Polygon Peduli Lingkungan Indonesia

event 1

Polygon bersama komunitas Sea Soldier melakukan campaign ‘No Polution’  (Ist)

Ekonomi global serta tuntutan pasar mendorong industri untuk melakukan pendekatan bisnis yang berbasis lingkungan. Interaksi antara bisnis dan lingkungan pada akhirnya menuntut pelaku usaha  untuk memunyai pemahaman dan pertimbangan mendalam mengenai masalah sosial dan lingkungan yang timbul akibat usaha yang dilakukannya.

”Tren baru yang membawa industri tidak hanya mengejar keuntungan tapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat” tegas Muhammad Senang Sembiring selaku Direktur Eksekutif Yayasan Kehati dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Pada akhirnya dibutuhkan etika dan tanggung jawab sosial yang harus dimiliki di dalam sebuah bisnis. Hal ini penting untuk memiliki daya saing serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value creation) yang tinggi. Salah satu industri yang sadar akan hal tersebut adalah industri sepeda, Polygon.

Sebagai industri yang berpotensi menghasilkan limbah, Polygon sadar untuk bertanggung jawab dengan memiliki IPAL (Instalasi Pengelolahan Air Limbah) secara mandiri dalam mengolah sisa limbah produksi dan mencegah pencemaran lingkungan.

Tidak hanya itu, Polygon juga aktif  menggandeng dan berkolaborasi dalam program-program komunitas yang berbasis lingkungan, seperti Earth Hour dan terbaru bekerja sama dengan Sea Soldier yang dipelopori Nadine Chandrawinata.

Pada Selasa (28/3/2017) lalu, Polygon bersama komunitas Sea Soldier melakukan campaign ‘No Polution’ dengan cara bersepeda sembari memberikan masker untuk para pengguna jalan di Surabaya. Selain itu di hari yang sama, Polygon juga mendukung rangkaian kegiatan sea soldier di Jakarta yang bertujuan menggugah masyarakat agar peduli dan cinta lingkungan bersama pegiat SeaSoldier lainnya.

Seperti Nugie, Mischa dan Marcel Chandrawinata, serta Dominique Diyose. “Kami sadar sebagai industri sepeda dan merupakan salah satu transportasi yang ramah lingkungan, maka program terkait lingkungan menjadi salah satu proyeksi kami. Diharapkan dengan mendukung kegiatan bertema lingkungan dapat mempersuasi banyak orang untuk mencintai lingkungan dengan berbagai cara” ujar Yunike Maris selaku Marketing Communications Polygon Bikes Indonesia. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Destinations

Prestasi Internasional Indonesia Menutup Berita Negatif yang Viral

Menteri Pariwsata Arief Yahya memberikan paparan di Rapat Koordinasi Menaikkan Posisi Indonesia Pada Kompetisi Pariwisata Tingkat Internasional di Jakarta Keberhasilan Indonesia di pentas dunia bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan

Nature

Jababeka Kembangkan Destinasi Wisata Cikarang

Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono (kiri) (Ist) Pariwisata Indonesia seperti tidak pernah kehabisan bahan bakar. Kali ini ada kawasan industri yang ikut memanaskan pariwisata Indonesia. Pertengahan bulan ini ada

Festival

Ulu Kasok, ‘Raja Ampatnya’ Riau

Alfiandri, Kasi Promosi Dinas Pariwisata Provinsi Riau (Ist) Indonesia punya Raja Ampat di Papua Barat yang sudah terkenal di dunia. Namun, negeri ini tak hanya punya Raja Ampat sebab di

Slideshow

Pelindo III Layani Turis Cruise

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) di Pelabuhan Benoa, Bali (Ist) BUMN kepelabuhanan, PT Pelindo III menyiapkan berbagai fasilitas untuk melayani lonjakan arus penumpang kapal laut di Terminal Gapura Surya

Hotel

The Magnificent Seven:  Indonesia’s Marine National Parks

Memteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik peluncuran buku The Magnificent Seven:  Indonesia’s Marine National Parks, merupakan karya bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup

World Heritage

Wisatawan Timur Tengah Suka Kopi Indonesia

Ilustrasi Kopi Indonesia (Ist) Wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari kawasan Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia, termasuk ke Jakarta selama ini rupanya menyukai cita rasa kopi khas negeri ini. Demikian