Pemerintah Perlu Perhatikan Destinasi Wisata Penyumbang Wisman

irene

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) Irene Camelyn Sinaga (kanan) (Ist)

Pemerintah saat ini diketahui tengah menggenjot promosi dalam upaya mengembangkan 10 destinasi wisata unggulan yang dikenal sebagai 10 Bali baru yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dan menambah banyak pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) di dalam negeri, namun pemerintah juga tetap perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai destinasi wisata lainnya yang tersebar di Nusantara sebab destinasi wisata lainnya ini juga diketahui menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus.

Menariknya pemerintah tahun depan menargetkan pariwisata Indonesia bisa mengalahkan negeri jiran, Malaysia sehingga pemerintah tak boleh melupakan peran destinasi lainnya yang menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus sebab kontribusi destinasi lainnya begitu nyata dalam mendukung pemerintah mendatangkan wisman dan pergerakan wisnus di dalam negeri.

“Kami mendukung upaya pemerintah supaya tahun depan pariwisata Indonesia bisa mengalahkan Malaysia,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) Irene Camelyn Sinaga ketika dihubungi patainanews.com, Rabu (31/8/2016).

Irene menjelaskan, pemerintah sebaiknya juga memberikan perhatian yang sama terhadap berbagai destinasi wisata yang ada di negeri ini yang juga menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus.

Perempuan berparas manis ini mendukung pemerintah mempromosikan dan mengembangkan 10 Bali baru. Adapun 10 Bali baru adalah Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jawa Timur, Mandalika Lombok NTB, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maluku Utara.

“Pemerintah juga perlu memikirkan destinasi wisata lain yang menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus,” ucapnya.

Ia pun mencoba menyampaikan ide kepada pemerintah, yakni pemerintah perlu menetapkan destinasi wisata di Nusantara yang menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus.

Irene mencontohkan Sumatera Barat dan Sumatera Selatan pantas menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus di Sumatera untuk pariwisata Indonesia.

“Sumatera punya banyak destinasi wisata yang menjadi kantong penyumbang wisman dan wisnus, yakni Sumatera Barat, Sumsel, Batam di Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Aceh,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah bisa menetapkan di setiap pulau yang ada di Indonesia, daerah mana saja yang bisa menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus seperti apa yang telah pemerintah lakukan dengan menetapkan 10 destinasi wisata unggulan yang disebut 10 Bali baru.

Irene mengatakan bahwa 10 Bali baru itu baru bisa tercapai pada 2019 mendatang. Menurutnya, adanya 10 Bali baru bisa selaras dengan destinasi wisata lainnya yang menjadi kantong penyumbang kunjungan wisman dan wisnus.

“Yang paling penting itu hingga 2019 mendatang adalah bagaimana kita, Indonesia bisa mencapai target kunjungan wisatawan, baik itu wisman maupun wisnus. Kami mendukung pemerintah mempromosikan 10 Bali baru. Namun, yang lebih penting dan menjadi prioritas adalah meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia dan pergerakan wisnus di dalam negeri,” ungkapnya.

Seperti diketahui, pemerintah tengah berupaya terus meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sehingga bisa memenuhi target Presiden Jokowi untuk mendatangkan 20 juta wisman hingga 2019 mendatang.

Meski begitu, pemerintah juga tak melupakan wisnus, yakni adanya pergerakan wisnus di dalam negeri hingga 2019 mendatang, dengan target pergerakan wisnus di dalam negeri sebanyak 275 juta.

Tak hanya itu, pemerintah pun optimistis pariwisata Indonesia bisa mengalahkan negeri jiran, Malaysia, dan Thailand. Bahkan, tahun depan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku optimistis pariwisata Indonesia akan lebih baik ketimbang Malaysia. (Gabriel Bobby) 

About author



You might also like

Slideshow

Convert Your Ideas into Values

Suasana press conference ‘BlackInnovation 2016’ (Ist) BlackXperience.com kembali menggelar kompetisi inovasi dan kreatvitas ‘BlackInnovation 2016’. Selain produk inovasi kreatif, kali ini BlackInnovation 2016 memperluas kesempatan para kreator dan innovator untuk

Indonesiaku

Dirgahayu RI ke-71

Manajemen, staf dan redaksi patainanews.com mengucapkan Dirgahayu RI ke-71 Semoga pariwisata Indonesia semakin diminati wisatawan mancanegara dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat negeri ini

Culture

PHRI NTB Apresiasi Raja Salman ke Indonesia

LA Hadi Faishal (Ist) PHRI NTB menyampaikan apresiasi kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Alsaud yang melakukan kunjungan ke Indonesia, termasuk bertemu Presiden Jokowi dan ke Pulau Dewata, Bali

Heritage

Menikmati Fenomena Alam Milky Way di Tanjung Lesung

Foto: LAPAN Manajemen PT Banten West Java (BWJ), pengelola Tanjung Lesung mengaku bersyukur destinasi wisata Tanjung Lesung bisa menjadi venue saksi fenomena alam yang luar biasa, Milky Way pada Sabtu,

Culture

Rendang, Kuliner Khas Nusantara Ngetop di Dunia

Kuliner khas Tanah Air, Rendang yang diminatai orang asing (Ist) Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. Dua ikon kuliner khas Nusantara yang sudah ditetapkan Menpar Arief Yahya, yakni Rendang dan

Airlines

Pastikan Ikut Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Kementerian Pariwisata mengajak arsitek Indonesia untuk ikut Sayembara Desain Restoran Nusantara 2017. Jadi, peluang terbuka untuk desainer rancang bangun interior desain mengikuti sayembara dalam