‘Promosi yang Buat Pariwisata Malaysia Unggul Ketimbang Indonesia’

turis dan warga di lombok

Wisatawan asing menyatu dengan masyarakat Indonesia di Lombok (Ist)

Promosi menjadi kata kunci dalam pariwisata Indonesia agar bisa semakin dikenal di dunia sehingga membuat semakin banyak wisatawan mancanegara tertarik berkunjung ke negeri ini.

Beberapa tahun lalu pariwisata Malaysia dinilai lebih unggul ketimbang Indonesia karena pemerintah negeri jiran tersebut diketahui gencar mempromosikan pariwisata Malaysia di kancah internasional. Padahal, masyarakat Indonesia dikenal ramah, helpful, dan terbuka dengan orang lain dan orang asing.

Demikian dikatakan Gifta Oktavia Rappe, Hotel Manager Hotel Neo Samadikun Cirebon di Cirebon, Jawa Barat kepada patainanews.com, Senin (3/10/2016). Gifta menjelaskan, sebaliknya dengan orang Malaysia yang tidak tampak ramah, tidak helpful, dan tidak terbuka dengan orang asing.

“Pengalaman saya peroleh saat berkunjung ke Malaysia. Ya, saya ketika ke Malaysia melihat itu semua. Layanan yang diberikan orang di Malaysia, seperti layanan di hotel yang ada di Malaysia tidak seperti yang dilakukan di Indonesia. Seperti kita ketahui bersama, di Indonesia, orang begitu ramah, suka menolong dan terbuka, termasuk kepada wisatawan asing,” paparnya.

Perempuan berparas cantik ini menjelaskan, tak bisa dipungkiri pariwisata Indonesia lebih bagus ketimbang Malaysia. “Indonesia kaya akan destinasi wisata yang beragam dan tersebar di Nusantara. Indonesia dikenal dengan berbagai budaya yang mampu menarik minat turis asing berkunjung ke negeri ini. Indonesia juga kaya akan kuliner khas asal Tanah Air,” paparnya dengan semangat.

Dan, lanjutnya, itu semua tidak dimiliki Malaysia. Namun, menurut Gifta, pemerintah negeri jiran sudah sejak lama mempromosikan pariwisata Malaysia. “Tahun 2013 saya sempat ikut ITB Berlin, dan Malaysia juga ikut di sana. Terlihat booth Malaysia begitu semarak sehingga mengundang banyak orang ingin tahu mengenai pariwisata negeri jiran itu,” ujarnya.

Ia kini bangga kondisi tersebut jelas berbeda lantaran saat ini pemerintah mulai aktif mempromosikan pariwisata Indonesia di luar negeri. Gifta memberikan apresiasi apa yang telah dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sangat aktif mempromosikan pariwisata negeri ini hingga ke mancanegara.

Karenanya dirinya optimistis pariwisata Indonesia kedepannya mampu mengalahkan Malaysia. Apalagi, Arief Yahya telah mencanangkan tahun depan pariwisata Indonesia bisa mengalahkan Malaysia. Gifta pun mendukung upaya Arief Yahya agar pada 2017 mendatang pariwisata Indonesia mampu mengalahkan negeri jiran, Malaysia. (Gabriel Bobby) 

 

About author



You might also like

Heritage

Lombok Semakin Percaya Diri Destinasi Wisata Halal

Turis asing dan warga setempat di Lombok (Ist) Lombok yang ada di Nusa Tenggara Barat semakin percaya diri menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Sejak Pulau Seribu Masjid ini pada tahun

Travel Operator

Wakatobi, Destinasi Wisata Bahari di Timur Indonesia

Wakatobi (Ist) Wakatobi di Sulawesi Tenggara termasuk dalam 10 Bali baru yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara. Wakatobi dikenal sebagai destinasi wisata bahari, seperti untuk diving sebab sebagai

World Heritage

‘Turis Tiongkok akan Semakin Banyak ke Indonesia’

Turis Tiongkok di Indonesia (Ist) Manajemen PT BSTAR International akan segera melakukan kerja sama dengan pemerintah, khususnya melalui Kementerian Pariwisata guna mendorong semakin banyak wisatawan asal Tiongkok berkunjung ke Indonesia.

Tourism

Madrim Ikut GCG Business Forum di Qatar

Madrim Kusumah Andhini (paling kanan) (Ist) Pengusaha wanita Indonesia Madrim Kusumah Andhini, yang datang ke Qatar guna mempromosikan produk kopi luwaknya ‘La Crona’ di acara promosi ‘Wonderful Indonesia’ pada 26

Cuisine

GIPI Komitmen Bantu Pemerintah Kembangkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

Destinasi wisata Morotai termasuk 10 Bali baru (Ist) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) berkomitmen membantu pemerintah dalam mengembangkan dan mempromosikan 10 destinasi pariwisata prioritas atau sering disebut ’10 Bali Baru’. 

Travel Operator

Masyarakat Jepang Suka Kopi Toraja

Kopi Toraja di Toraja Coffee House (Ist) Masyarakat Negeri Sakura, Jepang rupanya sudah sejak lama menyukai Kopi Toroja. Kenikmatan Kopi Toroja membuat warga Jepang ketika datang ke Indonesia biasanya mencari