Promosi Wisata RI Kalah dengan Negeri Jiran

Promosi Wisata RI Kalah dengan Negeri Jiran

Indonesia adalah negara yang indah, namun ternyata masih banyak wisatawan mancanegara (wisman) yang belum tahu. Dan, tak salah jika kunjungan wisman ke negeri ini masih harus diperbanyak sebab keindahan alam Indonesia dan beragam budaya lokal yang dimiliki negeri ini selama ini dikenal tersebar merata di Tanah Air, mulai dari ujung timur hingga ke wilayah barat.

Karenanya Menteri Pariwisata Arief Yahya akan menggenjot promosi pariwisata nasional. “Presiden Joko Widodo sudah perintah langsung ke saya untuk promosi besar-besaran pariwisata Indonesia. Potensi pariwisata Indonesia luar biasa, namun promosinya masih biasa-biasa saja sehingga performansinya juga masih biasa-biasa saja, kalah dari Malaysia dan Thailand,” tuturnya ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini.

Arief menanggapi Presiden Jokowi pada Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) pada akhir tahun lalu di Jakarta yang meminta Menteri Pariwisata supaya gencar melakukan promosi besar-besaran agar semakin banyak wisman yang datang ke Indonesia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mencanangkan target bisa mendatangkan 20 juta wisman ke Indonesia hingga 2019 mendatang. Hal tersebut memang bukan pekerjaan mudah, namun Arief optimistis target Presiden Jokowi akan tercapai.

Adapun kekuatan pariwisata Indonesia terdiri dari tiga unsur, yaitu nature, culture dan manmade yang ketiganya akan dikembangkan bersama sebagai produk wisata andalan secara nasional.

Untuk nature, potensinya sebesar 60 persen dikembangkan dalam produk wisata bahari, wisata ekologi dan wisata petualangan. Sementara culture memiliki potensi 35 persen dikembangkan sebagai wisata heritage, religi, kuliner dan belanja.

Sedangkan manmade yang potensinya sebesar lima persen dikembangkan menjadi wisata MICE dan event, wisata olahraga serta wisata kawasan terpadu. Untuk mencapai target 20 juta wisman di 2019, Kementerian Pariwisata akan memasarkan semua produk pariwisata Indonesia dengan pemanfaatan promosi lewat media digital, memasang iklan di majalah tematik, serta roadshow dan famtrip dengan mengundang tour operator juga penulis pariwisata dari negara-negara yang menjadi sumber wisman.

About author



You might also like

Tourism

2015, Kunjungan Kapal Pesiar Naik 3%

Logo PT Pelindo III (Ist) Kunjungan kapal pesiar di lingkungan kerja PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Berdasarkan catatan, sepanjang tahun 2015 tercatat

Tourism

Menikmati Malam di Oasis Heritage Restaurant

Appetizer yang ada di Oasis Heritage Restaurant Kuliner asal Indonesia memang mengundang semua orang untuk menikmati, termasuk wisatawan asing. Namun, tak hanya sebatas makan saja, tapi menikmati budaya asli negeri

Tourism

Kemenpar Dukung Promosi GMT 2016 di Palu

Jembatan ‘Kuning’ Ponulele di Palu (Ist) Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan dalam bentuk promosi gerhana matahari total (GMT) 2016 mendatang di Palu, Sulawesi Tengah. “Kementerian Pariwisata mendukung

Slideshow

Mengembangkan Kawasan Coral Triangle Jadi Destinasi Pariwisata Bahari

Indonesia (Ist) Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) Regional Business Forum ke-4 yang diselenggarakan di Bali pada bulan lalu dan pada

World Heritage

Kapal Pesiar Seabourn Encore Tiga Kali Singgahi Pelabuhan Tanjung Perak

Kapal Pesiar Seabourn Encore Tiga Kali Singgahi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya (Ist) Kedatangan kapal pesiar Seabourn Encore di Pelabuhan Tanjung Perak untuk ketiga kalinya mengundang banyak pengunjung ke Surabaya North Quay,

World Heritage

Ketika Orang Indonesia Bangga Wonderful Indonesia di Paris

Wonderful Indonesia di Paris (Ist) Promosi pariwisata Indoneisa telah dilakukan pemerintah hingga ke mancanegara, termasuk ke Paris, Perancis. Promosi national branding itu di berbagai negara bertujuan turis asing mengenal keindahan