Pemandu Wisata Selam di Manado Dilatih Layani Wisatawan

Pemandu wisata selam di Manado (Ist)

Sejumlah pemandu wisata selam di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), diberi pelatihan khusus untuk memperluas pemahaman sekaligus peningkatan kompetensi sehingga pelayanan kepada wisatawan semakin baik.

Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ratna Suranti saat kegiatan Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Bagi Pemandu Wisata Selam di Kampus Politeknik Negeri Manado, Sabtu (13/7/2019) mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan pelatihan tersebut bertujuan agar pemandu wisata yang memiliki kompetensi dan skill dalam tugasnya sebagai pemandu yg handal dan profesional dalam Rescue Diver dan P3K.

“Pelatihan ini merupakan program Kemenpar yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia lokal, secara khusus pelaku usaha wisata,” kata Ratna Suranti dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (15/7/2019). Menurut Ratna, pelatihan bagi para pemandu selam ini untuk meningkatkan kemampuan menjadi pemandu selam sehingga bisa melayani wisatawan dengan baik.

“Kami berharap masyarakat lokal pemandu selam yang mengikuti pelatihan ini mengikutinya dengan baik hingga selesai sehingga ilmu yang didapat bermanfaat dalam bekerja,” ujarnya.

Kegiatan kali ini dihadiri 25 orang yang terdiri dari utusan Dive Resort, mahasiswa, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dwisuryo Indroyono Soesilo, Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat (ISKU), Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerja sama Polteknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, serta organisasi selam lainnya.

Ratna menyampaikan bahwa sumber daya masyarakat lokal harus ditingkatkan terutama yang menekuni usaha jasa wisata agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

“SDM yang andal dari kalangan masyarakat lokal diharapkan juga dapat mengelola sumber alam Raja Ampat yang begitu luar biasa agar tetap berkelanjutan dan juga bisa memberikan manfaat ekonomi untuk peningkatan taraf hidup,” katanya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

All About Indonesia

Generasi Muda, Modal Indonesia Hadapi MEA

Yossy (Ist) Generasi muda negeri ini dinilai menjadi modal berharga Indonesia untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). “Ada beberapa dampak dari konsekuensi MEA, yakni dampak aliran bebas barang bagi negara-negara

World Heritage

Menuju World Heritage Site Kota Tua

Kota Tua (Ist) Membereskan kawasan Kota Tua memang tidak mudah, tak semudah yang dibayangkan. Apalagi Kota Tua tengah menuju World Heritage Site. Kendati demikian, revitalisasi kawasan sejarah ini tetap berjalan

Investments

Kadin Apresiasi FPMDI

Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (Ist) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan menyiapkan sinergitas dengan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) menyusul hasil musyawarah dan mufakat Forum yang

Culture

Perlu Sentuhan Personal dalam Pariwisata

Presiden Direktur PT JAS Adji Gunawan (Ist) Wisatawan mancanegara yang selama ini berkunjung ke Indonesia untuk menikmati pariwisata dan budaya negeri ini memang beragam. Turis asing yang datang ke Tanah

World Heritage

‘Kunjungan Menteri Arief ke Tiongkok Sudah Benar’

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kunjungan Menteri Pariwisata Arief Yahya ke China pada awal tahun ini dinilai tepat sebab mempromosikan pariwisata Indonesia di Tiongkok sehingga bisa berdampak positif terhadap kedatangan

Festival

Wisatawan Australia Minta Promosi Lombok di Australia Gencar

Yana (baju hitam) dan Emily dua gadis asal Melbourne, Australia didampingi LA Hadi Faishal, General Manager d’Praya Lombok Hotel (berdiri) yang sangat kagum dengan strategi ‘Wonderful Indonesia’ dibawah pimpinan Menteri