Permintaan Tinggi, NIDA Rooms Perpanjang Program Diskon

keris
Wisatawan bisa berlibur ke Pulau Dewata, termasuk melihat Keris Bali dengan menginap di hotel memanfaatkan hotel yang menjadi mitra NIDA Rooms di Indonesia (www.ninaflynnphotography.com)
NIDA Rooms, ‘virtual hotel operator’ yang baru-baru ini mendapatkan dukungan dana sebesar 4,2 juta US$ dari dua leading venture capital firms di Asia, yaitu Convergence Venture dan CyberAgent Venture telah memperpanjang program diskon ’72 Hour Crazy Sales’ yang semula dilaksanakan dari 1 Mei hingga 3 Mei 2016, diubah menjadi menjadi hingga 8 Mei mendatang.
Melalui program diskon ’72 Hour Crazy Sales’ tersebut, NIDA Rooms memberikan potongan harga 50 persen kepada seluruh customers yang akan menginap di 3500 hotel mitra NIDA Rooms di Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Chief executive officer NIDA Rooms Kanesh Avili mengatakan, perpanjangan program diskon ’72 Hour Crazy Sales’ tersebut dilaksanakan mengingat tingginya permintaan dari para customers untuk memanfaatkan harga yang sangat kompetitif di masa liburan panjang ini.
Kini, para pelanggan yang akan mendapatkan kamar hotel NIDA Rooms dengan harga yang bersaing dan terjangkau tersebut dapat segera mengkases melalui web NIDA Rooms atau melalui aplikasi apple store dan play store.
Dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (5/5/2016), saat ini NIDA Rooms telah menggandeng sekitar 1000 hotel di berbagai kota di Indonesia, dan pada akhir tahun ini NIDA Rooms menargetkan untuk bekerja sama dengan 2000 hotel di Indonesia.
NIDA Rooms diperkenalkan di Indonesia sejak 9 September tahun lalu dan resmi memiliki badan hukum sejak Desember 2015. Ide membuat bisnis model ‘NIDA Rooms’ tercetus berdasarkan pengalaman pribadi, dimana ketika itu sangat sulit menemukan hotel yang menawarkan layanan maksimal dengan harga yang terjangkau di Asia Tenggara.
Karenanya selain di Indonesia, NIDA Rooms juga mengembangkan usahanya di Thailand, Filiphina, dan Malaysia. Segmen yang dibidik NIDA Rooms adalah budget travellers, backpackers, youth travellers, dan short-business travellers.
Adapun layanan NIDA Rooms sangat mengutamakan aspek-aspek ‘best location’, ‘best quality’ dan ‘best price’. Saat ini, dari 1000 hotel yang digandeng NIDA Rooms telah tersebar di berbagai kota di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Jumlah tersebut setara dengan 5000 inventori kamar yang telah dicapai dalam periode tujuh bulan saja. Selain itu, NIDA Rooms saat ini telah melebarkan sayapnya atau expanding ke berbagai destinasi di Indonesia dan di kawasan Asia Pasifik dengan tujuan menjadi VHO terbesar bukan hanya di Indonesia namun juga di wilayah Asia Pasifik, salah satunya adalah di Malaysia, NIDA Rooms telah menggandeng 603 hotel, di Thailand 1.162 hotel, dan Filipina 119 hotel.
Dan, dalam waktu dekat, NIDA Rooms juga akan mengembangkan usaha di Vietnam. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tour Package

Sumbar yang Kaya Potensi Wisata Jadi Tuan Rumah HPN 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut Sumatera Barat (Sumbar) kaya akan potensi wisata alam dengan ditambah masih kuatnya nilai adat leluhur yang dipegang masyarakatnya. “Sumatera

World Heritage

Manfaatkan Libur Lebaran untuk Promosikan Destinasi Wisata Indonesia

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) (Ist) Libur Lebaran menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1438 H serentak di Indonesia. Dan, sudah menjadi tradisi di negeri ini masyarakat yang menetap

Indonesiaku

Gairah Libur Tahun 2016

Meski tahun ini belum selesai, pemerintah telah menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2016 sehingga kepastian ini tentunya akan memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung ke beragam destinasi yang

Slideshow

Pemerintah Pilih Sumsel Role Model Sport Tourism Nasional

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memilih Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai role model destinasi sport tourism di Indonesia. Arief Yahya sepakat menjadikan Sungai Musi sebagai ikon

Festival

Tourism For All

Menteri Pariwisata Arief Yahya menekan tombol ‘Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2016’ (Ist) Apa yang dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam memperingati World Tourism Day 27 September 2016? Tidak muluk-muluk,

Hotel

Alunan Sasando Menyapa Selandia Baru

Memainkan Sasando (Ist) Musik sasando dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalun menyapa publik Selandia Baru dalam upaya memperkenalkan budaya dan tradisi Indonesia di salah satu negara fokus pasar