Pelindo III Paparkan Dunia Kemaritiman di Unpad

pelindo 3 di unpad

PT Pelindo III di Universitas Padjajaran (Unpad) (Ist)

PT Pelabuhan Indonesia III melibatkan institusi pendidikan guna mengenalkan dunia kepelabuhanan dan maritim kepada generasi penerus bangsa. 

BUMN kepelabuhanan tersebut memilih perguruan tinggi dan mahasiswa sebagai sasaran penyampaian informasi melalui kegiatan bertajuk Pelindo III Goes to Campus

Sebelumnya kegiatan serupa pada tahun 2016 telah dilaksanakan pada beberapa universitas di wilayah kerja Pelindo III seperti Provinsi Jatim diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jateng di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Diponegoro (UNDIP), Bali di Udayana dan NTT di Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Universitas Kristen Artha Wacana.

Namun, PT Pelindo III Goes to Campus kali ini diadakan di luar wilayah pengelolaan pelabuhan Pelindo III, yaitu Jawa Barat tepatnya di Universitas Padjajaran (Unpad) pada (8/12/2016).

Hal itu dikarenakan Dirut Pelindo III Orias Petrus Moedak merupakan alumnus Universitas Padjajaran. Wakil Dekan Bidang Akademik Kemahasiswaan Inovasi dan Kerja Sama Moh Fahmi, SE, MT PhD dalam sambutannya sangat mengapresiasi langkah Pelindo III yang melibatkan perguruan tinggi dan mahasiswa dalam menyampaikan informasi dan pengetahuan. 

Perusahaan seperti Pelindo III dianggap sebagai sumber pengetahuan karena dalam pelaksanaan tentang kemaritiman dan kepelabuhanan di lapangan pasti ada yang berbeda dari yang disampaikan di dalam perkuliahan.

“Mahasiswa bisa berinteraksi dan bertanya langsung dengan pelaku dibidang industri kepelabuhanan. Informasi tersebut bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi mereka,” tuturnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu.

“Pemilihan perguruan tinggi dan mahasiswa sebagai sasaran penyampaian informasi tak lepas dari perannya dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Informasi terbaru seputar kepelabuhanan dan dunia maritim diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu dan pengetahuan,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan menambahkan, pelaksanaan Pelindo III Goes to Campus dilatarbelakangi oleh program tol laut yang digagas pemerintahan Jokowi-JK. 

Pelindo III sebagai BUMN kepelabuhanan memiliki peranan dalam menyukseskan program tersebut. Serangkaian program pengembangan pelabuhan di wilayah Pelindo III masuk dalam masterplan program tol laut tersebut.

“Kami juga menginformasikan mengenai tatanan kepelabuhanan dan tantangan dunia maritim kedepan. Seperti konsep pelabuhan ramah lingkungan dan teknologi peralatan kepelabuhanan,” tambah Yon.

Pada kegiatan seminar kemaritiman tersebut diisi oleh Direktur Utama Pelindo III Orias Petrus Moedak. Ia memaparkan, secara keseluruhan Pelindo III mulai dari kondisi eksisting dan kondisi peningkatan fasilitas yang telah dilakukan diantaranya pembuatan sistem Polder di Tanjung Emas, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara di Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal LNG di Benoa dan Terminal Teluk Lamong.

Selain itu Pelindo III terus melakukan perbaikan layanan dengan rencana membangun sebelas terminal penumpang di sebelas pelabuhannya meliputi Waingapu, Bima, Ende, Ippi, Kalabahi, Maumere, Batulicin, Kupang, Kumai, Sampit dan Lembar.

“Beberapa pengembangan juga dilakukan Pelindo III melalui pembangunan Terminal Gili Mas Marina Lombok dan Boom Marina Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan pada kapal pesiar agar bisa sandar di pulau destinasi favorit pariwisata tersebut semakin besar ukuran kapal dan semakin meningkat jumlah kunjungannya. Selain itu Pelabuhan Tegal, Bima, Labuan Bajo, Reo, Badas, Wini dan Atapupu juga akan dilakukan pengembangan untuk meningkatkan kelancaran logistik sehingga mendorong geliat perekonomian kawasan sekitarnya,” tutur Orias.

Orias juga memberikan semangat melalui motivasi kepada para generasi muda untuk selalu berprestasi dan memanfaatkan semua peluang selama menuntut ilmu di universitas baik melalui kegiatan pembelajaran kuliah maupun keorganisasian demi memperdalam keilmuan dan pengalaman.

“Tiga hal yang harus dilakukan agar bisa meraih impian dan cita-cita yaitu know yourself, be yourself, do your best,” pungkasnya. Selain itu, serangkaian kegiatan juga disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Pelindo III Goes to Campus, diantaranya pembagian doorprize untuk partisipan seminar dengan menjawab pertanyaan seputar kemaritiman melalui aplikasionline yang telah disiapkan oleh panitia dan pemberian hibah bina lingkungan berupa bantuan sarana pendidikan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

World Heritage

Rush TRCI ‘Ngumpul’ di Tanjung Lesung

Berita Foto: Ini merupakan rangkaian acara Rush TRCI pada 7 April hingga 8 April 2018 di Tanjung Lesung, Banten. Kegiatan ini dilakukan Toyota Rush Club Indonesia se-Tangerang Raya (Gabriel Bobby/Ist)

Nature

Pemerintah Bangun Infrastruktur Pariwisata Kawasan Taman Nasional Banyuwangi

Tari Gandrung khas Banyuwangi (Ist) Pemerintah segera memulai pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata di kawasan taman nasional yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Selepas kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti

Hotel

Sate Kerbau, Simbol Toleransi di Kudus

Sate Kerbau (Ist) Mendengar kata Sate mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Kuliner satu ini dapat ditemui di seluruh penjuru Nusantara. Namun, jika mendengar Sate Kerbau, tentu

Nature

Pangeran Albert II Monaco Puji Wonderful Indonesia

Country branding Wonderful Indonesia (Ist) Pamor Wonderful Indonesia bukan saja nyaring di kota-kota penyelenggara Travel Mart di dunia. Kerajaan kecil dengan penduduk super kaya dan bergaya hidup elegan seperti Monaco

SightSeeing

Menyusuri Hutan Meranti di Kotabaru

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo berpose di Wahana Hutan Meranti Kotabaru Pesona wisata di Kotabaru, Kalimantan Selatan ternyata beragam. Tak hanya wisata bahari sebab kabupaten ini juga memiliki wisata

World Heritage

Bandeng Rorod, Kuliner Khas Bekasi

Yesi Herawati, owner Bandeng Rorod Mpok Omah Bandeng rupanya tak hanya identik dengan Semarang di Jawa Tengah sebab Bekasi, Jawa Barat juga punya Bandeng. Ya, di Bekasi ada Bandeng Rorod.