Presdir PT KA Pariwisata Hadir dalam HBH Ikawangi Bandung

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Ikawangi Bandung Ist)

Presiden Direktur (Presdir) PT KA Pariwisata Totok Suryono ternyata ikut hadir dalam Halal Bihalal (HBH) Ikawangi Bandung.

Masyarakat Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Warga Banyuwangi (Ikawangi) Kota Bandung menggelar halal bi halal di STIE Ekuitas, Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/7/2018). Dalam acara itu, Gebyar Seni Banyuwangi disajikan.

“Acara tersebut juga dihadiri Walikota Bandung terpilih Oded M Danial,” katanya ketika dihubungi patainanews.com, Senin (16/7/2018). Ketua Ikawangi Slamet Suprapto mengatakan, keberadaan masyarakat Banyuwangi di Kota Bandung jumlahnya sangat banyak. Mereka sudah membaur dan hidup rukun dengan warga Kota Kembang.

“Saat ini warga asli Banyuwangi di Kota Bandung berjumlah 300 lebih. Angka tersebut diprediksi mencapai ribuan jika digabungkan seluruh Jawa Barat dan menggeluti berbagai profesi,” jelas Slamet. Sementara Kepala Bidang Pemasaran Area I Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan mengatakan, Kemenpar mendukung kegiatan Ikawangi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Yang menjadi dasar pemikiran, Kota Banyuwangi sudah berhasil mengembangkan kota sebagai tujuan pariwisata. Bagi dia, Kota Bandung sudah selayaknya meniru konsep pariwisata yang ada di Banyuwangi. Wawan juga memuji keberadaan masyarakat asli Banyuwangi di Kota Bandung. Sebab, selama ini masyarakat Kota Banyuwangi memiliki rasa kebersamaan yang tinggi.  

“Ini kan sangat positif dan harus menjadi contoh masyarakat Kota Bandung,” ujarnya. Untuk itu, dirinya mengajak agar seluruh masyarakat Banyuwangi di Bandung bisa berkolaborasi dalam menciptakan pembangunan di Bandung. Mengingat saat ini Kota Bandung sedang gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan berbasis masyarakat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga asli Banyuwangi pun ikut angkat suara. Menurutnya, hubungan antarwarga itu jauh lebih kuat dan dahsyat ketimbang hubungan bisnis. “Silaturahmi perantau setahun sekali dan bertepatan dengan momentum halal bihalal. Ini sarana yang baik untuk memperkuat jalinan hubungan personal atau hubungan antar warga untuk memajukan daerah,” kata Menpar Arief.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Presiden Direktur PT KA Pariwisata Totok Suryono (Ist)

Halal bi halal Ikawangi Bandung ini tersaji meriah. Beragam kesenian khas Banyuwangi ditampilkan. Ada Tari Gandrung, Tari Jaran Goyang, Tari Sorote Lintang. Hingga, lagu-lagu Kuntulan khas Banyuwangi. “Ada beberapa kuliner khas Banyuwangi, seperti Pecel Pitik, Jangan Kesrut, Angsle, dan lainnya,” urai Totok. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Terminal 3 Ultimate Jadi Tourism HUB Airport

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi yang kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Perhubungan (kiri) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya belum lama

Festival

Komitmen Pemerintah Memajukan Pariwisata Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Pemerintah mendukung kawasan wisata Mandeh dan Kepulauan Mentawai yang ada di Sumatera Barat menjadi destinasi wisata

Nature

Turis Asing Suka Maluku

Pantai Ora di Maluku (Ist) Destinasi wisata di Maluku ternyata diminati wisatawan, termasuk turis asing. Pengamatan patainanews.com selama ada di Ambon, Maluku pada 5 hingga 10 Februari 2017 terlihat cukup

Slideshow

Kadin Apresiasi FPMDI

Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (Ist) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan menyiapkan sinergitas dengan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) menyusul hasil musyawarah dan mufakat Forum yang

Nature

Miniatur Mongolia Ada di Tanjung Lesung

Suasana peresmian MCC di Tanjung Lesung (Ist) Manajemen PT Jababeka Tbk dan Kedubes Mongolia resmi memperkenalkan Little Mongolia bernama Mongolian Culture Center (MCC)  di Tanjung Lesung, Sabtu (26/11/2016). Adapun MCC bentuk perayaan

Destinations

Cirebon Masa Depan Jabar

Yoseph Umarhadi (Ist) Cirebon merupakan masa depan Jawa Barat di wilayah pantai utara (pantura) Jawa karena infrastruktur yang ada di kabupaten Cirebon dan kota Cirebon semakin banyak lantaran kemajuan Cirebon