‘Promosi Destinasi Pariwisata secara Online dan Offline’

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya (Ist)

Kementerian Pariwisata diketahui memiliki tiga poin yang menjadi pokok utama program pemasaran internasional, yaitu Target and Performance, Indonesia Tourism Representative (VITO), dan Strategic Marketing Program.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya dalam media gathering Kemenpar dengan media asing di Ala Ritus Cafe & Resto Jakarta, Jumat (6/7/2018). Adapun kegiatan silaturahmi yang bertema Kebijakan Strategis Pemasaran Pariwisata di Luar Negeri dan Dukungan Kementerian Pariwisata pada Annual Meeting IMF-WB 2018 ini bertujuan mempererat sinergi dengan kantor berita/media asing demi distribusi informasi terkait pariwisata Indonesia.

“Dalam Target and Performance terdapat lima target pasar internasional yaitu China, Eropa (Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Rusia), Jepang, India, dan Amerika Serikat. Sedangkan untuk VITO terdapat 20 VITO di 14 negara antara lain Singapura, Malaysia, Australia, Korea Selatan, Inggris, Jerman, Arab Saudi, dan lain-lain. Untuk Strategic Marketing Programme, terdapat 5 marketing program yang dilakukan Kementerian Pariwisata antara lain exhibition, festival, sales mission, familiarization trip, dan joint promotion,” kata Nia menjelaskan dalam paparannya.

Dalam menyambut penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018, Kementerian Pariwisata juga terus melakukan promosi pariwisata. “Kami melakukan promosi destinasi pariwisata secara online dan offline,” kata Nia seraya menjabarkan bahwa terdapat 7 tour packages destinations yang siap dipromosikan yaitu Bali, Komodo-Flores & Sumba, Lombok, Yogyakarta, Tana Toraja, Banyuwangi, dan Danau Toba dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Acara ini dihadiri oleh media asing seperti Bloomberg, The Jakarta Post, Xinhua News Agency, Al Jazeera Arabic, The Yomiuri Shimbun, Independent Observer, AFP, Forbes Indonesia, Travel Club, LKBN Antara, dan freelance journalist.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Second Secretary for Royal Thai Embassy, Embassy of India, dan Embassy of Qatar. Dengan terlaksananya acara Media Gathering Mancanegara diharapkan ke depannya dapat tercipta sinergi yang lebih baik mengenai penyebarluasan informasi terkait pariwisata Indonesia di media asing. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Mei, Pastikan ke Tanjung Lesung Tonton The Legend of Dewi Tanjung Lesung

The Legend of Dewi Tanjung Lesung (Ist) Indonesia menyimpan beragam pertunjukkan seni budaya, mulai dari sastra, musik hingga yang bersifat teatrikal. Semuanya memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Salah satunya

Investments

Investor Asing Jajaki Investasi Pariwisata di Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya didampingi Ketua Tim Pokja 10 Destinasi Prioritas Hiramsyah S Thaib yang menerima audiensi CEO Wellington Capital Advisory (WCA) David Burke di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Selasa

Travel Operator

21 Oktober, Sriwijaya Air Terbang ke Raja Ampat

Keinginan wisatawan Nusantara untuk mengunjungi tempat-tempat wisata berskala internasional di Papua akan semakin mudah. Pasalnya mulai 21 Oktober mendatang, Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan NAM Air) akan membuka rute

Airlines

Kemenpar Sabet Penghargaan Kehumasan di AMH 2018

Guntur Sakti (kedua dari kiri) (Ist) Kementerian  Pariwisata (Kemenpar) menyabet dua penghargaan di ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2018 dalam rangkaian Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2018 yang digelar

Destinations

Sungailiat Triathlon Diminati Peserta Mancanegara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) 18 negara dipastikan mengikuti event Sungailiat Triathlon 20!6 di Bangka, Bangka Belitung. Adapun event akan digelar Sabtu (23/4/2016) di Sungaliat sekaligus menyambut HUT ke-250 Kota

Investments

Menteri Pariwisata Arief Yahya Hadiri Rakor Insentif Investasi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya hadir pada rapat pembahasan insentif investasi untuk mendorong minat berinvestasi di Indonesia. Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin