Putri Pariwisata Indonesia 2016 Apresiasi Kota Lama Semarang

DSC_0580

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel di Hotel Horison NJ Semarang (Ist)

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel memberikan apresiasi terhadap Kota Lama Semarang di Jawa Tengah.

Lois pun berharap keberadaan Kota Lama Semarang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Semarang. Kendati demikian Lois juga berharap peran pemerintah daerah untuk semakin mempercantik wajah Kota Lama Semarang.

keliling kampung batik semarang

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel didampingi General Manager Hotel Horison NJ Aditya Maulana beserta rombongan tengah melihat langsung hasil karya batik di Kampung Batik Semarang (Ist)

“Saya sudah melihat Kota Lama Semarang. Bagus Kota Lama Semarang,” katanya di sela-sela audisi pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2017 yang digelar El John Pageants di venue Hotel Horison NJ Semarang, Senin (8/5/2017). Menurutnya, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Lama Semarang, maka pemerintah daerah harus mempercantik wajah Kota Lama Semarang secara keseluruhan sehingga akan menambah daya tarik tersendiri bagi traveler untuk berkunjung ke Kota Lama Semarang selama wisatawan berada di Semarang.

WhatsApp Image 2017-05-09 at 17.04.16

General Manager Hotel Horison NJ Semarang Aditya Maulana (kedua dari kanan) foto bersama dengan Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel (paling kanan) (Ist)

Seperti diketahui, ada Gereja Blenduk di Kota Lama Semarang. Tak hanya itu, di kawasan Kota Lama Semarang ada Kampung Batik Semarang yang letaknya tidak jauh dari Hotel Horison NJ Semarang. (Gabriel Bobby) 

 

About author



You might also like

Investments

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

World Heritage

PHRI NTB Dukung Wisata Halal

Penyerahan Pataka PHRI dari ketua bidang organisasi BPP PHRI Maulana Yusran kepada Ketua PHRI BPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal sesaat setelah dikukuhkan menjadi Ketua Phri NTB preiode 2016-2021 di

Tourism

Pemerintah Perlu Dukung Imelda Budiman

Imelda Budiman (Ist) Pemerintah diharapkan mau mendukung kegiatan Mrs Indonesia World Imelda Budiman lantaran ia dikenal selama ini telah aktif mengenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri, khususnya di

Festival

Kemenpar Promosi Danau Toba di CFD

Berita Foto: Promosi pariwisata Danau Toba dalam Car Free Day (CFD) Pesona Danau Toba, Minggu (4/11/2018) yang berlangsung di Park and Ride, Jalan MH Thamrin Jakarta berjalan dengan sukses dan meriah.

World Heritage

Mau Batik Fractal Gratis? Ikuti Perkembangan PATA Travel Mart 2016

PATA Travel Mart 2016 (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 Septemner mendatang tiba waktunya. PATA Travel

SightSeeing

PATA Travel Mart 2016 Untungkan Indonesia

Press Conference PATA Travel Mart 2016 di Kementerian Pariwisata (Ist) PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang