Pemerintah Perlu Promosi Wisata di Pulau Kecil

itop

ITOP di PATA Travel Mart 2016

Indonesia terbentang mulai dari kawasan timur negeri ini hingga wilayah barat. Begitu banyak destinasi wisata di Nusantara yang tersebar di pulau besar dan pulau kecil yang ada dan semuanya itu diminati wisatawan, baik wisatawan domestik maupun turis asing.

Pemerintah telah membentuk Tim Nasional Pembakuan Nama Rupa Bumi (Timnas PNRB) untuk melakukan kegiatan pembakuan nama pulau sehingga tertib administrasi pulau-pulau kecil dapat terwujud.

Tim tersebut terdiri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri, Dinas Hidro Oceanografi TNIĀ AL, dan Badan Informasi Geospasial.

Hasilnya 13.466 pulau berhasil dibakukan namanya, bahkan telah didaftarkan ke Perserikatan Bangsa Bangsa dalam sidang United Nation Conference on Standardization of Geographical Names (UNCSGN) ke-10 pada 2012 silam di New York, Amerika Serikat.

Masih ada sekitar 4.038 pulau yang perlu dibakukan dan didaftarkan ke PBB. Diharapkan, pada 2017 mendatang seluruh pulau di Indonesia dapat dibakukan dan didaftarkan ke PBB sehingga memiliki kekuatan hukum lebih kuat dalam mendukung kedaulatan NKRI.

Tak Sekadar Jumlah

Jumlah yang sangat besar tersebut hanya akan menjadi sebatas angka yang tak ada artinya jika masyarakat Indonesia merasa asing dengan pulau-pulau tersebut.

Pendataan pulau-pulau kecil yang berjejer mulai dari Pulau Rondo (Aceh) hingga Pulau Kolepom (Papua), dari Pulau Mianggas (Sulawesi Utara) sampai Pulau Rote (NTT) merupakan usaha awal untuk pengelolaan lebih lanjut.

Berbagai pulau kecil yang tersebar di Indonesia ini menyimpan berbagai potensi, baik wisata maupun kekayaan laut yang mengelilinginya.

Tak heran, hampir setiap tahun, seakan menunggu giliran ‘ditemukan’ destinasi wisata baru di Indonesia. Dan, di Indonesia ada pulau-pulau besar, seperti Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.

Sementara ada ITOP yang fokus memberikan perhatian terhadap pulau-pulau kecil di dunia. Dan, ITOP hadir saat PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September lalu.

Dan, tak menutup kemungkinan ITOP juga bisa bersama pemerintah memberikan perhatian antarpulau sehingga semua destinasi wisata, baik di pulau besar dan kecil berkembang untuk menarik wisatawan.

Adapun Bali telah terdaftar menjadi member ITOP. (Michelle/Bobby)

About author



You might also like

Culture

Kuningan Gelar Tour de Linggarjati 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Bupati Kabupaten Kuningan Acep Purnama meluncurkan event lomba balap sepeda internasonal Tour de Linggarjati (TdL) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung

Indonesia itu Bagus

Jababeka Bantu Korban Tsunami Banten

Bantuan dari Jababeka Group untuk korban tsunami di Banten (Ist) Jababeka Group menyerahkan bantuan kepada para pengungsi terdampak tsunami di posko pengungsian Kampung Cikadu, Desa Tanjung Jaya, Pandeglang, Banten. “Bantuan

Slideshow

Novel Ada Cinta Di Bangku SMA

Novel Ada Cinta Di Bangku SMA di Purwakarta (Ist) Pagi itu, Senin (16/4/2018) di Hey-Ho Kafe, senyum merekah tertuju lensa kamera, ‘Anak-Anak Muda’ Purwakarta tengah foto bersama sembari memajangkan buku

Slideshow

Perlu Sinergi Pemda Mengelola Sampah

Suasana di Pulau Pramuka di Kepulauan SeribuĀ  Wisata bahari memang sudah sejak lama dikenal menjadi andalan Kepulauan Seribu. Gugusan Kepulauan Seribu tidak hanya menawarkan pasir putih dan keindahan panorama bawah

World Heritage

Sumsel Menuju Destinasi Sport Tourism

Seorang anak kecil yang merupakan warga Tanjung Raya, Empat Lawang tampak antusias melihat persiapan peserta menjelang pembukaan Etape I International Musi Triboatton 2016 Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mampu menjawab

Tour Package

Nunung Rusmiati Resmi Ketua Umum ASITA

Nunung Rusmiati (kanan) (Ist) Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Dewan Pimpinan Pusat ASITA yang diselenggarakan di Hotel Alila Pecenongan, Jakarta pada 26 hingga 28 Februari 2019 memastikan Nunung Rusmiati sebagai