Pemerintah Berharap Kampung Budaya dan Ramah Anak Bisa Menarik Wisatawan

di kampung puncak

Halimah Munawir (kedua dari kiri), Tazbir, dan Ninik Irawan (Ist)

Kementerian Pariwisata berharap keberadaan Kampung Budaya dan Ramah Anak di kawasan Puncak, Jawa Barat bisa menambah destinasi baru wisata budaya dan pendidikan di kawasan Puncak.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata Tazbir menjelaskan bahwa masyarakat sekitar bisa menjadikan kegiatan berbudaya dan berkesenian ini sebagai tontonan yang menarik bagi para wisatawan.

Ia pun menyarankan anak-anak tampil dalam sebuah pertunjukan di hotel atau pada objek wisata yang tersebar di Puncak. Sebaiknya pengelola hotel atau objek wisata bisa merangkul keberadaan seniman dan budayawan cilik tersebut.

Halimah Munawir, penggagas dan pemilik Kampung Budaya dan Ramah Anak mengaku dirinya dibantu beberapa pengajar dari mahasiswa dan penggiat seni, mengajarkan beberapa kesenian seperti musik tradisional, tarian, teater, pencak silat, pelatihan membuat handy craft, membatik, pembelajaran paket C dan lainnya.

“Saya mengajarkan kesenian di Kampung Budaya dan Ramah Anak ini agar anak-anak di kawasan Puncak ke depan tidak lagi terlibat dalam kenakalan, tidak lagi menjadi korban eksploitasi seksual dan bisa mendapatkan rezeki dari keterampilannya dalam berkesenian,” ujar Halimah belum lama ini.

Ibu tiga anak ini melanjutkan, Kampung Budaya dan Ramah Anak ini melibatkan masyarakat untuk ikut serta dalam menciptakan lingkungannya menjadi lingkungan yang berbudaya dan ramah anak.

“Saya melihat pengajaran budaya dan agama bisa menjadi benteng anak dalam serbuan budaya asing yang buruk dan kenakalan remaja seperti seks bebas, tawuran dan lainnya,” tandasnya.

Sementara Ninik Irawan, Direktur PT Murni Wisata ketika dihubungi patainanews.com beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

All About Indonesia

Polygon Peduli Lingkungan Indonesia

Polygon bersama komunitas Sea Soldier melakukan campaign ‘No Polution’  (Ist) Ekonomi global serta tuntutan pasar mendorong industri untuk melakukan pendekatan bisnis yang berbasis lingkungan. Interaksi antara bisnis dan lingkungan pada

Slideshow

Mutouch, Sabun Cair yang Mengandung Susu Kambing

Suasana launching Mutouch (Ist) Produk perawatan tubuh, khususnya untuk kesehatan kulit Mutouch hadir di Indonesia. Sabun cair dengan kandungan susu kambing ini diyakini akan menambah sehat kulit masyarakat. Mutouch kali

Heritage

Pemerintah Fokus Dongkrak Investasi Pariwisata dan Ekonomi Digital

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Teknologi Informasi Samsriyono Nugroho (Ist) Pemerintah Indonesia fokus untuk mendongkrak jumlah investasi pariwisata dan ekonomi digital pada 2019 terlebih dua sektor itu menjadi perhatian banyak

World Heritage

Masa Depan itu Ada di Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya foto bersama Chairman CNTA Li Jinzao beserta jajarannya dalam China International Travel Market (CITM) 2016 di Shanghai New International Expo Centre, Tiongkok 11-13 November 2016 (Ist)

Hotel

Lois Merry Tangel Promosikan Keris Bali di Malaysia

Lois Merry Tangel (Ist) Indonesia kembali mengirim perwakilannya ke pentas kecantikan dunia melalui Yayasan El John Indonesia yang mengirim dua putrinya di event yang berbeda, yakni Lois Merry Tangel, Putri

Cuisine

Astari Siap Banggakan Indonesia

Astari terlihat cantik dengan national costume yang akan dipakai di Malaysia (Ist) Sebagai upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, Yayasan El John Indonesia mengirimkan putri terbaik binaan El John