Promosi Kuliner Wakatobi

WhatsApp Image 2017-03-29 at 09.32.00 (1)

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan sambutan dalam Dialog Gastronomi Nasional ke-2 dan Promosi Kuliner Wakatobi yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka sekaligus memberi sambutan pada Dialog Gastronomi Nasional ke-2 dan Promosi Kuliner Wakatobi yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Kegiatan Dialog Gastronomi Nasional ke-2 yang mengangkat tema ‘From Food to Root – The Rise of Gastronomi Tourism’ diselenggarakan Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) bekerja sama dengan Kemenpar ini dijadikan sebagai forum diskusi dan saling berbagi pengalaman dalam rangka membangun landasan penting gastronomi Indonesia terkait dengan pariwisata.

Sedangkan promosi kuliner Wakatobi sebagai upaya mempromosikan destinasi Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang ditetapkan pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’. Menpar Arief Yahya menyambut baik diselenggarakan kegiatan Dialog Gastronomi Nasional ke-2 dan Promosi Kuliner Wakatobi dalam memajukan wisata kuliner Indonesia yang dalam fortopolio bisnis pariwisata nasional memiliki porsi yang besar untuk menarik wisatawan.

“Potensi budaya (culture) sebesar 60% dikembangkan sebagai wisata belanja dan wisata kuliner (culinery and shopping tourims) sebesar 45% atau porsinya paling besar,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (29/3/2017).

Potensi budaya (culture) mempunyai porsi paling besar yakni 60%, alam (nature) 35%, dan manmade 5%. Potensi culture dikembangkan berupa wisata warisan budaya dan sejarah (heritage and pilgrim tourism) 20%, wisata belanja dan kuliner (culinery and shopping tourims) 45%, dan wisata kota dan desa (city and vilage tourism) 35%.

Potensi alam (nature) dikembangkan berupa produk wisata bahari (marine tourism) 35%; wisata ekologi (eco tourism) 45%; dan wisata petualangan (adventure tourism) 20%, sedangkan manmade dikembangkan dalam wisata MICE (MICE and event tourism) 25%, wisata olahraga (sport tourism) 60%, dan obyek wisata yang terintergrasi (integrated area tourism) 15%.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, gastronomi mempunyai peran penting dalam industri pariwisata karena sebagian besar pengeluaran wisatawan untuk kuliner atau makanan dan minuman, selain komponen tiket pesawat, menginap di hotel, dan belanja souvernir.

Selain itu kuliner juga menjadi daya tarik kuat untuk mendatangkan wisatawan. “Misalnya, event festival kuliner menjadi andalan Batam untuk menarik wisatawan cross-border dari Singapura dan Malaysia,” kata Menpar Arief Yahya.

Ketua AGI Vita Datau Mesakh mengatakan, gastronomi adalah segala ilmu berkaitan dengan seni kuliner – makanan, yang sangat terkait erat dengan area atau tempat, identitas, dan budaya. “Kini dapat melihat gastronomi melalui sudut pandang foodscape (food &landscape). Dengan sudut pandang ini, kita mendapatkan gambaran sosial, budaya, politik, ekonomi atau sejarah yang terlihat melalui makanan,” kata Vita Datau Mesakh.

Menurut Vita Datau Mesakh, belakangan ini ada peningkatan minat manusia untuk mengunjungi bermacam-macam tempat di berbagai belahan dunia serta keinginan untuk mempromosikan sebuah area dan identitas makanannya untuk kebutuhan komersial dan pariwisata.

“Upaya menjual dan mempromosikan segala aspek makanan di sebuah area memerlukan kreativitas antara lain dalam pengembangan produk, proses dan pemasaran terutama kreativitas dalam menciptakan pengalaman bersama makanan. Dalam konteks ini, bidang pariwisata utamanya wisata gastronomi merupakan pemicu kendaraan dan outlet yang sangat baik,” katanya.

