Percepatan Pembangunan Atraksi Wisata di Likupang Sulut

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong percepatan pembangunan utilitas dasar dan atraksi wisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang Minahasa Utara, Sulawesi Utara, yang ditargetkan selesai pada 2020 mendatang.

Menpar Arief Yahya saat rapat progress percepatan pembangunan KEK Likupang di Hotel Grand Peninsula, Manado, Sulawesi Utara, Senin (7/10/2019) mengatakan, untuk pembangunan infrastruktur di Likupang perlu peran pemerintah daerah utamanya adalah masyarakat. Karena konsep dasar pembangunan destinasi wisata di Likupang harus berbasis masyarakat atau community based.

“Saya mengingatkan, dalam pengembangan destinasi, yang perlu dibangun adalah masyarakatnya terlebih dahulu. Karena mereka adalah penerima manfaat utama dari pengembangan sebuah destinasi pariwisata,” katanya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Terkait rencana anggran KEK Likupang yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas yang telah ditetapkan Presiden Jokowi membutuhkan komitmen anggaran lintas kementerian/lembaga dari pemerintah pusat di APBN tahun depan untuk pengembangan Likupang adalah sebesar Rp773,71 miliar.

“Anggaran ini paling kecil dibandingkan dengan 4 destinasi lainnya. Labuan Bajo mendapatkan anggaran Rp1,7 triliun. Untuk pengembangan Likupang adalah sebesar Rp773,71 miliar. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam pengembangan destinasi super prioritas,” katanya.

Untuk meraih target yang ditetapkan, Menpar Arief Yahya mengatakan, Likupang harus menetapkan “quick wins”.

“Likupang harus meraih Quick Wins bidang destinasi, di antaranya adalah Pengembangan Atraksi Wallace Conservation, Pengembangan Aksesibilitas Pelebaran Jalan Akses Pariwisata Likupang dan Pelebaran Jalan Girian (Bitung) Likupang,” katanya.

Selain itu harus dilakukan pengembangan amenitas berupa Pemetaan Potensi Homestay di Desa Marinsow, Desa Pulisan, Desa Kinunang, Desa Bahoi, dan Desa Pulau Gangga.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara Daniel Mewengkang, Kepala Balai Jalan Nasional XV Manado Triono Junoasmono, dan Direksi PT. MPRD Paquita Wijaya.

Pada kesempatan yang sama, Direksi PT. MPRD Paquita Wijaya menyampaikan progress pengembangan KEK Likupang. Pihaknya akan fokus ketiga tahap pengembangan mulai dari Marina Area untuk tempat sandar super yacht dengan standar internasional.

“Lalu ada cultural village, Wallace Conservation, dan marine tourism park yang menjadi alasan wisatawan datang ke Likupang. Tentunya selain dengan keindahan lanskap dan pantainya” katanya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Turis Asing Suka Maluku

Pantai Ora di Maluku (Ist) Destinasi wisata di Maluku ternyata diminati wisatawan, termasuk turis asing. Pengamatan patainanews.com selama ada di Ambon, Maluku pada 5 hingga 10 Februari 2017 terlihat cukup

Tourism

Anugerah Kebudayaan PWI 2017 Kembali Digelar

Batik adalah salah satu budaya Indonesia (Ist) Kebudayaan adalah roh suatu bangsa. Sedangkan media massa adalah mata dan hatinya. Di era otonomi daerah, sesungguhnya ujung tombak kebudayaan nasional ada di

Destinations

PATA Indonesia Chapter Raih Award of Excellence

Poernomo Siswoprasetijo (Ist) Kabar baik datang untuk PATA Indonesia Chapter. Ya, PATA Indonesia Chapter akan menerima penghargaan bergengsi dari PATA yang ada di Bangkok, Thaliand. Adapun PATA Indonesia Chapter mendapat

Festival

Potensi Turis Korsel ke Indonesia Besar

Ilustrasi turis asing di Indonesia (Ist) Wisatawan asal Korea Selatan (Korsel) semakin suka berkunjung ke Indonesia. Mereka datang ke negeri ini menikmati beragam destinasi wisata yang tersebar di Nusantara. Kehadiran

SightSeeing

Berjaya di Dunia, Lombok Genjot Kunjungan Turis Eropa Timur

Indonesia berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015 (Ist) Lombok di Nusa Tenggara Barat berjaya di event World Halal Travel Awards 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab lantaran berhasil

World Heritage

Ketua Umum ASITA Silaturahmi dengan Menteri Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan Ketua Umum DPP ASITA Nunung Rusmiati (Ist) Ketua Umum DPP ASITA periode 2019-2024 Nunung Rusmiati langsung bekerja sejak dirinya terpilih menjadi Ketua Umum DPP ASITA