Pemprov Maluku akan Gelar Tour de Molvccas

Foto soft launching

Suasana soft launching Tour de Molvccas (TdM) dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 (Ist)

Pemerintah provinsi Maluku melakukan soft launching Tour de Molvccas (TdM) di Islamic Center, Ambon. Soft launching TdM merupakan rangkaian pembuka menuju puncak TdM yang diselenggarakan pada 14 hingga 22 September mendatang dan dilakukan di sela-sela seminar dengan tema ‘The Power of Brand, Menjadikan Maluku Tujuan Wisata Indonesia’.  

Seminar itu diselenggarakan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang dilaksanakan di kota Ambon pada Kamis, 9 Februari 2017.

Seminar sekaligus soft launching dibuka dan dilakukan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dan hadir Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Pusat Margiono, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty, pakar dan guru marketing Indonesia yang juga menjadi pembicara utama seminar, Hermawan Kartajaya dan sejumlah pembicara lainnya.

Zeth Sahuburua menegaskan, Pemprov Maluku ingin serius di bidang pariwisata.  “Kita mau pariwisata juga bisa maju di Maluku. Kita punya potensi wisata alam, kita juga punya potensi wisata bahari dan alam bawah laut kita bagus dan eksotis, kita punya beberapa situs sejarah peninggalan leluhur dan peninggalan penjajah Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris yang ada di kota Ambon, Pulau Banda dan beberapa pulau lainnya, Maluku juga punya makanan khas yang dikembangkan sebagai wisata kuliner dan lainnya,” paparnya.

Ia mengakui pariwisata Maluku kurang promosi. “Seminar dapat menjadi forum melahirkan gagasan untuk mencari jalan keluar terhadap persoalan promosi pariwisata Maluku. Saya setuju kita ciptakan banyak event pariwisata. Event Tour de Molvccas diharapkan menjadi salah satu ajang promosi. Ini salah satu kegiatan penting yang harus didukung,” demikian Wagub berpendapat dan berharap.

TdM merupakan event balap sepeda internasional yang rencananya dihadiri 30 negara, ditambah tuan rumah Indonesia atau sekitar 20 tim dengan jumlah pembalap 100 orang atau total rombongan 700 orang.

Para pebalap dan tim yang turut serta dalam TdM 2017 adalah pebalap yang sering mengikuti kejuaraan balap sepeda profesional yang tercatat dalam kalender badan sepeda dunia atau Union Cycliste Internationale (UCI).

Tim teknis dari Indonesia Grand Prix (IGP) dan pihak event organizer (EO), PT Mitra Lintas,  telah melakukan survei pada awal Januari  2017 lalu, terkait jalan atau rute, hotel, lokasi wisata dan berbagai faktor pendukung lainnya.

TdM juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, UCI, PB ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia), ISI Maluku dan lainnya.

Adapun Pemprov Maluku bekerja sama dengan Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Pemerintah  Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Pemerintah  Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) atau daerah-daerah yang akan dilewati rute TdM 2017.

Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan, TdM adalah kegiatan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) yang  menjadi sarana promosi pariwisata Maluku.

Tim survei yang dipimpin Jamalaudin Mahmood dari IGP, konsultan utama dengan reputasi internasional yang diakui UCI, menyatakan, Pemerintah Maluku memiliki keseriusan untuk menyelenggarakan lomba balap sepeda internasional TdM.

Dari hasil survei, pihak Jamaludin dan pihak Pemprov Maluku telah menetapkan bahwa rute TdM yang akan dilewati terdiri dari lima etape, antara lain, melintasi Pulau Seram dan Pulau Ambon dengan pembagiannya, yakni Etape I Piru – Masohi (184,5 km), Etape II Sawai-Bula (228,8 km), Etape III Bula-Wahai (159,2 km), Etape IV Masohi – Kairatu (142,4 km), Etape V Namalatu – Ambon (87,2 km) dan grand finish di Lapangan Merdeka kota Ambon.

