Sail Sabang 2017 akan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Aceh

 

WhatsApp Image 2017-03-29 at 12.03.09

Press conference Sail Sabang 2017 (Ist)

Pemerintah tengah menyiapkan gelaran internasional Sail Sabang 2017. Event internasional bagi para yachter kali ini menyasar sektor pariwisata.

Ajang tahunan ini diharapkan berjalan lebih baik sehingga kementerian dan lembaga terkait pun lebih awal menyiapkannya. Dan, suapaya lebih fokus pada sektor pariwisata, Kemenpar akan menjadi ketua nasional seperti terungkap dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (29/3/2017).

“Rakor pertama yang menjadikan Sail di Sabang pada 2017 telah diputuskan September tahun lalu. Keputusan rakor hari ini mengenai, lokasi puncak, logo secara resmi, dan tema,” kata Safri Burhanuddin, Deputi IV Bidang Kordinasi SDM, Iptek, dan Kemenkomaritim.

“Sail Sabang kali ini harus lebih baik karena persiapannya lebih cepat dilakukan. Sail Sabang akan fokus ke pariwisata dengan ketua panitia nasional dari Kemenpar,” ujarnya. Sementara Dadang Rizki Ratman, Deputi bidang Pengembangan Destinasi dan Investasi Kemenpar mengatakan bahwa Sail Sabang akan dimulai dai akhir November hingga awal Desember.

Agendanya akan berlangsung seminggu dan akan menyasar pada pengembangan destinasi di Sabang. “Mulai dari sekarang bisa ditulis bahwa acara ini akan dimulai dari tanggal 28 November hingga 5 Desember dengan puncaknya di hari terakhir,” kata Dadang.

“Agendanya pra sail hingga ke pasca. Sail ini pengembangan destinasi Sabang. Jadi festival yang satu minggu lamanya ini akan seterusnya kita kembangkan sehingga orang tertarik ke sana,” urainya. Efek pelaksanaan Sail Sabang kata Dadang tidak hanya bagi pulau itu saja.

Namun akan membantu perkembangan pariwisata di Aceh secara umum. “Bukan hanya Sabang yang akan terekspose, tapi juga Banda Aceh dan sekitarnya. Maka kita undang pula secara khusus negara-negara yang telah membantu perbaikan Aceh pasca tsunami. Itu bagian acaranya,” jelas Dadang.

Demi kesuksesan Sail Sabang, pihaknya terus bergerak mempromosikan ke luar negeri. Selama ini yang pada tiap tahunnya Sabang hanya dikunjungi sekitar 12 ribu-an wsiatawan diharapkan akan melonjak pada gelaran ini. “Di sana ada wisata pantai, menyelam, dan yacht. Jadi target kita 3 kali lipat atau 30 ribuan. Promosi sudah digencarkan dengan menempelkan atraksi, serta akses, sudah kita perbaiki. Dari segi SDM, kami sudah kerja sama dengan Pemda Aceh untuk menyiapkan guide menyelam dan sebagainya,” sebutnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Sambut PATA Travel Mart 2016 di ICE untuk Dukung Pariwisata Indonesia

Turis asing bersama warga setempat di Lombok (Ist) PATA disebut parameter industri pariwisata dunia di kawasan Asia Pasifik dan organisasi pariwisata internasional ini akan menggelar PATA Travel Mart 2016 pada

Cuisine

Menteri Pariwisata Berdayakan UMKM di Mandalika

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku BUMN yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi sentral koordinasi

SightSeeing

‘International Musi Triboatton 2016 Lebih Bagus’

Seorang anak kecil yang merupakan warga sekitat tampak menikmati persiapan menjelang pembukaan Etape I International Musi Triboatton 2016 di Tamjung Raya, Empat Lawang, Sumatera Selatan International Musi Triboatton 2016 dinilai

Hotel

Buka Puasa Bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang

Buka puasa bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang (Ist) Di bulan suci Ramadan ini, Hotel Mercure Jakarta Sabang mengadakan Buka Puasa bersama keluarga besar Mercure Jakarta Sabang juga mengundang anak-anak

Tour Package

PATA Travel Mart 2016 Untungkan Indonesia

Press Conference PATA Travel Mart 2016 di Kementerian Pariwisata (Ist) PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang

SightSeeing

Sriwijaya Air Dukung Anugerah Pesona Indonesia 2018

Foto bersama jumpa pers Anugerah Pesona Indonesia 2018 Tanpa terasa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia (API) telah menginjak penyelengaraan tahun ketiga. Seperti tahun-tahun sebelumnya, panitia penyelenggara terus melakukan evaluasi dan perbaikan