PRibuMI Melestarikan Wastra Tradisional Indonesia

MOLU Large_4 (1)

Produk PRibuMI… (Ist)

Pada mulanya PRibuMI…memang dikenal dengan produsen produk-produk fesyen yang mengangkat batik untuk diubah menjadi sebuah produk fesyen siap pakai bagi masyarakat negeri ini maupun wisatawan asing yang tengah berkunjung ke Indonesia.

“Dan, seiring berjalannya waktu, PRibuMI…harus melakukan inovasi, tidak boleh monoton dalam melahirkan koleksi-koleksi. Disamping itu idealisme nya adalah ini bukan hanya sekadar bisnis tetapi juga upaya memperkenalkan wastra tradisional Indonesia,” tutur Ella V Brizadly ketika dihubungi patainanews.com akhir pekan lalu.

Nah, lanjutnya, wastra tradisional Indonesia itu kan tidak hanya saja batik, namun banyak lainnya. Oleh karena itu, kata perempuan yang akrab disapa Ella itu, PRibuMI…tidak hanya memproduksi batik sebagai material produk namun juga mengeksplor kain-kain tradisional dari berbagai penjuru daerah di Nusantara, seperti ulos dari Sumatera Utara, songket dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan beberapa dari daerah Timur Indonesia, tenun dari Bali, NTT, NTB, atau menggunakan lurik dari Jawa Tengah, dan tentunya batik dari seluruh Indonesia.

Adapun kain tradisional asal negeri ini, batik memang semakin diminati masyarakat dunia. Namun, tak hanya batik yang merupakan wastra kebanggaan Indonesia lantaran masih ada lainnya, seperti tenun, songket, ulos, dan lurik.

Sebagai anak bangsa, Ella V Brizadly pun tertarik mempertahankan wastra tradisional warisan kebanggaan negeri ini dengan membangun PRibuMI…yang ternyata diminati wisatawan mancanegara yang tengah berkunjung ke Indonesia.

“Memang benar, produk-produk PRibuMI…tidak hanya saja diminati oleh customer dalam negeri. Banyak dari customer PRibuMI… juga berasal dari mancanegara. Lucunya karena PRibuMI…tidak pernah memasang iklan di media manapun hanya melakukan marketing digital melalui media sosial seperti website dan Fan Page, dan kebanyakan customer mengetahui tentang produk-produk PRibuMI…ya dari sana,” paparnya.

Disamping itu, lanjutnya, karena kualitas produk nan prima serta service terhadap customer yang memuaskan membuat tingkat kepercayaan customer semakin meningkat dan mereka dengan senang hati untuk mengenalkan PRibuMI…dari mulut ke mulut.

“PRibuMI…sangat merasakan kekuatan word of mouth bagi brand awareness kami, dan ini merupakan bagian penting bagi sebuah industri fashion yang mempersembahkan produk-produk fashion berbasis budaya Indonesia,” tuturnya.

Ella menjelaskan bahwa banyak dari customer mancanegara sangat menyukai koleksi produk fashion PRibuMI…seperti tas, sepatu, dan small leather goods. Menurutnya, mereka sangat tertarik dengan aplikasi kain-kain tradisional Indonesia yang dikombinasikan dengan material kulit berkualitas tinggi dan kemudian diubah menjadi produk fashion berselera tinggi, bergaya modern, bernilai seni, dan tetap dengan cita rasa Indonesia.

“Ada unsur budaya didalam setiap produk PRibuMI…dan hal itulah yang mereka kagumi. Disamping itu craftsmanship setiap produk-produk PRibuMI…terjaga dengan kualiti kontrol. Ini salah satu bentuk nyata bahwa PRibuMI…tidak hanya saja menjalankan bisnis tetapi juga melestarikan dan memperkenalkan salah satu budaya bangsa yaitu kain-kain keelokan dari kain-kain tradisional. Menceritakan bahwa Indonesia tidak hanya saja memiliki batik tetapi banyak jenis kain tradisional seperti tenun, songket, ulos, lurik, dan lainnya,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

 

 

 

 

About author



You might also like

Destinations

Akhir Tahun, Kereta Wisata ke Surabaya

Kereta wisata (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata pada akhir tahun ini merencanakan melengkapi layanan wisata kereta wisata Priority ke destinasi wisata Joglosemar, yakni ke Semarang, Jawa Tengah dan terus

Cuisine

Festival Keraton Nusantara XI Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Cirebon

Wisatawan di Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) Penyelenggaraan Festival Keraton Nusantara ( FKN ) XI memberikan dampak langsung terhadap geliat ekonomi masyarakat serta meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon, Jawa Barat

Cuisine

Yogyakarta yang Kental akan Budaya Jawa

Wisatawan asing di Yogyakarta (Ist) Berkunjung ke Yogyakarta sepertinya tak terasa lengkap jika tak menyempatkan diri untuk bermalam, bahkan menginap satu malam. Menikmati suasana malam ketika di Yogyakarta, baik itu

Investments

Tarik Investor, Menteri Pariwisata Dorong Penguatan Atraksi di Belitung

Menteri Pariwisata Arief Yahya di Belitung (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong atraksi di Belitung terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menarik minat investor menanamkan modalnya di Belitung, khususnya

Airlines

Kembangkan Wisata Kuliner Indonesia, Dapur Solo Gelar Cita Rasa Solo 2015

Ny Swan (Ist) Restoran Dapur Solo Ny Swan kembali menggelar acara tahunan bertema kuliner dan budaya Jawa untuk ketiga kalinya. Tetap dengan nama Gelar Cita Rasa Solo (GCRS), acara ini

Airlines

Bali yang tak Pernah Membosankan

Kearifan lokal di Bali jadi daya tarik wisatawan (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu meyakini culture Pulau Dewata, Bali selalu menjadi magnet yang sulit ditandingi oleh destinasi manapun di muka