Pemerintah Serius Garap Wisman Cross Border

WhatsApp Image 2017-11-13 at 13.20.09

Deputi BP3M Kemenpar I Gde Pitana (kiri) (Ist)

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Rapat Koordinasi Cross Border di Alilla Hotel Jakarta yang dimulai pada 7 hingga 8 Desember 2017.

Rapat koordinasi dalam memantapkan program kerja untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) lintas batas (cross border) ke Indonesia pada 2018 mendatang yang menargetkan sebanyak 3,57 juta wisman ini melibatkan seluruh stakeholder dan instansi terkait antara lain Badan Nasional Pengelolaan Perbatassan (BNPP).

Sebagaimana dalam mendukung program Pemerintah Jokowi-JK untuk merealisasikan Nawacita ke-3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta membangun citra positif daerah lintas batas dari perspektif pariwisata bahwa daerah lintas batas perlu mengembangkan daya tarik pariwisatanya.

Salah satu upaya yang dilakukan Kemenpar untuk mendukung program tersebut adalah menggencarkan promosi serta meningkatkan kunjungan wisman lintas batas (cross border). Deputi BP3M Kemenpar I Gde Pitana mengatakan, posisi Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, baik lewat darat, yaitu negeri jiran, Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini maupun melalui laut, seperti India, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Republik Palau, Australia, Timor Leste, dan Papua Nugini mempunyai potensi besar dalam menarik kunjungan wisman cross border melalui program Wisata Perbatasan atau Cross Border Tourism.

“Wisman perbatasan dapat diperoleh dengan relatif mudah dan cepat dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total kunjungan wisman serta manfaat lainnya khususnya mempercepat kemajuan daerah lintas batas sebagaimana diamanatkan dalam Nawacita,” kata I Gde Pitana dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (7/112017).

Menurut I Gde Pitana, banyak negara mengandalkan wisman dari cross border dan sebagai perbandingan (benchmarking) dua negara , yakni Belanda dan Malaysia mengandalkan wisman cross border melalui darat (land) kunjungan wisman ke Belanda 93% adalah dari negara tetangga seperti Jerman, Belgia, dan Perancis, sedangkan kunjungan wisman Malaysia lebih dari 65% adalah dari Singapura, Indonesia, dan Thailand.

Posisi Wisman Cross Border 2017
Kemenpar menargetkan kunjungan wisman cross border tahun 2017 sebanyak 3,14 juta wisman, sedangkan posisi pada Januari-Oktober 2017 ini sudah mencapai 2,83 juta wisman atau 90,17% dari target. Untuk mencapai target tahun ini Kemenpar menggelar sebanyak 214 event di 29 area yang tersebar di 8 wilayah, yaitu Kepri, NTT, Papua, Kalbar, Riau, Kalimantan Utara (Kaltara), Sulut, dan Kaltim.

Dari 8 wilayah tersebut event terbanyak digelar di Kepri sebanyak 110 event di 6 area karena Kepri mempunyai target terbesar 2,18 juta wisman atau hampir 65% dari target. I Gde Pitana mengatakan, penyelenggaraan event yang dipersiapkan dalam Calendar of Events (CoE) akan memberi dampak langsung terhadap daya tarik daerah lintas batas dalam meningkatkan kunjungan wisman cross border.

“Oleh karena itu dalam program Wisata Perbatasan 2018, Kemenpar menyiapkan 220 event yang akan digelar di 31 area tersebar di 8 wilayah. Artinya, ada penambahan 6 event dan 2 area baru,” kata I Gde Pitana. Adapun Rakor cross border diikuti sekitar 250 peserta di antaranya dari Kemenpar, instansi terkait, empat bupati/walikota di wilayah perbatasan, industri, dan media massa dengan pemaparan masing-masing oleh Deputi BP3M, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N), Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (Deputi PDIP), dan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Badan Nasional Pengelolaan Perbatassan (BNPP).

Sementara pada hari kedua Rakor, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya akan menutup sekaligus memberi pengarahan dan dilanjutkan dengan peluncuran (launcing) Calender of Event Cross Border (CoE CB) 2018 serta menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Foto CB Indonesia 2017. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Airlines

Wisata Bahari Indonesia yang Seksi

Syukuran Laut di Kepulauan Seribu (Ist) Wisata bahari yang menjadi andalan pemerintah sebagai upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga 2019 mendatang sepertinya

Cuisine

Batik Indonesia Kebanggaan Negeri

Batik Putra Fakhrudin. Batik dari Indonesia sejak 2 Oktober 2009 silam ditetapkan UNESCO sebagai warisan kebudayaan asli Indonesia. (Ist) Batik tak bisa dipungkiri merupakan kain khas Nusantara yang menjadi bagian budaya

Culture

Kunjungan Wisman Melalui Great Batam Meningkat

Asdep Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika Nia Niscaya (kiri) (Ist) Setelah sukses penyelenggaraan tahun 2015, ajang olahraga ‘manusia super’ Ironman 70.3 kembali  akan digelar di Bintan, Kepulauan

Cuisine

Putri Pariwisata Bukber dengan Anak Yatim

  Nawang Wulan, salah satu Putri Pariwisata Indonesia (Ist) Putri Pariwisata Indonesia mengadakan berbagi dengan sesama yang dikemas dalam buka puasa bersama (bukber) dengan anak panti asuhan bertepatan dengan Ramadan

SightSeeing

Mata Dunia Melihat Indonesia, GMT 2016 Istimewa

Ilustrasi Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 (Ist) Fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 esok, 9 Maret akan terasa istimewa di Indonesia lantaran bersamaan dengan perayaan Nyepi Tahun Saka 1938.

Travel Operator

Sambut Ramadan, Kampung Wisata Budaya Langenastran Yogyakarta Gelar Lomba Masak Apem

Telah terbit buku ‘Kampung Langenastran dan Langenarjan’ menyusul ditetapkannya Langenastran sebagai Kampung Wisata Budaya Yogyakarta. #Mulailah dari Kampung untuk Mencintai Negara dan Bangsamu (Ist) Menyambut datanganya bulan Ramadan, Kampung Wisata