Perkuat Bisnis Media Digital, AMDI Gandeng Djarum

amdi

Pengurus AMDI (Ist)

Global Digital Prima (GDP) Venture, unit usaha Grup Djarum yang fokus di bisnis internet consumer tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI).

Adapun kerja sama tersebut berbentuk aliansi bisnis. GDP akan mendorong bisnis media digital dan aplikasi berbasis TI yang selama ini menjadi anggota AMDI. Jajaran pengurus Asosiasi Media Digital Indonesia menggelar pertemuan dengan Co Founder GVM Networks Indra Bigwanto.

Unit ini mengelola media digital dan aplikasi dibawah GDP Venture, Jumat (27/5/2016). Indra Bigwanto mengatakan GDP Venture siap membantu dan bermitra dengan ide-ide kreatif dan gagasan unik dari anggota Asosiasi Media Digital.

“Kami siap bekerja sama dan memfasilitasi bisnis kepada teman-teman yang memiliki situs media yang unik dan original dan tentunya ke depan memiliki prospek besar,” ujarnya dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan AMDI.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) SS Budi Rahardjo berharap ada sinergi yang kuat antara pihaknya dengan GDP Venture untuk memajukan media digital dan aplikasi berbasis TI kedepan.

“Kami memiliki anggota lebih dari 500 media digital yang sedang berkembang dan terus bertumbuh, jika kami dapat beker jasama dengan GDP Venture ini akan sangat membantu pengembangan bisnis digital ke depan,” ujar Budi.

Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) berdiri pada 28 Oktober 2015 lalu. Organisasi bisnis media online ini mulai didirikan dengan nama Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI). Hampir mayoritas anggotanya adalah pemain media digital yang dikonvergensi dengan media konvensional, seperti media cetak dan televisi.

Susunan Pengurus AMDI Budi SS Rahardjo (Ketua Umum), Budi Purnomo (Wakil Ketua Umum), Edi Winarto (Sekjen), dan Nandi Nanti (Bendahara). Sementara GDP Venture adalah unit usaha dibawah Grup PT Djarum yang selama ini memfokuskan diri pada investasi aplikasi berbasis TI dan media digital.

Project mereka yang pertama adalah Blibli.com (PT Global Digital Niaga). GDP Venture memperluas investasi dengan beberapa founder seperti situs chatting terbesar di Indonesia, Kaskus dan Merah Putih Incubator (MPI).

GDP Venture juga membawahi GVM Networks, sebuah media yang didasari oleh komunitas. Perusahaan ini membuat kontennya untuk terlibat dalam komunitas melalui sebuah platform. GVM Network memiliki sejumlah situs diantaranya, opini.id, Bolalob, Womantalk dan Infokost.com. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Investments

HUT ke-23 Pelindo III, Dedikasi untuk Negeri

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III memperingati hari ulang tahunnya yang ke-23 pada 1 Desember 2015. BUMN kepelabuhanan tersebut kini telah memiliki 17 kantor cabang yang mengelola 43 pelabuhan di tujuh

World Heritage

PT JAS Pastikan Siap dalam ASIAN Para Games 2018

PT JAS serius terlibat dalam ASIAN Para Games 2018 Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Jakarta mulai 6 hingga 13 Oktober mendatang akan diikuti 2.888 atlet difabel dan 1.826

Tourism

HPN 2016 Harus Lambungkan Wisata Halal

  Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Salah satu upaya pemerintah Indonesia mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta orang pada 2019 mendatang adalah dengan mempromosikan konsep wisata

Heritage

Destinasi Wisata Bahari Andalan Maluku

Pantai Natsepa di Ambon, Maluku (Ist) Potensi wisata bahari menjadi andalan Maluku untuk menarik minat wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara berkunjung ke Bumi Raja-Raja. Menariknya di Maluku tersebar beragam destinasi

All About Indonesia

Revolusi Mental melalui GERAKAN1000 Hadir di Kepulauan Seribu

GERAKAN1000 di Kepulauan Seribu (Ist) Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) sebagai suatu gerakan sosial bagi bangsa Indonesia bertekad mewujudkan tertanamnya nilai-nilai luhur keIndonesiaan sesuai tiga pilar Trisakti. Revolusi Mental adalah

Indonesiaku

Toleransi di Indonesia Sudah Teruji

Tito Hananta Kusuma (Ist) Toleransi di negeri ini sudah teruji sebab sudah sejak lama Indonesia yang beragam mampu hidup bersama dalam NKRI. Pengacara RM Tito Hananta Kusuma sebagai salah satu