Pembantu Mudik? Menginap di Hotel

Hotel Sofyan (Ist)

Hari Raya kemenangan Idul Fitri 1439 H segera tiba. Momen ini dimanfaatkan bagi umat Islam untuk tradisi mudik, tak terkecuali para asisten rumah tangga. Bagi warga asli Jakarta yang tidak mudik, ditinggal pembatu tentunya akan sangat merepotkan.

Menginap di hotel bisa menjadi keputusan bijak saat Lebaran 2018.  Namun ada beberapa pertimbangan saat memutuskan hotel mana yang akan dipilih saat libur Lebaran tahun ini. Sofyan Hotel Cut Meutia bisa menjadi salah satu pilihan bagi keluarga untuk menghabiskan libur Lebaran 2018 sambil menunggu pembantu pulang ke Jakarta.

Pemilihan lokasi strategis sangat berpengaruh untuk mengisi libur Lebaran keluarga. Sofyan Hotel Cut Meutia yang berada di pusat kota Jakarta memiliki nilai positif. Saat Idul Fitri 1 Syawal 1439 H tiba, keluarga bisa Salat Id di Masjid Istiqlal atau di Masjid Cut Meutia.

Adapun Sofyan Hotel Cut Meutia dekat dengan Masjid Cut Meutia, salah satu masjid dengan bangunan heritage zaman kolonial. Bangunan masjid ini dibangun oleh arsitek Belanda pada masanya. Siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (12/6/2018) menulis, tidak sedikit keluarga dan kerabat yang mengunjungi Jakarta pada Hari Raya Idul Fitri melalui Stasiun Gambir yang merupakan salah satu gerbang masuk Jakarta.

Selama libur Lebaran 2018, keluarga bisa mengunjungi Pekan Raya Jakarta yang merupakan ajang tahunan bazar produk, hiburan, dan belanja yang digelar selama lebih kurang satu bulan di JIEXPO Kemayoran. Menu opor ayam dan ketupat sayur tentu tidak lepas dari perayaan Lebaran selama ini.

Salah satu alasan menginap di Sofyan Hotel menyenangkan lantaran keluarga tidak repot menyiapkan hidangan Lebaran tahun ini karena Sofyan Hotel Cut Meutia siap melayani santap keluarga. Selain opor ayam dan ketupat sayur, Sofyan Hotel Cut Meutia juga menyediakan beragam menu khas Nusantara, seperti sop buntut, tongseng, rawon.

Soal keamanan dan kualitas jangan diragukan, restoran di Sofyan Hotel Cut Meuta sudah mendapat sertifikat halal dari LPPOM MUI. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Slideshow

Korban Narkoba Direhabilitasi

Heri Wijaya (kiri) bersama Irjen Pol Dunan, Deputi PSM BNN RI (Ist) AIPKON (Advokat Indonesia Peduli Korban Narkoba) menyatakan komitmen akan bekerja secara masif dan secara maksimal untuk ikut membantu

World Heritage

‘PATA Indonesia Chapter dan STP Bandung itu Pentahelix’

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo dan  Dwiesty Dyah Utami, Sekretaris Program Studi Industri Perjalanan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung foto bersama dengan mahasiswa STP Bandung Mahasiwa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung,

Tour Package

Pertapaan Karmel Lembang, Pentingnya Bertemu Sang Pencipta Ketika Berlibur

Gua Maria Karmel (youtube) Indonesia memang dikenal kaya akan beragam potensi wisata yang tersebar di Nusantara. Bahkan, ketika tengah berlibur, sejumlah wisatawan pun masih menyempatkan diri untuk bertemu dengan Sang

Indonesiaku

Nur Mahmudi Didukung Pengacara Spesialis Korupsi

Forum advokat spesialis (Ist) Dua orang pria yang mengaku dari forum advokat spesialis tindak pidana korupsi mendatangi kediaman mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail di Perumahan Griya Tugu Asri,

Heritage

Enaknya Jagung Rebus Terasi Takalar

Ilustrasi Sarabba, sejenis wedang Jahe khas Takalar (Ist) Kabupaten Takalar memiliki beragam potensi wisata kuliner yang beda dengan destinasi lainnya di Indonesia. Pemerintah kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan ini

Cuisine

September akan Ada IPOS Goes to Jababeka

Rizky Handayani, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar (Ist) Rizky Handayani, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar diketahui hadir sebagai narasumber pembicara dalam Indonesia Professional Organizer Society (IPOS)