Pesona MesaStila Peaks Challenge 2016 Ikut Promosikan Joglosemar

lari

Press Conference Pesona MesaStila Peaks Challenge 2016 (Ist)

Potensi wisata Indonesia terus menarik minat wisatawan mancanegara (wisman). Sport tourism sepertinya efektif untuk mendatangkan wisman. Lomba lari lintas alam Ultra Trail bertema Pesona MesaStila Peaks Challenge kembali digelar.

Memasuki penyelenggaraan tahun keenam, sport tourism ini digelar di Magelang, Jawa Tengah pada 8-9 Oktober mendatang akan ikut mendorong potensi destinasi wisata yang ada di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikenal dengan Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang). 

Ada yang berbeda penyelenggaraan Pesona MesaStila Peaks Challenge 2016 ketimbang  tahun sebelumnya. Tahun ini ada lima kategori perlombaan yakni Ultras 100 K, 65 K, 42 K (marathon), 21 K (Half Marathon) dan 11 K.

Juga rutenya melintasi lima gunung, mulai Gunung Andong 1.726 mdpl, Gunung Merbabu 3.145 mdpl, Gunung Merapi 2.900 mdpl, Gunung Telomoyo 1.890 mdpl dan Gunung Gili Petung yang orang jarang tahu setinggi 1.400 mdpl.

Para pelari dari setiap kategori akan berangkat pada waktu yang berbeda-beda. Yang jaraknya paling jauh, 100 K berangkatnya lebih dulu dengan harapan di 10 kilometer terakhir akan bertemu sebelum garis finish.

Selama berlomba, para pelari disajikan panorama persawahan, perkebunan kopi, suasana pedesaan juga lanskap alam yang indah di setiap gunung yang dilalui sehingga merasakan tantangan, rintangan yang berbeda-beda.

“Kalau di Merbabu treknya landai tapi panjang, di Merapi sangat curam. Khusus Merapi atas arahan pihak taman nasional kita tidak sampai atas hanya sampai Pasar Bubrah saja,” papar Race Coordinator Pesona MesaStila Peaks Challenge Sri Agus Budi di Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Agus menargetkan jumlah peserta sebanyak 500 pelari dari 25 negara, atau 30 persen diikuti dari peserta internasional. “Kita sudah buka pendaftaran sejak April 2016 dan sudah 190 peserta yang mendaftar, termasuk pelari dari sembilan negara, seperti dari Jepang yang juga siap ikut,” ungkapnya.

Sementara Asisten Deputi Bidang Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Raseno Arya menilai, selain menggairahkan sport tourism, juga mempromosikan pariwisata Jawa Tengah khususnya wisata Gunung sehingga kehadiran event ini mampu mendogkrak kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah yang tahun ini menargetkan 420.000 wisman dengan target perolehan devisa sebanyak Rp7 triliun, dan target kunjungan wisatawan Nusantara 26 juta dengan target pengeluaran mencapai Rp20 triliun. (Gabriel Bobby)

 





About author



You might also like

Nature

EL JOHN Gandeng Hotel Horison NJ Semarang Roadshow Cari Putri Pariwisata Indonesia 2017 di Semarang

Roadshow El John Pageants mencari Putri Pariwisata Indonesia 2017 sampai ke Semarang (Ist) El John Pageants tengah melakukan roadshow mencari Putri Pariwisata Indonesia 2017. Roadshow mencari Putri Pariwisata 2017 juga

Nature

Mercure Jakarta Sabang Dukung Earth Hour 2018

Earth Hour 2018 di Hotel Mercure Jakarta Sabang (Ist) Dalam rangka menyambut Earth Hour 2018 Hotel Mercure Jakarta Sabang mengadakan beberapa rangkaian kegiatan untuk ikut mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan.

Destinations

Maskapai Penerbangan Nasional Mengkhawatirkan

Ilustrasi Batik Air (Ist) Jasa moda transportasi udara selama ini masih menjadi andalan bagi wisatawan menuju destinasi wisata yang menarik. Namun, keselamatan penerbangan tentunya menjadi prioritas. Lembaga survei penerbangan dunia, AirlineRatings.com merilis

Investments

PT Pelindo III Kenalkan Maritim dan Pelabuhan

General Manager Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak Joko Noerhudha mengajar (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III menugaskan kepada para pimpinan perusahaan di daerah (General Manager-red) untuk tampil menjadi

Nature

MICT Sepakati Bisnis US$400 Juta

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi salah satu panelis ‘Redifining The Role of Goverment in Developing New Tourist Destination’ dalam rangkaian kegiatan Manado International Conference on Tourism Investment di Sintesa Peninsula

Hotel

2018, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar World Islamic Cultural Festival

Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) Keraton Kasepuhan Cirebon bakal membuat gebrakan internasional. Menggandeng Yayasan Festival Islam International Cirebon, Keraton akan menggelar World Islamic Cultural Festival alias Festival halal. Tujuan kegiatan ini