Promosi itu Penting dalam Pariwisata

43TurisAsingDiKuta

Ilustrasi turis asing di Pantai Kuta, Bali (Ist)

Pantai Kuta di Kabupaten Badung, Bali adalah salah satu pantai yang tersohor di dunia lantaran setiap musim liburan, wisatawan domestik maupun mancanegara banyak yang berkunjung ke Pantai Kuta.

Data statistik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung, termasuk Pantai Kuta adalah sekitar 3,1 juta pada 2013 silam, sekitar 3,6 juta pada 2014 lalu, dan 3,9 juta pada tahun lalu.

Hal itu disampaikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjawab pertanyaan patainanews.com dalam launching Lively Legian Beach Festival (LLBF) 2016 di Jakarta, Rabu (27/7/2016) lalu.

I Nyoman menyebutkan, Pulau Dewata tetap harus dipromosikan sebagai destinasi wisata. Ia menganalogikan Bali sebagai produk yang harus dijual.

“Coca Cola yang sudah dikenal dari anak-anak kecil dan booming di dunia saja tetap saja masih terus melakukan promosi,” jelasnya. 

Menurut I Nyoman, promosi ini dikaitkan dengan ‘sentuhan’ untuk memikat minat wisatawan untuk datang. Promosi wisata, lanjutnya, adalah hal yang wajib dilakukan terkait dengan destinasi wisata.

Kabupaten Badung memiliki beragam destinasi wisata yang bisa menjadi pilihan liburan. Wisatawan bisa mengunjungi sederet obyek wisata pantai, seperti Pantai Kuta, Pantai Kedonganan, Pantai Legian, Pantai Peti Tenget (Kuta Utara), Pantai Canggu, juga Pantai Tanjung Benoa di Kuta Selatan.

Sementara Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty menambahkan, Kabupaten Badung merupakan penyumbang pendapatan daerah terbesar di Indonesia melalui sektor pariwisata.

Lalu dengan daya tarik wisata dan terkenal dikunjungi banyak wisatawan, perlukah Kabupaten Badung melakukan promosi? “Kata Pak Menteri (Arief Yahya), walaupun Bali sejak tahun 1930-an sudah mulai berpromosi dan sekarang kunjungan terbanyak dari Bali, tapi kita tetap harus mempromosikan dan mengembangkan produk-produk yang ada di Bali,” ungkap Esthy. 

Ia menambahkan, Bali dikenal memiliki produk-produk wisata yang sudah dikenal oleh wisatawan. Namun, Esthy berharap produk-produk wisata tersebut tak mencapai titik jenuh.

“Produk-produk wisata ini, mungkin dari industri bisa menciptakan sesuatu produk yang baru. Misalnya seperti yang disebutkan Pak Bupati dengan adanya desa-desa adat bisa diangkat menjadi daya tarik yang bisa ditawarkan kepada wisatawan mancanegara maupun nusantara,” ungkapnya. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

Hotel

Menteri Pariwisata Ikut Bukber El John Pageants

Menteri Pariwisata Arief Yahya tampak hadir dalam bukber El John Pageants Sebagai wujud berbagi kasih dan kebahagiaan di bulan Ramadan, EL JOHN  Pageants menyelenggarakan buka puasa bersama anak yatim piatu

Airlines

PATA Indonesia Yakin PATA Travel Mart 2016 Sukses

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) tengah berdiskusi dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) PATA Travel Mart 2016 yang akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang terletak di

Investments

PT Pelindo III Kenalkan Maritim dan Pelabuhan

General Manager Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak Joko Noerhudha mengajar (Ist) PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III menugaskan kepada para pimpinan perusahaan di daerah (General Manager-red) untuk tampil menjadi

Heritage

Anggrek Executive Lounge di Stasiun Tugu Yogyakarta

Kereta wisata Priority nyaman (Ist) Kereta Api kini semakin diminati wisatawan untuk traveling ke Yogyakarta. Destinasi wisata Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) kini semakin komplet sebab sudah ada layanan kereta wisata

Nature

Gorontalo Utara Gandeng PATA Indonesia Chapter Majukan Pariwisata

Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin (Ist) Sebagai upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan pariwisata, maka Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memutuskan untuk bekerja sama dengan Grup Jababeka. Kerja sama

Airlines

Cerita PATA Travel Mart 2016 Tentang Pariwisata Indonesia

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Perahu Phinisi ‘berlayar’ pada Pacific Asia Travel Association (PATA) Travel Mart 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), di BSD City, Banten. Perahu itu adalah stan