President University Menularkan Budaya Negeri pada Mahasiswa Asing

rektor pu kasih buku

Serah terima buku dari Rektor President Universtiy Chandra Setiawan (kanan) kepada kepala perpustakaan President University

Mahasiswa yang belajar di President University rupanya beragam. Tak hanya dari seluruh Indonesia, kampus milik PT Jababeka Tbk ini juga diminati mahasiswa dari berbagai negara lantaran mahasiswa asing bisa mengetahui secara mendalam mengenai budaya dan pariwisata yang tersebar di negeri ini.

“Menyadari pentingnya mengenal, memelihara serta mengembangkan budaya nasional serta keberadaan ribuan mahasiswa yang berasal lebih dari 100 kota dan kabupaten dari seluruh Indonesia dan banyaknya mahasiswa mancanegara, maka President University telah memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya klub-klub mahasiswa yang terdiri dari klub tari, klub bela diri,klub-klub keagamaan, klub-klub peminatan khusus. klub-klub ini telah berkembang dalam kehidupan di asrama di sekitar kampus dan dipresentasikan setiap ada kegiatan-kegiatan penting yang tepat,” tutur Rektor President University Chandra Setiawan saat dihubungi patainanews.com, Jumat (21/8/2015).

Chandra mengemukakan bahwa President University sudah berhasil membuktikan mahasiswa yang kuliah di kampus yang terletak di Cikarang, Bekasi ini menyukai budaya milik negeri ini dengan sukses memenangkan kompetisi pembuatan film dokumentasi tari topeng di Indonesia.

Tak hanya itu, lanjutnya, di President University ada mata kuliah khusus mengenai budaya dan pariwisata Indonesia, yaki mata kuliah khusus Cultural Diversity yang harus diikuti seluruh mahasiswa President University

“Agar mereka menyadari dan mengenal budaya mereka serta berbagi pengalaman maupun pandangan tentang lingkungan kehidupan mereka. Dan, program studi Administrasi Bisnis memiliki konsentrasi Hotel and Tourism Management yang khusus mempelajari bagaimana mengelola bisnis hotel dan pariwisata dengan potensi pengembangan yang luar biasa mengingat adanya dukungan Jababeka, baik di berbagai fasilitas hotel dan wisatanya, seperti lapangan golf dan restoran di Cikarang, maupun kawasan Tanjung Lesung, bahkan di Morotai sebagai tempat praktek maupun magang,” paparnya.

Setiap mahasiswa konsentrasi ini, lanjutnya, juga memperoleh kesempatan belajar dan pengalaman magang di negara lain. Menurutnya, konsentrasi ini masih akan terus dikembangkan dan memerlukan resource person yang akan membantu mengembangkan bisnis pariwisata yang berbasis budaya nusantara yang sangat potensial. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

SightSeeing

Menanti Wisata Napak Tilas Laksamana Cheng Ho di Sumsel

Patung Laksamana Cheng Ho (Ist) Kisah Laksamana Cheng Ho begitu terkenal di Indonesia. Tak hanya di Semarang, Jawa Tengah, namun di Sumatera Selatan (Sumsel) kisah Laksamana Cheng Ho juga begitu

Tourism

Astindo Jakarta Gencar Promosikan AJTF 2016

Ninik Irawan, Sekretaris DPP Astindo Jakarta (kanan) (Ist) Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Astindo Jakarta gencar mempromosikan penyelenggaraan Astindo Jakarta Travel Fair (AJTF) 2016. Demikian dikatakan Ninik Irawan, Sekretaris DPP Astindo

Travel Operator

Gandeng Perancis Menguntungkan Pariwisata Indonesia

Wisatawan asing, termasuk dari Perancis suka berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Indonesia (Ist)  Joint Working Group (JWG) Indonesia-Perancis merupakan salah satu hasil konkret dari nota kesepahaman (MoU) pariwisata antara

Festival

Arief Yahya Resmikan Harvest Resort & Village Banyuwangi

Peresmian Harvest Resort & Village di Banyuwangi (Ist) Satu lagi amenitas di Banyuwangi bertambah satu yang berbintang empat. Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meresmikan Harvest Resort

World Heritage

Banyuwangi, Pesona dari Ujung Timur Jawa yang Diminati Traveler

Tari gandrung Banyuwangi (Ist) Banyuwangi semakin giat mempromosikan pariwisata. Kabupaten di Jawa Timur terus mengembangkan beragam potensi pariwisata yang ada guna menarik minat traveler berkunjung ke Bumi Blambangan. Beberapa destinasi

Cuisine

ICE Kebanggaan Indonesia

Siti Karmila (Ist) Presiden Jokowi diketahui telah meresmikan ICE (Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang berdiri di atas lahan seluas 22 hektare di Bumi Serpong Damai, Banten, Selasa (4/8/2015). Ya, ICE