Promosi Wisata Bahari Undang Turis Asing ke Indonesia yang Sejahterakan Masyarakat Negeri

pari 2

Wisatawan menikmati wisata bahari di Kepulauan Seribu (Ist)

Indonesia dinilai sebagai pilihan tepat untuk tujuan wisata bahari lantaran negeri ini adalah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau dan salah satunya menjadi pusat dari coral triangle yang memiliki berbagai lokasi diving berpanorama indah dan unik.

Begitu banyak destinasi wisata bahari di Nusantara yang diminati wisatawan, termasuk turis asing yang berkunjung ke Indonesia. Sebut saja Bali, Lombok di Nusa Tenggara Barat, Raja Ampat di kawasan timur Indonesia, dan Tanjung Lesung yang terletak di Banten serta Kepulauan Seribu.

Sektor wisata bahari Indonesia rupanya masih menjadi primadona bagi wisatawan mancanegara (wisman) sehingga wisata bahari menjadi salah satu produk unggulan yang akan dipasarkan dalam PATA Travel Mart 2016 yang akan diselenggarakan pada 7 hingga 9 September mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten.

“Benar, wisata bahari akan menjadi produk unggulan di PATA Travel Mart 2016,” ujar President/CEO PATA Chapter Indonesia Poernomo Siswoprasetijo di ICE, Rabu (27/7/2016).

Dimulai dari Presiden Jokowi

Gairah wisata bahari dimulai dari Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato kenegaraan pertamanya setelah bersumpah sebagai Presiden Indonesia periode 2014-2019 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2014 silam.

Ketika itu Pidato Presiden Jokowi antara lain menyinggung visinya dalam memperkuat kemaritiman Indonesia pada masa depan. “Kita telah lama memunggungi samudra, laut, selat, dan teluk. Maka, mulai hari ini, kita kembalikan kejayaan nenek moyang sebagai pelaut pemberani. Menghadapi badai dan gelombang di atas kapal bernama Republik Indonesia,” papar Jokowi.

Untuk sektor pariwisata, Presiden Jokowi memasang target bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga 2019 mendatang.

Menariknya kini pariwisata menjadi leading sector pembangunan nasional. Karenanya pemerintah bekerja keras berupaya merealisasikan target Presiden Jokowi.

Sejahterakan masyarakat

Tak hanya Bali sebab  masih banyak destinasi wisata bahari di Indonesia, seperti Pantai Angsana di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. 

Menurut Said Umar Al Idrus, anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, wisatawan mancanegara (wisman) juga sudah banyak yang datang ke Pantai Angsana untuk menikmati potensi wisata bahari yang cantik di Kabupaten Tanah Bumbu ini.

“Selama ini turis asing dari Australia, Jepang, Tiongkok, dan Perancis tercatat sudah pernah berkunjung ke Pantai Angsana,” katanya kepada patainanews.com di Pantai Angsana, Minggu (10/7/2016).

Umar, begitu ia biasa disapa, bersyukur semakin banyak wisnus dan wisman yang berkunjung ke Pantai Angsana sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Angsana.

“Kini semakin banyak warga Desa Angsana yang menjadikan rumah tinggalnya sebagai tempat penginapan untuk wisatawan yang berkunjung ke Pantai Angsana,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, untuk urusan menjaga kebersihan Pantai Angsana secara otomatis melibatkan warga Desa Angsana. “Ada juga warga Desa Angsana yang menawarkan barang dagangan, seperti kuliner untuk wisatawan yang tengah menikmati libur mereka di Pantai Angsana,” urainya. 

Menariknya melalui destinasi wisata bahari Pantai Angsana, Umar mampu memberdayakan masyarakat lokal dalam menggarap potensi pariwisata daerahnya demi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Desa Angsana.

“Tiket masuk ke Pantai Angsana sebagian masuk ke kas daerah Tanah Bumbu sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Tanah Bumbu dan sebagian lagi masuk ke kas Desa Angsana untuk meningkatkan kesejahateraan masyarakat di Desa Angsana ,” katanya.

Ia menjelaskan, tiket masuk ke Pantai Angsana sebesar Rp5.000. “Rp3.000 masuk ke kas daerah sebagai PAD Kabupaten Tanah Bumbu, dan Rp2.000 masuk ke kas Desa Angsana,” ucapnya.

Umar mengatakan bahwa Rp2.000 dikembalikan lagi ke masyarakat Desa Angsana melalui kas Desa Angsana guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Angsana.

“Kenapa Rp2.000? Karena kita bergerak di bidang pariwisata dan kita ingin warga Desa Angsana bisa lebih baik lagi kehidupannya,” tuturnya.

Menurutnya, adanya Rp2.000 untuk masyarakat Desa Angsana, maka membuat warga Desa Angsana merasakan manfaat keberadaan potensi destinasi wisata bahari di Pantai Angsana.

“Kawasan Pantai Angsana menjadi kebanggaan masyarakat Desa Angsana untuk dikembangkan dan bisa mendatangkan wisatawan guna meningkatkan kesejahteraan warga Desa Angsana,” paparnya.

Umar mengatakan, menariknya kini Pantai Angsana menjadi aset bagi pemerintah daerah Tanah Bumbu untuk meningkatkan PAD Tanah Bumbu.

Umar melibatkan warga Desa Angsana untuk mengembangkan potensi wisata bahari Pantai Angsana untuk memajukan pariwisata di desa yang berada di pedalaman itu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Angsana.

Umar yang tokoh masyarakat Desa Angsana ini mengaku sejak 2005 silam ketika dirinya dipercaya menjadi Kepala Desa Angsana mengajak warga setempat untuk mengelola Pantai Angsana menjadi destinasi wisata bahari unggulan di Kalsel.

“Kami melibatkan masyarakat Desa Angsana secara aktif dalam berbagai upaya kreatif penyediaan jasa wisata guna mengangkat potensi wisata Pantai Angsana,” ujarnya.

Dan, lanjutnya, Pantai Angsana juga disebut sebagai destinasi wisata favorit di Kalsel. “Pantai Angsana kini terbuka untuk investor bersama masyarakat Desa Angsana membangun dan mengembangkan potensi wisata bahari Pantai Angsana,” urainya. (Gabriel Bobby)

 

 

 

About author



You might also like

Slideshow

President University akan Gelar PATA Youth Symposium di ICE

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Dalam penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang, PATA yang didukung

Slideshow

Menteri Pariwisata Arief Yahya Hadiri Rakor Insentif Investasi

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya hadir pada rapat pembahasan insentif investasi untuk mendorong minat berinvestasi di Indonesia. Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin

Tour Package
Cuisine

Tanjung Lesung, Destinasi Wisata yang Menyatukan Bumi Nusantara

Managing Director pengelola KEK Tanjung Lesung, PT Banten West Java Rully Lasahido (tengah) (Ist) Destinasi wisata Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten memang menarik bagi wisatawan sebab destinasi wisata yang termasuk

Heritage

Pariwisata Banyuwangi Berkembang Pesat

  Tari Gandrung, tari khas Banyuwangi (Ist) Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli menyatakan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pengembangan pariwisata yang terus berkembang

Travel Operator

Perancis Tertarik Investasi di Destinasi Pariwisata Indonesia

Turis asing, termasuk dari Perancis suka berlibur di Indonesia (Ist) Pertemuan ketiga Kelompok Kerja Bersama antara Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Perancis berlangsung di Jakarta. Sebelumnya, kedua pihak telah melakukan