Pelindo III Peduli Sesama di Pelabuhan Tanjung Perak

Sembako_3

Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III tak melulu mengejar profit lantaran kembali membagikan paket sembako gratis kepada masyarakat.

Kali ini, paket sembako gratis tersebut diberikan kepada para petugas kebersihan dan kaum dhuafa di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Tak kurang dari 1.200 paket sembako berisikan barang kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan beberapa kebutuhan lainnya.

Direktur Utama Pelindo III Orias Petrus Moedak mengatakan, kebersihan dan keteraturan di Pelabuhan Tanjung Perak selama ini tercipta berkat kerja keras para pekerja kebersihan, baik di darat maupun di perairan.

Kebersihan dan keteraturan lingkungan pelabuhan mencerminkan pengelolaan yang baik dari pihak operator terminal. “Para pekerja ini ada namun keberadaannya jarang terlihat oleh mereka-mereka yang selama ini bekerja dan keluar masuk pelabuhan,” katanya dalam press release yang diterima patainanews.com, Senin (27/6/2016).

Kesempatan bertemu langsung dengan Direktur Utama Pelindo III dimanfaatkan sebagian pekerja untuk mengungkapkan beberapa hal.

Salah satunya Muhtar, petugas kebersihan yang bertugas di area Terminal Nilam. Muhtar mengeluhkan tentang keberadaan truk pengangkut sampah yang dinilainya kurang memadai.

”Kami meminta armada truk sampah ditambah.  Yang saat ini ada kalau rusak perbaikannya lama.  Kami jadi sulit mengangkut sampah,” katanya.

Menanggapi keluhan Muhtar, Orias mengatakan akan segera memenuhi kebutuhan truk pengangkut sampah tersebut. Ketua Panitia Pembagian Sembako Sudarman mengatakan bahwa kegiatan pembagian sembako gratis bagi buruh kasar di Pelabuhan Tanjung Perak sudah memasuki tahun kesebelas.

Menurutnya, selain petugas kebersihan, sembako tersebut untuk petugas kepil, petugas taman, tukang becak, dan dhuafa. ”Takmir Masjid Baitul Hakam yang ada di lingkungan kantor Pelindo III juga kami berikan paket sembako tersebut,” terangnya.

Paket sembako yang dibagikan berisi beras 2,5kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, Sirup,mie instan 6 bungkus, biskuit, teh melup, minuman instan, dan permen.

Sebelumnya, Pelindo III melakukan kegiatan penjualan sembako murah di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah.  Sejumlah 1.400 paket sembako berisikan 10 kg beras, 2 liter minyak goring, dan 2 kg gula pasir dijual kepada masyarakat seharga Rp25.000.

Uang hasil penjualan sembako murah tersebut disumbangkan ke tempat-tempat ibadah di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Slideshow

Korsel Serius Investasi di Tanjung Lesung

Wisatawan bisa diiving di Tanjung Lesung (Ist) Tidak sia-sia Menteri Pariwisata Arief Yahya one on one meeting tanpa jeda dengan delapan perusahaan di Seoul, Korea Selatan (Korsel) Jumat (3/6/2016) lantaran

Tourism

Memotret Kota Lama Semarang

General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana (kemeja abu-abu dan berkaca mata) tampak serius mendengarkan penjelasan mengenai sejarah kota Semarang di Kampung Batik Semarang di kawasan Kota Lama Semarang (Ist)

World Heritage

Wonderful Indonesia Mejeng di Russia 2018

Wonderful Indonesia promosi di Russia 2018 (Ist) Kementerian Pariwisata memanfaatkan momentum Piala Dunia 2018 untuk semakin menggaungkan Wonderful Indonesia di mata dunia. Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, olahraga sepak bola

Investments

Jababeka Gandeng Zoomy Bidik Bisnis TI

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja Sidarta Darmono (Ist) PT Jababeka bekerja sama dengan Zoomy, konten platform dan periklanan digital berbasis Smart Wi-fi Router mengadakan event Business to Business (B2B)

Heritage

Batik Lindy Ann Tampil dalam Fashion Show Sahid J Walk

Batik Lindy Ann (Ist) Batik Lindy Ann memastikan tampil dalam pembukaan fashion show Sahid Jogja Walk atau yang biasa disebut Sahid J Walk yang akan digelar di Yogyakarta pada Desember

Tour Package

Pemerintah Pilih Sumsel Role Model Sport Tourism Nasional

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memilih Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai role model destinasi sport tourism di Indonesia. Arief Yahya sepakat menjadikan Sungai Musi sebagai ikon