Total jarak yang ditempuh 802,1 km.

TdM Event Strategis

“TdM ini event strategis yang diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan domestik, regional dan global untuk berwisata ke Maluku. TdM juga diharapkan menjadi branding Maluku, menaikkan popularitas, citra, reputasi dan trust Maluku. Kami ingin banyak media nasional dan internasional yang meliput TdM dan kami percaya media massa dapat membantu memberitakan potensi pariwsiata Maluku. Kami juga ingin media sosial bergerak dan menjadi sarana promosi pariwisata Maluku pada umumnya dan TdM khususnya,” papar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Maluku Habiba Saimima dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (7/2/2017).

Sementara Ketua ISI Maluku Eddy Tauran berharap TdM harus menjadi momentum untuk memasyarakatkan olahraga sepeda di Maluku dan diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk menjadi atlet sepeda berprestasi nasional dan global.

“TdM ini juga kan bagus untuk kampanye hemat energi, cinta bumi dan lingkungan yang sehat sebab sepeda yang dapat menjadi alat transportasi tidak menggunakan bahan bakar,” demikian Eddy.

Pemprov Maluku juga mengharapkan TdM menggerakkan industri pariwisata dan perekonomian masyarakat Maluku. Diharapkan semakin banyak orang Maluku menjadi pelaku wisata dengan menjadi pengusaha di bidang pariwisata seperti perhotelan, kuliner, merchandise, souvenir atau industri kreatif, kerajinan dan berbagai usaha kecil-menengah berikut dapat merangsang kedatangan investor dari luar daerah dan luar negeri.

Rencananya akan diegelar sejumlah kegiatan pendukung TdM seperti pameran produk pariwisata, kuliner, produk kreatif dan UKM, atraksi seni-budaya, festival jazz dan lainnya.

Akan diselenggarakan touring sepeda atau fun bike menjelang hari H yang melintas kota Ambon, lomba foto selfie hingga lomba cipta lagu atau theme song khusus TdM. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Wisata Halal Genjot Kunjungan Wisman ke Lombok

Wisatawan asing menyatu dengan masyarakat setempat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Sejak Lombok di Nusa Tenggara Barat pada tahun lalu mencetak prestasi dunia yang membanggakan Indonesia di Abu Dhabi, Uni

World Heritage

Museum Lesung di Festival Pesona Bahari

Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung (Ist) Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Banten bakal menggelar Pesona Bahari Tanjung Lesung pada 18 hingga 20 November 2016. Pastikan traveler berkunjung ke ujung barat

Culture

Menjaga Kelestarian Wisata Bahari Indonesia dengan Tas Jaring

Menteri Pariwisata Arief Yahya memperkenalkan tas jaring yang biasa dipakai penyelam (Ist) Ketua Scuba Diver AustalAsia Ocean Planet Edisi Indonesia Nunung Hasana bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya memperkenalkan tas jaring

Nature

Selepas Paskah, Jumlah Penumpang Pelabuhan Maumere Melonjak

Suasana penumpang di Pelabuhan Maumere (Ist) Puncak arus balik usai perayaan Hari Raya Paskah terjadi di Pelabuhan L Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (29/3/2016).  Umat Katolik asal Nusa Tenggara

Culture

2016, Pemerintah Promosikan Tanjung Lesung

Founder PT Jababeka Tbk SD Darmono (kedua dari kiri) dan Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) (Ist) Pemerintah akan menyiapkan 10 destinasi wisata baru untuk menambah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)

Tour Package

ASITA Jakarta Gandeng Kereta Wisata Promosikan Pariwisata Indonesia

President Director PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono (kiri) dan Ninik Irawan,  Koordinator Bidang Domestik dan Minat Khusus ASITA Jakarta (tengah)  Manajemen PT Kereta Pariwisata akan ikut membantu ASITA Jakarta mempromosikan