Pemerintah RI Pulangkan Wisatawan Korban Gempa Lombok ke Malaysia

Gubernur NTB Zulkieflimansyah memantau langsung ke lapangan akibat Gempa yang terjadi di Lombok Timur pada Minggu, 17 Maret 2019 (Ist)

Pemerintah Indonesia memulangkan dua wisatawan korban tewas gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), ke negara asalnya, Malaysia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) salah satunya adalah sampai saat ini terus memantau dan mendukung penuh penanganan dampak gempa tektonik berkekuatan 5,4 skala richter di Lombok Timur, NTB.

Ketua Tim Tourism Crisis Center (TCC) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Guntur Sakti di Jakarta, Selasa (19/3/2019) menyatakan bahwa saat ini pihaknya bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pihak terkait terus bersinergi untuk mengkoordinasikan kepulangan dua jenazah wisatawan mancanegara asal negeri jiran, Malaysia bernama Tai Siaw Kim (56) dan Lim Sae Wah (56) yang menjadi korban longsoran air terjun di Tiu Kelep di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.

“Hari ini sedang berlangsung proses pemulangan dua jenazah wisatawan asal Malaysia yang difasilitasi penuh oleh Pemprov NTB dan Kemenpar. Kami juga mengutus perwakilan dari Kemenpar untuk menyambut dan menerima keluarga korban di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng saat transit sebagai bentuk empati. Sebelum diterbangkan ke Malaysia dengan pesawat Garuda kembali,” kata Guntur Sakti yang juga Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Guntur juga memastikan pemulangan jenazah itu berjalan lancar sampai ke negara asalnya. Dan pihaknya terus memantau perkembangan yang terjadi di NTB.

“Semua berjalan lancar, karena pariwisata itu industri pelayanan dan keramahtamahan, maka kita semua harus sigap dalam hal itu,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengapresiasi langkah cepat tanggap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata yang terus membantu dan memberi dukungan kepada pemerintah daerah dan masyarakat di NTB.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat NTB, menyampaikan terima kasih yang mendalam atas segala dukungan dan bimbingannya sehingga proses evakuasi dan pemulangan jenazah beserta keluarganya berjalan lancar,” kata Faozal.

Faozal juga mengatakan pihak keluarga korban asal Malaysia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas pelayanan yang diterima.

“Mudah-mudahan layanan pariwisata Indonesia semakin baik. Pihak keluarga korban juga menyampaikan untuk datang lagi ke Lombok,” katanya.

Faozal juga memastikan saat ini kondisi di Lombok dan NTB dalam kondisi aman. Kondisi 3A (atraksi, akses, dan amenitas) pascagempa juga tidak ada masalah berarti dan siap untuk kembali menerima wisatawan.

”Butuh upaya bersama untuk terus menyampaikan pesan ke dunia bahwa Lombok siap dikunjungi,” pungkasnya.

About author



You might also like

Destinations

Melihat Lebih Dekat Miniatur Indonesia di TMII

Peserta ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) (Ist) Peserta ASITA Jakarta Travel Mart (AJTM) berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Kamis

Culture

Masyarakat Bali yang Terbuka Disukai Wisman

Peni Cameron (kaus kuning) (Ist) Bali selama ini memang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara (wisman) ketika mereka berkunjung ke Indonesia. Beragam potensi wisata, budaya dan kearifan lokal yang ada di

Tourism

Nikmati Kereta Wisata ke Joglosemar

Tampak dalam kereta wisata kelas Priority (Ist) Wisatawan yang mau traveling ke Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah kini bisa menikmati layanan kereta wisata yang dilayani secara VVIP sekelas layanan yang

Tour Package

Rayakan Hari Badak Dunia, Rhino Cross Triathlon 2018 Digelar

Rhino X Triathlon 2017 (Ist) Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung yang merupakan bagian dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas siap menggelar Rhino Cross Triathlon atau disebut Rhino X-Tri, ajang kejuaraan

Travel Operator

Kearifan Lokal Pahawang Pikat Wisatawan

Rumah-rumah di Pulau Pahawang sudah semakin jarang yang menggunakan blarak padahal daun kelapa berlimpah (Ist) Tangan kanan Sugiharti mengenggam celurit. Tangan kirinya memegang batang pohon kelapa. Sekali ayun, belasan daun

Heritage

UNESCO Tetapkan Tari Bali Warisan Budaya Dunia

Selain Keris, UNESCO juga mengakui Tari Bali sebagai Warisan Budaya Dunia (ninaflynnphotography.com) Tiga genre tari yang terdiri dari sembilan tari Bali, yaitu Tari Barong Ket, Tari Joged Bumbung, Tari Legong