Dalam laporan UNWTO (Global Report Vol 4, in Food Tourism, 2012) disebukan bahwa 87% hasil survei terhadap negara anggota sebagai koresponden menyatakan gastronomi sangat penting dalam mengembangkan industri pariwisata, sedangkan menurut penelitian Getz at al. (2013) mengindikasikan bahwa 40% wisatawan mancanegara (wisman) termotivasi oleh makanan dan gastronomi dalam memilih tujuan wisata.

Di Denmark, sebuah restoran, Noma berkontribusi pada peningkatan ekonomi wisata Kopenhagen sebesar 11% (Grant Thornton,2014).

Promosi Kuliner Wakatobi
Wakatobi dikenal bukan saja karena daya tarik wisata baharinya, tapi juga kuliner belakangan ini mulai banyak dieksplorasi para traveler. Mereka mulai mengenal sajian kuliner seperti; Kasoami (kukusan singkong sebagai makanan pokok dan sumber kabohidrat), Kukure (landak laut dikukus tanpa bumbu jadi protein hewani).

Cara mengolahnya adalah seluruh isi atau daging landak laut dikumpulkan dalam cangkang yang telah dibersihkan kemudian dikukus ataupun dibakar dengan api kecil atapun Kosea No-kaudafa atau sayur daun kelor, sambal dabu-dabu, dan kentanidole alias nugget ikan.

Promosi melalui kuliner ini diharapkan membantu Wakatobi lebih dikenal wisatawan di dalam negeri dan luar negeri. Kegiatan promosi kuliner Wakatobi dimeriahkan dengan perlombaan memasak yang diikuti peserta siswa SMK Pariwisata dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di Jakarta untuk memperebutkan juara 1, 2,dan 3 serta dinilai para juri dari kalangan chef terkenal antara lain Marco Lim, Eddrian Tjhia, dan Sisca Soewitomo maupun tim AGI.

Sejumlah menu yang dilombakan antara lain; Sup Ikan Parende, Kasoam, dan Karasi. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Culture

Orang Asing Suka Batik Lindy Ann

Batik Lindy Ann (Ist) Sosok satu ini mengaku bangga hasil karya ikut melestarikan wastra tradisional milik negeri ini, utamanya batik diminati orang asing, khususnya dari Jerman dan Belanda. Lindy Ann

Airlines

Gairah Wonderful Indonesia di Perancis

Wonderful Indonesia (Ist) Promosi pariwisata Indonesia di Eropa, khususnya di Perancis semakin gencar. Mulai dari 20 hingga 23 September 2016 , Indonesia akan hadir di pameran pariwisata B2B terbesar di

Slideshow

‘Pers Nasional Memiliki Sejarah Sepanjang Sejarah Perjuangan Membangun Pondasi Kebangsaan dan Merebut Kemerdekaan Indonesia’

Teguh Santosa (Ist) Ada dua pekerjaan besar di depan mata masyarakat pers nasional. Dua pekerjaan besar itu adalah memastikan bahwa setiap wartawan yang bekerja di perusahaan pers memiliki kompetensi, dan

Festival

Tidak Ada Visit Malaysia di Mobil Rio Haryanto

Rio Haryanto (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan tidak akan ada tulisan ‘Visit Malaysia’ menempel di Manor Racing, mobil balap Rio Haryanto. Hal tersebut dikatakan AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata menjawab

SightSeeing

Promosi Gencar, Pariwisata Indonesia akan Semakin Terkenal

Patung Bunda Maria Segala Bangsa di Maumere menjadi daya tarik wisatawan (Ist) Pariwisata Indonesia diyakini akan semakin dikenal di dunia dengan adanya promosi yang gencar sehingga berdampak positif terhadap meningkatnya

Slideshow

Dapur Solo Hadir di GIIAS 2016

GIIAS 2016 di ICE (Ist) Dapur Solo, resto yang dikenal menyajikan kuliner Nusantara ikut serta membuka booth di GIIAS 2016 yang digelar di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD