Kerja

pakde karwo

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo III Toto Heli Yanto (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (tengah) (Ist)

BUMN operator pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III diganjar dua penghargaan atas konsistensinya dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerjanya.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyerahkan penghargaan tersebut di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (30/3/2016). “Dua penghargaan yang kami terima ini untuk penerapan SMK3 di Kantor Pusat Pelindo III Surabaya dan di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya diterapkan oleh Pelindo III di lini operasional saja seperti di terminal pelabuhan, tapi juga di lingkungan kantor,” ujar Direktur SDM dan Umum PT Pelindo III Toto Heli Yanto di sela acara.

Ia mengatakan, Pelindo III melihat aspek K3 sebagai hal yang sama penting dengan fungsi bisnis dan operasional di setiap lingkungan kerjanya. “Penerapan SMK3 tidak hanya untuk menjamin keselamatan para pekerja dari setiap institusi yang ada pelabuhan, tetapi juga untuk meminimalisasi seoptimal mungkin dampak kegiatan operasional terhadap lingkungan,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (30/3/2016).

Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh General Manajer Pelindo III Cabang Tanjung Wangi Bangun Swastanto di acara tersebut. Penerapan SMK3 di Pelabuhan Tanjung Wangi dilaksanakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Untuk menjaga keselamatan kerja diterapkan dalam SOP (prosedur operasional yang standar), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan penerapan budaya perusahaan Pelindo III, customer focus, care, andintegrity.

“Terhadap penerapan SMK3 tersebut juga yang dilakukan surveillance audit setiap tahunnya oleh lembaga sertifikasi independen. Dengan konsistensi penerapan tersebut, salah satu manfaatnya ialah selama empat tahun terakhir tidak pernah terjadi kecelakaan kerja di Pelabuhan Tanjung Wangi,” ungkap Bangun Swastanto.

Daya Saing Bangsa

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Sukardo dalam laporannya kepada Gubernur Jatim menyebutkan, adanya ajang penghargaan tersebut untuk lebih membudayakan K3 di seluruh perusahaan di Jatim, pada khususnya.

pakde karwo 2

Gubernur Jatim Soekarwo dalam penghargaan K3 (Ist)

“Agar tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas kerja, seiring usaha peningkatan daya saing bangsa dalam menghadapi era pasar bebas,” ujarnya.

Gubernur Jatim Soekarwo dalam sambutannya mengatakan, Indonesia perlu segera berubah untuk memperkuat daya saing industrinya agar tidak terjebak menjadi middle income country terus-menerus sehingga dapat menjadi salah satu dari 20 negara dengan PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar di dunia.

“Oleh karena itu, peran pemimpin perusahaan penting utk menjadikan perusahaannya berjalan efisien. Perusahaan menjadi bagus jika produktivitasnya bagus, yang salah satunya ditentukan oleh kualitas SDM, salah satunya dengan menerapkan K3 sehingga tecapai kondisi zero accident,” terang gubernur yang akrab disapa Pakdhe Karwo tersebut.

Lebih lanjut ia memaparkan, Surabaya adalah hub untuk sekitar 120 juta penduduk di Indonesia. Barang produk Jatim yang keluar ke provinsi-provinsi lain bernilai ratusan triliun, dan barang masuk pun juga besar.

Mayoritas dari konsumen produk tersebut merupakan pekerja atau SDM dari berbagai lapangan kerja yang memiliki purchasing power sangat tinggi. “SDM inilah yang harus dijaga konsumsinya, salah satunya dengan menjaga keselamatan kerja mereka. Bupati dan walikota sebagai pembina K3 harus mengawal dan juga para CEO perusahaan harus menjaga SDM-nya agar produktivitasnya tetap tinggi,” jelasnya.

Pada ajang penghargaan K3 Tahun 2016 tersebut, diberikan kepada 10 bupati dan wali kota pembina K3, yakni Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Tuban, Surabaya, Bojonegoro, Lamongan, Blitar, Madiun, dan Mojokerto.

Selain itu ada 344 perusahaan penerima penghargaan zero accident dan 56 perusahaan penerima penghargaan penerapan SMK3. “Penghargaan ini agar dapat memotivasi pembina K3 untuk mendorong perusahaan-perusahaan lain agar menduplikasi dan mengaplikasikan capaian perusahaan yang ada di sini ke lingkungan kerjanya sehingga K3 semakin membudaya,” tegas Soekarwo. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Hotel

Status Gunung Agung Tetap, Bandara Ngurah Rai Normal

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama wisaawan mancanegara di Bali (Ist) Pulau Dewata, Bali masih tetap aman meski ada aktivitas Gunung Agung yang sempat mengeluarkan abu hitam, Selasa, 21 November 2017.

SightSeeing

Kemenpar Promosikan Surfing International Krui Pro 2017 Lampung Selatan

Wisatawan menikmati surfing di Indonesia (Ist) Kementerian Pariwisata memperkenalkan spot baru surfing yang terhitung world class di Lampung Selatan. Persisnya di Kabupaten Pesisir Barat, Kawasan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir

Destinations

Tanjung Lesung akan Dicontoh Takalar

Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung (Ist) Detinasi wisata di Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten dianggap bisa menjadi contoh yang tepat bagi pemerintah kabupaten Takalar yang ada di Sulawesi Selatan sebagai

Culture

Pentingnya Sinergi Pentahelix Majukan Pariwisata Indonesia

Peserta Munas GIPI (Ist) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) I GIPI 2016 dengan tema ‘Penguatan Organisasi GIPI dalam Kolaborasi Pentahelix untuk Mencapai Target Kunjungan 20 Juta

Travel Operator

‘Aceh Harus Rebut Best Halal Destination 2016’

Menteri Pariwisata Arief Yahya menghadiri dan melakukan launching pagelaran Aceh Internasional Rapa’i Festival bertempat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji Reza Pahlevi,

SightSeeing

Kunjungan Presiden Jokowi ke Lombok Percepat Recovery Pariwisata

Presiden Jokowi dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang di Lombok (Ist) Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja yang mengunjungi korban gempa di Lombok, Nusa Tengara Barat,