PRibuMI Menembus Pasar Dunia

MAROS pribumi

Produk PRibuMI… (Ist)

Sebagai produk buatan anak negeri, PRibuMI…sepertinya telah diterima pasar dunia lantaran produk-produknya sudah diminati sejumlah negara. Dan, menjadi kebanggaan sebab produk PRibuMI…rupanya disukai penggemar fesyen luar negeri.

“Kami menganut sistem job order quantity, tetapi kami juga memiliki produk yang ready stock dengan perbandingan 80 persen job order quantity dan 20 persen ready stock. Dari sini bisa diartikan bahwa produk-produk PRibuMI…bukan mass product. Kami belum melakukan ekspor secara besar-besaran saat ini, ya balik lagi karena produksi sesuai dengan jumlah orderan yang diterima. Disamping itu kami ingin bahwa setiap produk yang dikerjakan dapat sesuai dengan keinginan customer sehingga kepuasan customer terpenuhi,” ucap Ella V Brizadly, owner dan founder sekaligus designer PRibuMI…ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini.

Ella mengatakan bahwa sejauh ini produsen PRibuMI…tidak hanya disukai penggemar fashion dalam negri saja namun juga penggemar fashion luar negeri.

“Tetapi seperti yang sudah dijelaskan diatas, penjualan PRibuMI…langsung kepada end user bukan diekspor secara mass product. Kami sudah pernah melakukan penjualan ke berbagai negara, seperti Amerika, Perancis, Jerman, Jepang, Dubai, Oman, dan Singapura,” urainya.

Ia menjelaskan, inspirasi terbesar dirinya mendirikan PRibuMI…adalah rasa cinta akan wastra Nusantara. “Sebuah pemikiran akan terseraknya kekayaan akan ragam wastra yang negeri ini miliki, dari tanah Aceh sampai Papua. Jika ditanya rasa nasionalisme yang saya miliki, mungkin saya akan dengan lantang menjawab saya Indonesia! Tetapi tentu hanya sekadar kata saja tidak cukup sehingga harus diperlukan langkah nyata untuk mewujudkan rasa cinta saya terhadap negeri ini, terhadap budaya yang lahir dan tumbuh di tanah timur nan kaya ini,” urainya.

Kekayaan budaya inilah yang akhirnya memberikan Ella, begitu ia biasa disapa, dorongan untuk membuat sesuatu bagi Indonesia. “Menunjukkan kepada bangsa sendiri bahwa sebenarnya budaya yang kita miliki mampu menjadi sumber inspirasi terbesar dalam hidup dan berkarya. Berkarya untuk mengembangkan budaya yang dimiliki menjadi sebuah produk yang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan rasa dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” ujarnya.

Ella mengaku ingin memperkenalkan kain-kain asli Nusantara dari berbagai daerah. Mulai dari batik, songket, tenun, ulos, dan ragam tekstil lainnya. “Melalui PRibuMI…saya ingin menyampaikan pesan bahwa kain-kain tersebut harus selalu dilestarikan sebagai salah satu budaya bangsa. Karena ini tidak hanya sebagai sebatas kain, tidak hanya sebagai kebutuhan sandang, atau penunjuk status sosial seseorang tetapi kain-kain Nusantara atau kekayaan wastra yang kita miliki merupakan jati diri bangsa yang harus selalu kita lestarikan dan junjung tinggi keberadaannya,” paparnya.

Dari sinilah, lanjutnya, saya terinspirasi bahwa kekayaan wastra Nusantara merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa Indonesia yang tentunya memiliki nilai komoditi. Kecantikan kain tradisional Indonesia yang sudah lama terkenal dunia, mempresentasikan keindahan motif, warna, yang mengandung arti filosofi.

“Lembaran kain-kain tradisional Nusantara seperti batik, tenun, songket, atau ikat tak hanya cantik, tetapi didalamnya terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang patut kita junjung tinggi. Dengan mengerti dan berusaha mempelajari setiap nilai-nilai yang terkandung didalam selembar kain, saya semakin bersemangat untuk terus berkreasi dan melansir produk-produk fashion exclusive dan berkualitas prima. Mengubah paradigma bahwa yang tradisional akan selalu kuno, bahwa yang tradisional tidak akan mampu bersaing dengan produk modern. Bersama PRibuMI… saya berkomitmen dan konsisten untuk mengggaungkan keunggulan kualitas fashion produk asli dalam negeri yang bercita rasa budaya kedalam fashion industri nan modern,” jelasnya. (Gabriel Bobby)

 

 



About author



You might also like

Slideshow

Pemerintah Pilih Sumsel Role Model Sport Tourism Nasional

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memilih Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai role model destinasi sport tourism di Indonesia. Arief Yahya sepakat menjadikan Sungai Musi sebagai ikon

Slideshow

PATA Travel Mart 2016 akan Datangkan 75000 Wisman ke Indonesia

Press Conference PATA Travel Mart 2016 di Kementerian Pariwisata (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September

Destinations

PATA Travel Mart 2016 Kibarkan Pariwisata Indonesia

Wisatawan mancanegara di Indonesia (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang bisa membuat pariwisata Indonesia

World Heritage

‘Wonderful Indonesia’ Geser Thailand

Branding ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Promosi potensi pariwisata negeri ini, ‘Wonderful Indonesia’ tampaknya semakin menguat hingga ke mancanegara lantaran gencar dilakukan di ranah internasional. Dari sekitar 141 negara, branding ‘Wonderful Indonesia’

Slideshow

Pemerintah Dukung Pengembangan KEK Tanjung Lesung

Pengembangan kawasan Tanjung Lesung, Banten, menjadi destinasi wisata besar di negeri ini terus dilakukan. Pemerintah pun tak berdiam diri dengan memberikan dukungan penuh. Karenanya manajemen PT Jababeka Tbk memberikan apresiasi

Slideshow

Gairah Libur Tahun 2016

Meski tahun ini belum selesai, pemerintah telah menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2016 sehingga kepastian ini tentunya akan memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung ke beragam destinasi yang