Pemerintah Ajak Swiss Bangun Sekolah Pariwisata di Lombok

di Lombok

Wisatawan mancanegara melintas di kawasan Pantai Kuta Lombok 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta bantuan pemerintah Swiss untuk membangun sekolah pariwisata.

“Kami ingin minta tolong kepada pemerintah Swiss untuk bangun hotel institute di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kita perlu bantuan tenaga ahli, pengajar dari Swiss untuk ajarkan kita melayani turis di hotel dan daerah wisata,” kata Rizal seusai pertemuan dengan Wakil Presiden Swiss Doris Leuthard di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Rizal menjelaskan, pemerintah Indonesia tengah giat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara agar bisa mencapai target 20 juta turis asing pada 2019 mendatang.

Namun, untuk memfasilitasi para turis tersebut dibutuhkan tenaga perhotelan dan pariwisata yang baik. “Di masa lalu, pemerintah Swiss membantu pemerintah Indonesia untuk membangun dua sekolah pariwisata di Bandung. (Siswanya) bekerja di hotel-hotel dan pariwisata di Indonesia, Timur Tengah, Eropa dan negara lain,” tuturnya.

Berbekal pengalaman tesebut, Rizal menyebut pemerintah Swiss sangat tertarik dengan rencana tersebut. Begitu pula dengan pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat.

“Pemerintah Swiss sangat tertarik, Gubernur di Lombok juga sangat semangat, dua tahun sudah pinjamkan kita gedung untuk mulai rekrut mahasiswa dan tahun depan akan berikan tanah 20.000 hektare di dekat Mandalika,” ujarnya.

Diharapkan sekolah pariwisata itu akan menjadi kampus pariwisata yang baik. Wakil Presiden Swiss Doris Leuthard dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa pihaknya akan mendalami rencana pembangunan sekolah pariwisata dan perhotelan yang membuat Swiss terkenal.

“Kami akan lebih terbuka lagi untuk peningkatan kerja sama di bidang ini,” ucapnya. Wapres Leuthard mengatakan Indonesia punya potensi pariwisata yang besar.

Bahkan warga negara Swiss juga diakuinya banyak yang berlibur ke Indonesia sehingga menurut dia ada banyak peluang untuk bekerja sama.

“Setelah ada penerbangan langsung dari Swiss ke Indonesia, ini tentu bisa meningkatkan jumlah kunjungan orang Swiss ke Indonesia. Saya juga mengundang orang Indonesia datang ke pegunungan Swiss. Kalau butuh suhu udara dingin, Swiss adalah lokasi yang tepat,” katanya berpromosi. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Tourism

Jepang Belum Punya Destinasi Wisata Halal

Wisatawan mancanegara menyatu dengan warga setempat di Lombok (Ist) Kendati Jepang juga mulai tertarik untuk menggarap wisata halal, namun Negeri Sakura ini dinilai belum memiliki destinasi wisata halal seperti yang

Tourism

PATA Adventure Travel Conference and Mart 2017, ‘In Conjuction With Luoyang International Adventure Tourism and Equipment Expo’

PATA Adventure Travel Conference and Mart 2017 (Ist) PATA akan menyelenggarakan event PATA Adventure Travel Conference and Mart 2017, ‘In Conjuction With Luoyang International Adventure Tourism and Equipment Expo’ di

Tour Package

Tanjung Lesung, Destinasi Wisata yang Menyatukan Bumi Nusantara

Managing Director pengelola KEK Tanjung Lesung, PT Banten West Java Rully Lasahido (tengah) (Ist) Destinasi wisata Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten memang menarik bagi wisatawan sebab destinasi wisata yang termasuk

Culture

ITdBI 2016 Sukses Perkenalkan Pariwisata Banyuwangi

Tari Gandrung, tari khas Banyuwangi (Ist) Puncak penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2016 dinilai sukses dan lancar. Event kelas dunia di Banyuwangi, Jawa Timur sukses menghidupkan industri pariwisata

Heritage

Pemerintah Perlu Promosi Wisata di Pulau Kecil

ITOP di PATA Travel Mart 2016 Indonesia terbentang mulai dari kawasan timur negeri ini hingga wilayah barat. Begitu banyak destinasi wisata di Nusantara yang tersebar di pulau besar dan pulau

Culture

Tanjung Lesung, Destinasi Wisata yang Memikat

Direktur Utama PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo (Ist) Destinasi wisata Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten kini semakin diminati wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara sebab Tanjung Lesung tergolong lengkap dan