Prestasi Internasional Indonesia Meningkat, Probability Wisman ke Nusantara Tinggi

Sektor pariwisata ternyata ikut melambungkan nama Indonesia di pentas dunia lantaran acap kali mengukir prestasi internasional yang membanggakan. Keberhasilan ini akan memperbesar kemungkinan wisatawan mancanegara berkunjung ke negeri ini.

“Probability wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia akan semakin besar dengan semakin banyak prestasi Indonesia di dunia,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya menjawab patainanews.com disela-sela Rapat Koordinasi Menaikkan Posisi Indonesia Pada Kompetisi Pariwisata Tingkat Internasional di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Arief Yahya mengatakan, tahun ini pariwisata Indonesia menargetkan 50 penghargaan (awards) internasional yang nantinya akan semakin memantapkan posisi brand Wonderful Indonesia di tingkat dunia. “Tahun ini  kita menargetkan 50 awards internasional, sedangkan sepanjang tahun 2018 hingga Maret ini, sudah 24 awards diraih, yang terakhir di ITB Berlin belum lama ini,” katanya.

Menpar Arief Yahya menegaskan, dengan memperoleh awards internasional itu akan meningkatkan peringkat Indonesia, terutama terkait tentang rangking brand, selain terkait dengan alam (nature) dan culture karena ada juga penilaian tentang natural resources dan cultural resources.

Selain itu awards yang didapat akan mendongkrak level 3C, yakni confidence atau rasa percaya diri (internal), credible atau semakin dipercaya orang karena berkredibel (eksternal), dan calibration atau berstandar global di antaranya ditetapkan dalam standar pariwisata ASEAN.

“Bangsa Indonesia bisa memenangkan persaingan. Sebelumnya, pariwisata kita tidak dianggap tapi sekarang sangat dianggap. Jadi kita kalau berbicara pariwisata di luar negeri tidak perlu minder, terlebih di ASEAN kita sudah diakui,” kata Arief Yahya seraya mengatakan hal ini terlihat dari branding Wonderful Indonesia yang sebelumnya tidak tercatat kini berada di ranking 47 dunia mengalahkan Truly Asia (Malaysia) dan Amazing (Thailand) masing-masing berada di posisi 83 dan 97 dunia.

Menpar Arief Yahya mengatakan, ada Top 10 award dengan kategori Diamond yang akan disasar, yakni kategori yang dikeluarkan dari lembaga-lembaga resmi dunia  antara lain United Nation-World Tourism Organization (UNWTO), *The World Legacy Awards (WLA),* ASEAN Tourism Association (ASEANTA), The World Travel & Tourism Council (WTTC), dan Travel FilmFest (TRAFF).

“Kita harus tahu lima kategori award, yakni diamond, platinum, gold, silver, dan bronze dari lembaga resmi dunia itu. Kita fokusnya harus di mana,” kata Arief Yahya yang pada kesempatan itu telah menunjuk Vita Datau Mesakh sebagai ketua tim pemenangan.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk mencapai target itu banyak hal yang harus disiapkan dengan mengandalkan berbagai sumber yang bisa diandalkan antara lain atraksi, alam, budaya, serta management marketing.

“Terkait atraksi saya tidak khawatir karena atraksi kita bagus-bagus, misalnya marine tourism, kita selalu menang terus, Terkait manajemen di marketing kita kuat tapi kita lemah di environmental sustainability seperti isu sampah kita lemah dan infrastruktur juga masih lemah sehingga harus memahami posisi tersebut sehingga tahu mana yang harus diperkuat,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Menpar Arief menyadari pencapaian terget bukan hanya tanggung jawab tunggal Kemenpar tapi akan menjadi sesuatu yang lebih menarik apabila hal ini menjadi tanggung jawab bersama. Artinya, seluruh komponen bangsa saling mendukung dengan semangat Indonesia Incorporated. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Tourism

Jelang ASIAN GAMES 2018, Menteri Pariwisata Berharap Audit Transportasi Diperketat

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Sumatera Utara. Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap audit transportasi dan keamanan di sana diperketat. “Pertama-tama kita berbelasungkawa atas KM

Travel Operator

Astindo Launching bersamago.co.id

Musyawarah Anggota Astindo Provinsi DKI Jakarta di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (5/11/2015) (Ist) Seiring kemajuan zaman, teknologi pun berkembang sehingga dinilai akan memudahkan traveler mengakses internet untuk urusan traveling. Dan,

Travel Operator

Karawang Promosikan Green Canyon

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Okih Hermawan (kiri) Pemerintah kabuapten Karawang serius mempromosikan Green Canyon guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Karawang di Jawa Barat. “Destinasi Green Canyon adalah

Tour Package

Pesona ala Raja Ampat di Bukit Tuamese NTT

Bukit Tuamese (Ist) Bagi sebagian orang, mencapai Papua Barat untuk menyaksikan langsung kecantikan Raja Ampat barangkali masih sebatas impian. Kabar baiknya, mereka bisa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga

Investments

HUT ke-27, Jababeka Siap Bangun 17 Kota Baru

Presiden Komisaris dan Founder PT Jababeka Tbk Setyono Djuandi Darmono memotong tumpeng dalam peringatan HUT ke-27 Jababeka (Ist) PT Jababeka Tbk merayakan HUT ke-27 di Jababeka Golf & Country Club,

Destinations

Bali Diminati Wisatawan Muslim

Keris di Pulau Dewata juga menjadi daya tarik wisatawan asing berkunjung ke Bali (ninaflynnphotography.com) Pertumbuhan wisatawan Muslim yang signifikan membuat banyak negara mulai mengincar pasar yang menjanjikan ini. Negara-negara yang