Pemerintah Bangun Infrastruktur Pariwisata Kawasan Taman Nasional Banyuwangi

tari gandrung banyuwangi

Tari Gandrung khas Banyuwangi (Ist)

Pemerintah segera memulai pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata di kawasan taman nasional yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Selepas kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya pada akhir Maret lalu, tim lintas kementerian telah menggelar rapat koordinasi untuk memulai pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata di Taman Nasional Alas Purwo, Taman Wisata Alam Gunung Ijen, dan Taman Nasional Meru Betiri.

”Alhamdulillah, Jumat lalu (1/4/2016), dipimpin langsung oleh Bu Menteri LHK, digelar rapat untuk menyusun peta jalan atau road map pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata di kawasan yang menjadi wilayah pemerintah pusat di Banyuwangi, khususnya di taman nasional,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Rapat tersebut, sambung Anas dihadiri jajaran Kementerian LHK termasuk pengelola taman nasional, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

”Ibu Menteri LHK memanggil kami karena ingin segera merealisasikan pengembangan infrastruktur taman nasional yang ada di kawasan Banyuwangi. Kebetulan, beliau sudah ke Banyuwangi dan melihat potensi besar dari sisi wisatanya dengan tetap memperhatikan aspek konservasi. Jadi dalam pandangan beliau, konservasi alam juga harus memperhatikan aspek ekonomi warga sekitar. Potensi taman nasional untuk pariwisata besar, sehingga perlu dikembangkan infrastruktur penunjangnya,” kata Bupati Anas.

Anas menambahkan, segitiga andalan pariwisata Banyuwangi berada di kawasan tersebut, yaitu Gunung Ijen, Pantai Plengkung, dan Pantai Sukamade.

Adapun pengembangan infrastruktur itu harus tetap mengakomodasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

”Misalnya, dari desa terakhir sebelum masuk taman nasional, wisatawan berhenti. Semua mobil diparkir di lapangan. Lalu menuju ke dalam taman nasional untuk melihat flora-fauna dan keindahan alam dengan mengendarai kendaraan tradisional seperti delman atau kereta kecil sepertiodong-odong di kampung-kampung,” ujar Anas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) Banyuwangi Agus Siswanto menambahkan, peta jalan pembangunan infrastruktur pariwisata itu akan dibagi menjadi dua, yaitu pembangunan jangka pendek dan jangka panjang.

“Pembangunan jangka pendek yang sifatnya bisa segera dilaksanakan pada tahun ini. Mulai dari akses air bersih dan toilet di Gunung Ijen. Sedangkan untuk pembangunan jalan dan infrastruktur penunjang lainnya masuk skema jangka panjang yang dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujar Agus.

Agus menuturkan, pada pekan ini pemerintah kabupaten Banyuwangi bersama Kementerian LHK, Kemenpar, dan Kementrian PU Pera bertemu lagi untuk mengidentifikasi sekaligus menentukan pembangunan infrastruktur yang akan digarap.

Dengan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata itu, sambung Agus, potensi wisata bisa lebih tergarap. ”Seperti kurangnya toilet di Gunung Ijen bisa segera tertangani,” ujarnya. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Destinations

1200 Kamar Sambut PATA Travel Mart 2016

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Sebentar lagi Indonesia akan banyak kedatangan tamu pebisnis pariwisata dunia di pameran. Tepatnya 7 hingga 9 September 2016 mendatang di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD

Destinations

Sulawesi Tenggara Gencarkan Promosi Pariwisata di Paris

Pariwisata Perancis promosi di Paris (Ist) Sebanyak 20 tur operator Perancis akan hadir dalam acara promosi pariwisata bertajuk Célèbes Sud Est : Plongez dans l’inexploré’ pada 11 Juli mendatang bertempat

Airlines

Terbang dengan Helicity itu Menyenangkan

Helicity Bell 505 Terbang dengan Helicity itu menyenangkan. Tak hanya sekadar mendapat pengalaman baru, namun sensasi terbang dengan Helikopter Bell 505 melihat Jakarta dari ketinggian yang bebas dari macet. patainanews.com

Cuisine

Bangga, Hotel Terbaik Dunia ada di Indonesia

Nihiwatu (Ist) Nihiwatu di Sumba, Nusa Tenggara Timur terpilih menjadi hotel terbaik dunia versi pembaca majalah Travel+Leisure dengan nilai 98,35. Travel+Leisure adalah majalah yang dimiliki oleh TIME, Inc dengan sirkulasi

Investments

Kaltara MoU dengan President University untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Kalimantan Utara  Irianto Lambrie dengan Rektor President University Chandra Setiawan (Ist) Kerja sama antara pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan PATA Indonesia Chapter dan President

World Heritage

Sambut Imlek di Tanjung Lesung

Promo Tanjung Lesung di Tanjung Lesung (Ist) Imlek 2017 sudah di depan mata. Perayaan Tahun Baru masyarakat keturunan Tionghoa ini semakin semarak di Indonesia. Dan, destinasi wisata Tanjung Lesung di