Promosi Pariwisata dengan Memberikan Perhatian Lingkungan Hidup

WhatsApp Image 2017-07-09 at 08.14.15

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 (Ist)

Pariwisata dan lingkungan hidup sepertinya tak bisa dipisahkan. Dan, pada masa kini turis juga mulai memberikan perhatian mengenai kelestarian lingkungan hidup. Perhatian terhadap lingkungan hidup memang tak bisa berhenti begitu saja sebab wisatawan akan semakin tertarik berkunjung ke destinasi wisata jika pengelolaan lingkungan hidup di destinasi wisata serius diperhatikan.

Sebagai contoh, pencemaran Danau Toba di Sumatera Utara. “Perubahan harus segera dilakukan. Dari kajian yang kami lakukan bersama Bank Dunia, yang akan kami umumkan dalam waktu dekat, memperlihatkan terjadi pengotoran yang makin parah. Pencemaran itu datang dari sampah rumah tangga, hotel, keramba, dan kotoran ternak. Dan jika memang betul ada perusahaan yang terlibat dalam pencemaran ini, kita perlu melakukan evaluasi,” ujar Menko Maritim Luhut B Panjaitan dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (10/7/2017).

Hal tersebut disampaikan Menko Luhut dalam Rakor Badan Otoritas Badan Pengelola Otoritas Pariwisata Danau Toba (BPOPDT) di Hotel Inna, Parapat, Sumatera Utara, Sabtu (8/7/2017). Ya, kini peningkatan infrastruktur yang menunjang promosi pariwisata Indonesia selaras dengan memberikan perhatian terhadap kualitas lingkungan hidup.

Dan, El John Pageants ternyata sudah melakukan secara serius. Sebanyak 30 finalis Miss Earth Indonesia 2017 tengah menjalani masa karantina. Salah satu finalis Miss Earth Indonesia 2017 Jazzy Anastassia Kinsky yang ditemui patainanews.com di sela-sela press conference Miss Earth Indonesia 2017 di Jakarta, Sabtu (8/7/2017) mengaku, pariwisata tak bisa dilepaskan dengan pelestatian lingkungan hidup.

Meski tak melibatkan Kementerian Pariwisata, pada kesempatan yang sama Founder and Chairman El JOHN Pageants Johnnie Sugiarto menuturkan bahwa materi mengenai isu lingkungan hidup untuk 30 finalis Miss Earth Indonesia 2017 lebih cocok disampaikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Gabriel Bobby)

 

 

 

About author



You might also like

Destinations

AP II Operasionalkan Terminal Baru Dukung Kunjungan Wisman

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Ist) Sejumlah bandara di bawah pengelolaan manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) pada tahun ini beroperasi dengan terminal baru yang dilengkapi fasilitas terkini guna peningkatan

Investments

Januari 2017, Karantina Online Dimulai di TPS

Suasana sosialisasi karantina online di TPS (Ist) Kini urusan karantina lebih mudah dan cepat dengan ‘Karantina Online’. Bertempat di ruang Java PT TPS Lantai II, gedung administrasi diadakan sosialisasi karantina

Destinations

Asita Yogyakarta Andalkan Teknologi Kembangkan Pariwisata

Potensi Wisata Goa Pindul di Daerah Istimewa Yogyakarta Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini dipimpin nakhoda baru. Dan, ia pun mengusung visi menjadikan Asita sebagai motor

Hotel

Pesona Cirebon Maret 2016

Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) 12 Maret 2016 Gelar seni pesanggrahan Taman Gua Sunyaragi Pkl 9.00 hingga 13.00 WIB Ada Tari Topeng, Tari Tayub, Sintren, dan lainnya 15 hingga 30 Maret

World Heritage

Jaga Ciri Khas yang Beda, Industri Pariwisata Nasional Maju

Kompleks Candi Prambanan (Ist) Sebenarnya budaya bagi masyarakat itu bukan soal suka atau tidak suka tapi menjadi bagian yang menyatu dalam hidup individu maupun masyarakat. Jadi, kalau industri pariwisata Indonesia

Festival

Libur Lebaran Keliling Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta masyarakat tidak perlu takut berwisata. Terkait dengan situasi pasca bom Solo, Arief Yahya mengatakan bahwa kondisi berbagai