RI Berjaya di World Halal Travel Awards 2015, Devisa Negara Bertambah

Nia Niscaya

Nia Niscaya (youtube)

Indonesia sukses dalam ajang dunia, World Halal Travel Awards 2015 yang diperkirakan wisatawan asing akan semakin banyak yang datang ke Tanah Air, khususnya dari kawasan Asia, yakni turis dari wilayah Timur Tengah.

Semakin banyak turis dari kawasan Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia, maka devisa negara akan bertambah. Demikian disampaikan Wakil Ketua PHRI Nusa Tenggara Barat LA Hadi Faishal kepada patainanews.com di Jakarta pada akhir pekan lalu.

Adapun menggeliatnya industri pariwisata nasional menjadi peluang untuk menghasilkan devisa besar bagi negara. Dan, hingga saat ini Kementerian Pariwisata terus mengupayakan agar jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke negeri ini terus bertambah.

Selain mengincar pasar wisman Tiongkok yang besar, diakui oleh pihak Kementerian Pariwisata bahwa potensi kunjungan turis asing dari Timur Tengah adalah pasar yang cukup menjanjikan untuk dikejar.

“Kini kami sedang gencar berpromosi di beberapa media Timur Tengah, namun karena cara beriklan di sana beda dengan tempat lain, maka meski materi iklannya sama, tapi konten yang kita berikan ke kawasan itu berbeda,” ujar Nia Niscaya, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika Kementerian Pariwisata kepada wartawan di Hotel Santika Cirebon, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.

Hal itu harus dilakukan karena berpromosi di Timur Tengah agak ketat aturannya, seperti iklan tidak boleh terlihat orang, jadi misalnya mau promosi tentang Bali, tidak bisa menampilkan wanita penari Bali.

Kemudian agar promosi yang dilakukan efektif, pihak Kementerian Pariwisata menyasar media-media yang banyak ditonton wanita dan anak-anak. Pasalnya, saat akan jalan-jalan ke luar negeri, biasanya seorang ayah akan mengikuti permintaan istri atau anaknya.

“Kita optimistis mereka akan senang ke Indonesia karena wisatawan Timur Tengah suka pemandangan alam yang serba hijau karena di negaranya, yang dominan hanya gedung beton dan padang pasir,” papar Nia dalam acara Sosialisasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara kepada Media Nasional yang dilakukan pada 23 – 25 Oktober 2015 di Cirebon.

Untuk menarik kedatangan wisatawan Timur Tengah, Nia mengutarakan bahwa pihaknya akan menjagokan Lombok lantaran belum lama ini Pulau Seribu Masjid ini menang di ajang World Halal Travel Awards 2015. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Slideshow

ASIAN GAMES 2018, Palembang akan Kebanjiran Turis Asia

Logo ASIAN GAMES 2018 (Ist) Event olahraga prestisius di Benua Asia, ASIAN GAMES 2018 yang akan digelar di Indonesia dipastikan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan yang akan memberikan

SightSeeing

Menteri Pariwisata Terima Penghargaan The Best Marketing Minister of Tourism of ASEAN 2018

Menteri Pariwisata Arief Yahya menerima apresiasi dari Philip Kotler (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menerima penghargaan dan apresiasi dari Philip Kotler sebagai The Best Marketing Minister of Tourism of

Destinations

Goa Sunyaragi, Menunduk untuk Menghormati Sang Pencipta

Goa Sunyaragi (Ist) Berkunjung ke Cirebon, Jawa Barat jangan hanya datang ke satu destinasi saja. Beragam obyek wisata, termasuk wisata sejarah bisa menjadi pilihan wisatawan. Salah satu obyek wisata sejarah

World Heritage

Mengintip Museum Bersama Jalan Jalan Indonesia

JJI di Museum Fatahiillah (Ist) Destinasi wisata di Indonesia begitu beragam sebab negeri ini dikenal begitu kaya dengan berbagai potensi wisata. Belum lagi didukung budaya khas Nusantara dan kearifan lokal

Destinations

Wisata Bahari di Tanjung Lesung yang Memikat Wisatawan

Wisatawan Nusantara tengah menikmati destinasi wisata bahari di Tanjung Lesung (Ist) Destinasi wisata Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten selama ini identik dengan destinasi wisata bahari. Destinasi ini terus berkembang sejak

Tour Package

PATA Indonesia Chapter Transfer Ilmu Pariwisata untuk Mahasiswa STP Bandung

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo dan Ina Veronika Ketua Program Studi Bisnis  Perjalanan STP Bandung (Ist) Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwista (STP) Bandung mendapat kesempatan untuk menimba ilmu langsung dari