Polygon Dukung Kemajuan Sport Tourism Indonesia

18221757_1618662474827805_2599566561527770797_n

Tour De Maninjau (Ist)

Tidak bisa dipungkiri, pariwisata menjadi salah satu  industri penggerak perekonomian Indonesia. Salah satu pariwisata yang terus dikembangkan untuk menunjang perekonomian daerah adalah wisata olahraga (sport tourism).

Polygon Bikes Indonesia menjadi salah satu brand yang konsisten mendukung pariwisata Indonesia, khususnya di bidang sport tourism.  Upaya yang dilakukan dengan menjadi pendukung salah satu event touring bersepeda ‘Tour De Maninjau’ yang diselenggarakan 28 April hingga 1 Mei 2017.

“Ini merupakan kegiatan sport tourism yang sangat menarik, bersepeda ditemani dengan keindahan alam Padang ke Maninjau. Rute Padang, Maninjau, Singkarak merupakan tempat yang representatif dan populer untuk memperkenalkan Indonesia di mancanegara,” tegas Indra Ghrawita selaku Head of Promotion Polygon Bikes Indonesia dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (2/5/2017).

Tour De Maninjau diikuti pesepeda sekitar 40 orang yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, termasuk  atlet XC Nasional dan juga tergabung dalam Polygon Factory Team, yakni Kusmawati Yazid. Kegiatan ini merupakan touring bersepeda non kompetisi dan para peserta akan diajak menjelajah trek sejauh 340 km dengan total elevansi sekitar 2900m, melewati tanjakan kelok 44, dan dua danau yang spektakuler keindahannya yaitu Danau Maninjau dan Danau Singkarak.

“Indonesia adalah negara yang kaya akan keindahan dan panorama alam yang menakjubkan, sehingga Polygon akan terus konsisten mendukung event bersepeda seperti Tour De Maninjau, untuk memajukan terus Sport Tourism Indonesia serta meningkatkan lifestyle bersepeda di masyarakat.” tambah Indra.

Polygon juga memperkenalkan produk unggulan yang dapat mendukung performa peserta Tour De Maninjau, yaitu Polygon Helios LT9 dan Strattos S7. Helios LT9 dan Strattos S7 merupakan line up seri Road Bike terbaru Polygon, yang sangat mumpuni untuk digunakan di trek Tour de Maninjau ini.

“Padang, Maninjau dan Singkarak kami rasa potensial untuk pasar roadbike, para peserta Tour De Maninjau akan bisa merasakan secara langsung teknologi, spesifikasi dan sensasi bersepeda roadbike dengan Polygon  Helios LT9 dan Strattos S7,” tegas Shadrina selaku Marketing Communication Polygon Bikes Indonesia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Travel Operator

300 Polisi dan Tentara Margondang di KKPDT 2016

Menteri Pariwisata Arief Yahya meninjau persiapan konser Slank di Panggung Apung di Danau Toba (Ist) Personel TNI dan Polri turut ambil bagian memeriahkan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba yang dilaksanakan

Heritage

Madrim Ikut GCG Business Forum di Qatar

Madrim Kusumah Andhini (paling kanan) (Ist) Pengusaha wanita Indonesia Madrim Kusumah Andhini, yang datang ke Qatar guna mempromosikan produk kopi luwaknya ‘La Crona’ di acara promosi ‘Wonderful Indonesia’ pada 26

Destinations

Budaya Daya Tarik Pariwisata Indonesia

Wisatawan di Goa Sunyaragi Cirebon (Ist) Penyelenggaraan Festival Keraton Nusantara (FKN) 2017 di Cirebon, Jawa Barat juga menjadi ajang promosi pariwisata Cirebon melalui budaya khas yang ada di Cirebon. Demikian

Destinations

patatravelmart2016.com, Pusat Informasi PATA Travel Mart 2016

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Mess Venue Operations Aage Hansen (Ist) PATA Indonesia Chapter

Tourism

Perlu Dicarikan Solusi Transportasi untuk Wisatawan Jika Bandara Ditutup

Yoseph Umarhadi (kanan) (Ist) Pemerintah perlu memikirkan untuk mencari solusi transportasi alternatif bagi wisatawan jika bandar udara yang ada di sekitar destinasi wisata di Indonesia ditutup karena terjadi erupsi gunung

All About Indonesia

WKB Kian Diminati Masyarakat

  Kuliner khas di WKB (Ist) Keberadaan Warteg Kharisma Bahari (WKB) semakin diminati masyarakat. Kuliner khas Tegal, Jawa Tengah ini buktinya disukai etnis lain, seperti dari Sumatera Utara dan Sumatera