Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Semakin Cepat

selfie di tanjung lesung

Wisatawan di Tanjung Lesung (Ist)

Tim Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas, yang oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya sering dijuluki ’10 Bali Baru’ semakin kencang.

Menariknya setiap Minggu, tim yang dipimpin Hiramsyah Sambudy Thaib ini mencatat perkembangan di lapangan, terkait dengan 3A, yakni Akses, Atraksi, dan Amenitas yang sudah dicapai, dan pekerjaan yang sedang dilakukan seminggu ke depan.

“Baik itu pekerjaan administratif, koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga (KL) terkait. Sampai dengan progress fisik di lapangan yang sudah dijalankan, berikut dengan problem solving yang selalu saja ada di setiap destinasi. Yang pasti, kami ngebut!” jelas Hiramsyah, Ketua Pokja Percepatan 10 Top Destinasi Prioritas Kemenpar di Jakarta.

Salah satunya, yang dilaporkan Ida Irawati, PIC Destinasi Tanjung Lesung, Banten. Apa yang terjadi di Banten? “Soal aksesibilitas, progress jalan tol Serang-Panimbang, BPJT merencanakan akhir Januari 2017 ini sampai di tahap proses tanda tangan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Lalu soal perubahan RTRW, Pemprov Banten untuk mengakomodir jalan tol Serang-Panimbang itu, sedang diproses Bappeda Pemprov Banten dengan Kemen-ATR,” jelas Ida dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (13/1/2017).

Selain itu, soal re-aktivasi KA dengan Kemenhub dari Rangkasbitung-Pandeglang-Saketi-Labuhan sudah dilaksanakan Studi Trase & DED Tahun 2016.

Termasuk proses Amdal di tahun 2017. “Bupati Pandeglang sudah mengirimkan surat kepada KemenPUPR atas kondisi ruas jalan Nasional yang rusak di daerah Labuan-Cibaliung, dan jalan hancur akibat banjir dari Labuan-Citeureup. Jembatan dan gorong-gorong juga waspada roboh. Saat ini tengah diproses di Balai IV, KemenPUPR,” ungkap dia.

“Rencana Pembangunan Infrastruktur Terpadu dari BPIW, KemenPUPR tahun 2017 untuk KEK Tanjung Lesung sudah tertuang dalam DIPA 2017 sebagai bentuk dukungan Infrastructure untuk 10 Destinasi Pariwisata Prioritas,” jelas dia.

Bagaimana dengan Atraksi? Tahun Baru 2017 di KEK Tanjung Lesung, Occupancy kunjungan wisatawan di Villa Kalicaa & Hotel 100% disambut dengan tarian kolosal historis Tanjung Lesung oleh siswa-siswi Kampung Cikadu, buffer zone KEK Tanjung Lesung.

Lalu, Program Calendar of Event 2017 Pemprov Banten, ada Banten Beach Festival, Seba Baduy & Festival Tanjung Lesung. Sedangkan Calender of event dari Pengelola Tanjung Lesung 2017 sendiri, Cross Triathlon Event, Amazing Family Race serta memperkuat peranan ASITA Banten dalam membuat paket-paket program sebagai upaya peningkatan kunjungan wisatawan ke Tanjung Lesung.

“Kami juga sedang mempersiapkan program sosialisasi Digital Market Place, dengan ITX –Indonesia Travel Xchange—yang di-endors Kemenpar untuk memberikan materi Go Digital pada para pelaku bisnis pariwisata di Banten dan Tanjung Lesung. Karena tren saat ini, semua travellers sudah 75% search dan share dengan digital. Bahkan sampai booking dan payment, sudah dilakukan dengan smartphone atau komputer personal mereka,” jelas Ida.

Sementara PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Pandeglang juga cukup antusias melihat rencana sosialisasi ITX itu. Ujung dari upaya digitalisasi ini adalah peningkatan angka kunjungan wisman dan wisnus 2017.

Lalu bagaimana dengan amenitas? Menurut laporan Ida Irawati, saat ini sudah pada tahap pengerukan lahan dan rencana konstruksi atas amenitas di dalam Kawasan KEK Tanjung Lesung.

Air strip, sudah dilakukan uji coba oleh Susi Air, Kampung Sawah Cottage yang sudah terjual 10 unit, Ladda Bay Residential tahun ini akan dibangun 60 unit, Revati juga akan bangun 170 unit oleh konsortium BWJ & PP, tersedia Mongolian Culture Centre.

Rencana serah terima Perum Cikadu di Januari 2017 ini. “Kami terus berkoordinasi dengan BPIW, Kemen PUPR untuk Rencana Pembangunan Infrastructure Terpadu KEK Tanjung Lesung di Kampung Cikadu (Product Unggulan Batik) sebagai Buffer Zone KEK Tanjung Lesung,” jelas Ida Irawati.

Lalu, rencana sosialisasi program Homestay Kemenpar di KEK Tanjung Lesung kepada jajaran Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang, Administrator dan Pengelola KEK, BPMPTSP, Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang.

“Untuk SDM, program di tahun 2017 ini, Program Sadar Wisata dan Sapta Pesona, Peningkatan Kapasitas Usaha, Bimtek Pokdarwis. Penyusunan program peningkatan kapasitas SDM Pariwisata, Penataan Kelembagaan di pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten serta program Pemberdayaan Masyarakat (Kemenpar, Pemprov Banten, Pemkab Pandeglang dan PT BWJ),” jelasnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Capa Resort Maumere Gelar Travel Agent Gathering

Capa Resort Maumere (Ist) Capa Resort Maumere yang dikelola manajemen PT Petrada Widya Radhasa menggelar travel agent gathering bertajuk Heavenly Maumere. Kegiatan yang digelar di Jakarta pada Jumat (16/10/2015) ini

Heritage

Segera ke Kotabaru, Kunjungi Lima Destinasi Unggulan

Menariknya wisata bahari di Samber Gelap, Kotabaru (Ist) Destinasi Kotabaru di Kalimantan Selatan identik dengan wisata bahari. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah destinasi menarik yang bisa mengundang wisatawan, termasuk turis

Destinations

Wisata Ziarah untuk Kenyamanan Spiritual Wisatawan

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan bertekad sekaligus meminta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan dan memperbaiki tata kelola destinasi wisata ziarah di Tanah Air.

Airlines

Membangun Daerah Menjelang Operasional BIJB

Madrim Kusumah Andhini (Ist) Daerah yang letaknya tak jauh dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jabar seperti Cirebon dan Majalengka akan mengalami dampak positif secara langsung terhadap

Culture

Mempertahankan Budaya Lokal Lewat Generasi Muda

  Tokoh Perempuan Dewi Motik Pramono Hadir dalam Peresmian Kampung Budaya dan Ramah Anak Budaya asli negeri ini sepertinya mulai memudar. Dan, generasi muda pada masa kini sepertinya mulai tidak